Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Garda Revolusi Iran meluncurkan serangan gelombang ke-76 yang menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat dan infrastruktur Israel dengan drone dan rudal.

Drone, rudal Qiam berbahan bakar cair dan rudal Zolfaghar berbahan bakar padat dikerahkan dalam gelombang operasi terbaru ini.

Di antara lokasi utama yang menjadi sasaran adalah pangkalan udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab, pangkalan Victory di Irak dan Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat di Bahrain.

Rudal juga mengincar infrastruktur militer di Askalan, Tel Aviv, Haifa dan daerah lain di wilayah Palestina yang diduduki Israel.

Serangan rudal dengan hulu ledak kluster menghantam wilayah permukiman di Nesher, pinggiran Haifa, Israel.

Rekaman video menunjukkan bangunan dua lantai yang rusak dengan dinding di lantai atas hancur total dan puing-puing berserakan di lokasi.

Militer Israel telah mengidentifikasi rudal yang ditembakkan dari Iran ke arah Israel utara. Israel mengkalim tidak ada korban luka setelah serangan tersebut.

Iran memamerkan kekuatan militer dengan merilis video sejumlah rudal milik militer Iran yang disimpan di dalam pangkalan bawah tanah.

Militer Iran menyebut pangkalan ini mampu menampung rudal dan peralatan pertahanan, termasuk rudal varian terbaru milik Iran Sayyad 3.

Pasukan Israel melancarkan serangan ke pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Senin (23/3/2026) waktu setempat.

Ini adalah serangan pertama terhadap benteng Hizbullah dalam beberapa hari terakhir, sementara militer Israel mengatakan, telah menangkap dua anggota Hizbullah.

Militer Israel juga mengumumkan bahwa mereka menyerang infrastruktur Hizbullah di Beirut, setelah sebelumnya meminta warga untuk meninggalkan wilayah pinggiran selatan.

Baca Juga Detik-Detik Iran Luncurkan Gelombang Serangan ke-76, Incar Pangkalan Militer AS | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/internasional/658804/detik-detik-iran-luncurkan-gelombang-serangan-ke-76-incar-pangkalan-militer-as-kompas-petang

#iran #amerika #israel



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/658815/iran-pamer-kekuatan-militer-dari-pangkalan-bawah-tanah-simpan-rudal-sayyad-3-sapa-malam

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:01Saudara Garda Revolusi Iran meluncurkan serangan gelombang ke-76 yang menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat dan infrastruktur Israel dengan drone
00:11dan rudal.
00:22Drone rudal Kemp berbahan bakar cair dan rudal Zulfahar berbahan bakar padat dikerahkan dalam gelombang operasi terbaru ini.
00:34Di antara lokasi utama yang menjadi sasaran adalah pangkalan udara Al-Dafra di Uni Emirat Arab, pangkalan Victory di Irak,
00:45dan armada kelima Angkatan Laut Amerika Serikat di Bahrain.
00:51Rudal mengincar infrastruktur militer di Askalantel Afif, Haifa, dan daerah lainnya di wilayah Palestina yang diduduki Israel.
01:20Bok serangan rudal dengan hulu ledak laster menghantam wilayah permukiman di Nesher, pinggiran Haifa, Israel.
01:28Rekaman video menunjukkan bagaimana bangunan dua lantai yang rusak ini dengan dinding di lantai atas hancur total dan puing-puing
01:38berserakan di lokasi.
01:42Militer Israel telah mengidentifikasi rudal yang ditembakkan dari Iran ke arah Israel Utara.
01:49Israel klaim tidak ada korban luka setelah serangan tersebut.
02:09Iran memamerkan kekuatan militer dengan merilis video sejumlah rudal milik militer Iran yang disimpan di dalam pangkalan bawah tanah.
02:17Militer Iran menyebut pangkalan ini mampu menampung rudal dan peralatan pertahanan termasuk rudal varian terbaru milik Iran Sayatri.
02:45Pasukan Israel melancarkan serangan ke pinggiran selatan Beirut, Libanon, Senin waktu setempat.
02:51Ini adalah serangan pertama terhadap benteng Hezbollah dalam beberapa hari terakhir.
02:56Sementara militer Israel mengatakan telah menangkap dua anggota Hezbollah.
03:01Militer Israel juga mengumumkan bahwa mereka menyerang infrastruktur Hezbollah di Beirut setelah sebelumnya meminta warga untuk meninggalkan wilayah pinggiran selatan.
03:22Sementara itu saudara, warga Balbek, Libanon Timur menyerukan tindakan politik setelah serangan udara Israel terus berlanjut di wilayah tersebut menewaskan
03:32beberapa orang dan menghancurkan puluhan rumah.
03:36Rumah sipil hancur, aktivitas warga terganggu karena pemadaman listrik dan rumah sakit kewalahan menangani korban serangan.
03:44Militer Israel tidak berkomentar tentang serangan Balbek, tetapi telah berulang kali menyatakan bahwa mereka memperluas operasi militernya di Libanon.
03:54Kementerian Kesehatan Libanon menyebut konflik terbaru Israel Hezbollah telah menewaskan seribu orang dan melukai lebih dari dua ribu orang.
04:14Lepangnya di Al-Fatihah hukum.
04:22selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan