00:00Saksi curiga gerakan penjarah rumah Sri Mulyani berpola,
00:03aba-abanya kembang api.
00:05Rumah Menteri Keuangan, Menkeu, Sri Mulyani di Bintaro Tangerang Selatan,
00:10dijarah sejumlah orang tak dikenal dini hari tadi.
00:13Saksi mata curiga gerakan penjarahan ini berpola karena ada aba-aba kembang api.
00:18Ada dua tenaga satpam yang menjaga pintu gerbang masuk jalan menuju rumah Sri Mulyani.
00:23Mereka adalah Jayadi dan Ali.
00:25Menurut mereka dan sejumlah saksi di sana, gerakan masa terlihat berpola.
00:30Mereka berkumpul dahulu sekitar jam 00.30 WIB di depan komplek rumah Sri Mulyani.
00:36Jumlahnya ratusan, mungkin mendekati seribuan orang, kata Ali.
00:41Seorang saksi lain yang juga meminta namanya tidak disebutkan menyatakan,
00:44seperti ada aba-aba terlebih dahulu sebelum masa masuk komplek.
00:48Aba-aba itu adalah kembang api, karena segera setelah bunyi kembang api,
00:52masa merangsak masuk komplek, kata saksi itu.
00:55Seraya berkata bahwa sang pemberi komando juga berseru kepada masa tak dikenal
00:58agar jangan ada yang membawa motor ke dalam komplek.
01:01Kami tak kuasa mencegahnya, terlalu banyak, kata Jayadi.
01:06Sementara itu, staf pengamanan di rumah Sri Mulyani,
01:09Joko Sutrisno mengatakan penjarahan ini dilakukan bergelombang.
01:12Gelombang pertama sekitar jam 1, dini hari, gelombang kedua terjadi sekitar jam 3, dini hari,
01:20kata staf pengamanan di rumah itu, Joko Sutrisno.
01:23Kesaksian Joko sejalan dengan keterangan beberapa warga termasuk seorang warga yang meminta disapa dengan Renzi saja.
01:30Keterangan sama disampaikan tiga tenaga satuan pengamanan di mulut komplek dan seberang jalan komplek itu.
01:34Tapi Busri, Mulyani, tidak ada di rumah kop, kata Renzi, yang diamini Joko Sutrisno.
01:42Joko mengaku hanya dirinya dan satu keluarga dari kerabat di rumah itu.
01:47Kerabat itu diungsikan ke rumah tetangga sebelah sebelum masa menjarah rumah tersebut.
01:51Tampak di depan rumah yang dijarah itu masih terdapat tumpukan barang-barang yang hendak dijarah,
01:55tapi belum sempat diangkut oleh para penjarah.
01:59Rumah itu sendiri terletak persis di ujung jalan dan kini dijaga ketat oleh personel TNI dalam jumlah yang lebih banyak lagi.
02:05Dari keterangan Joko dan warga lain, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa di rumah itu.
02:10Tak ada kendaraan roda empat yang dirusak, karena memang sedang tidak ada di sana.
02:15Menurut para saksi mata, penjarahan gelombang kedua adalah yang paling mengerikan karena melibatkan ratusan orang, bahkan mungkin seribuan orang.
02:23Saya hanya bisa menyaksikan dari balik tirai rumah saya saja, tak berani keluar, karena banyak sekali orang-orang yang datang,
02:29kata seorang tetangga yang meminta namanya tak disebutkan.
02:32Dia dan juga Joko serta Renzi memberikan keterangan yang sama bahwa para pelaku masih sangat muda.
02:38Usia, paling tua mungkin 25 tahun, kebanyakan masih remaja, kata Ali, yang dibenarkan Jayadi.
02:44Menurut Renzi, Joko dan seorang prajurit TNI yang diturunkan sebagai tenaga bantuan untuk menjaga rumah itu,
02:51masa memang terlalu banyak, sehingga yang bisa mereka lakukan hanyalah menenangkan masa agar berbuat tak lebih jauh lagi, terutama membakar rumah.
02:59Renzi mengatakan, sebenarnya para tetangga sudah berjaga-jaga setelah mengetahui lingkungan mereka tiba-tiba bising di tengah malam.
03:06Beberapa dari orang-orang yang dipastikan bukan warga sekitar tersebut, bernyanyi-nyanyi saat dalam keadaan dini hari buta.
03:13Jumlah mereka banyak sekali dan ada yang membawa senjata tajam, kata Renzi.
03:18Kesaksian Renzi dibenarkan oleh video yang diambil oleh Joko Sutrisno.
03:22Seorang saksi malah mengatakan di antara para penjarah ada yang membawa drone.
03:27Berita penjarahan rumah Sri Mulyani di Bintaro ini awalnya muncul dari unggahan media sosial milik warga sekitar jam 1 dini hari.
03:34Dari beberapa tayangan dan video yang juga diambil Joko, warga mengambil apa saja yang ada di rumah itu, termasuk televisi, isi lemari, dan banyak lagi.
03:42Terima kasih telah menonton!
Komentar