00:00Informasi lainnya, Saudara Kementerian Pekerjaan Umum memastikan
00:03bendungan gedung Ombo yang berlokasi di Kabupaten Gerobokan, Jawa Tengah
00:07siap mengairi sawah warga kapanpun diperlukan.
00:10Selain itu, Kementerian PO juga memastikan debit air pada bendungan lebih dari cukup.
00:19Ketua Gabungan Perkumpulan Pertani Pemakai Air GP3A,
00:22Daerah Irigasi Sidorejo, Kabupaten Gerobokan, Marjoto, mengatakan
00:27sistem pengairan air sawah warga yang berada di bawah koordinasinya
00:30dilakukan secara demokratis, agar hubungan harmonis para petani terus terjaga.
00:36Dia mengkoordinir 151 petak di Sidorejo dan Lanang
00:40dengan luas total sekitar 9.000 hektare.
00:44Dia bersyukur dengan adanya bendungan gedung Ombo,
00:47karena sebelumnya petani hanya mengandalkan sawah tada hujan
00:51sehingga hanya bisa sekali tanam padi.
00:53Selain itu, bendungan gedung Ombo juga menjadi sumber kehidupan warga sekitar.
00:58Alhamdulillah dengan adanya gedung Ombo ini yang dulunya,
01:02di era tahun 80 saya kecil, paling kita baru tanam padi itu sekali,
01:08itu pun kalau musim hujannya itu cukup lumayan.
01:11Terus, kalau tidak, ya bisa-bisa nggak bisa tanam padi.
01:15Nah, Alhamdulillah dengan adanya gedung Ombo ini sangat bermanfaat kami,
01:19bermanfaat sekali juga terkait di wilayah Kabupaten Gerobokan.
01:23Yang dulunya itu bilang bahwa Gerobokan itu adalah ketika musim kemarau,
01:30itu nggak bisa cewek, naik musim rendeng, nggak bisa dodok.
01:34Itu dulu falsafahnya seperti itu.
01:36Alhamdulillah dengan adanya air gedung Ombo ini menjadi sumber kehidupan
01:40di wilayah kami di Kabupaten Gerobokan.
01:43Sementara itu, Ketua Federasi Induk P3A Sistem Irigasi Bendungan Gedung Ombo,
01:50Akrab, mengatakan adanya bendungan gedung Ombo bisa membuat sawah warga kudus
01:55yang awalnya tak ada hujan, kini bisa tanam hingga tiga kali dalam setahun.
02:00Otomatis pendapatan petani naik berlipat.
02:03Rata-rata panen petani setiap masa panen antara enam hingga tujuh ton gabah.
02:08Sedangkan untuk Palawija pada masa tanam ketiga sekitar satu setengah ton.
02:14Ketika masih tak ada hujan, produksi hasil pertanian kan hanya satu tak ada hujan.
02:20Sekarang, mulai dengan adanya gedung Ombo, itu bisa MT1, MT2, dan MT3.
02:30Jadi padi-padi Palawijo.
02:33Nah, dengan sendirinya secara otomatis hasilnya dari petani itu tiga kali lipat.
02:46Misalnya dulu seratus juta, sekarang ya tiga ratus juta.
02:49Makanya penduduk yang ada, penduduk petani yang ada di wilayah naungan Kedung Ombo
02:55rata-rata menjadi, yang punya sawah tapi menjadi kaya.
03:01Kepala Balai Besar Wilayah Sungai BBWS Pewali Juwana Sudarto
03:07memastikan debit air bendungan Kedung Ombo
03:10lebih dari cukup dan siap mengairi sawah warga kapanpun diperlukan.
03:14Ini sebagai bentuk komitmen Kementerian PU
03:17untuk mengoptimalkan pemanfaatan bendungan Kedung Ombo
03:21sebagai salah satu infrastruktur sumber daya air strategis
03:24dalam mendukung suasembada pangan yang tertuang dalam astacita Presiden Prabowo Subianto.
03:31Bendungan Kedung Ombo memiliki daya tampung 700 juta meter kubik
03:35melayani 64 ribu hektare lahan yang tersebar di lima kabupaten
03:40yakni gerobokan, demak, pati, jepara, dan kudus.
03:46Wadu Kedung Ombo ini yang pengoperasiannya melalui bendungan Kedung Ombo
03:50yang pengelolaannya di bawah Balai Besar Wilayah Sungai Komali Juwana
03:54kita sudah menyiapkan Pak, kita sudah melakukan operasi dan pemeliharaan
03:58dan pemeliharaan kami sudah selesai kemarin dari bulan Agustus
04:03sampai di menjelang akhir Agustus ini sudah selesai, sudah siap
04:08untuk melayani para petani yang memang membutuhkan air.
04:13Sebagai bentuk komitmen kami mendukung astacita dari Bapak Presiden
04:17yaitu memantapkan sistem pertahanan keamanan negara
04:21dan mendorong kemandirian bangsa melalui sumbada pangan, air, energi,
04:27ekonomi kreatif, ekonomi biru, dan ekonomi hijau.
04:32Sementara itu, sejumlah kendala juga dihadapi para petani
04:36di sejumlah daerah yang mendapat aliran air dari bendungan Kedung Ombo.
04:40Pertama, soal sedimentasi.
04:42Untuk itu, mereka berharap pemerintah melakukan normalisasi saluran irigasi.
04:47Supaya saat memasuki masa tanam, air bisa mengalir dengan maksimal.
04:52Kedua, mereka berharap adanya aturan yang tegas bagi warga
04:55yang membuang sampah pada saluran irigasi
04:58agar tidak menghambat aliran air ke sawah petani.
05:02Selain itu, soal saluran irigasi tersier agar diperbaiki menjadi permanen
05:06supaya bisa maksimal mengaliri sawah.
05:09Praha Yudha Febrianto, Kompas TV, Kerobokan, Jawa Tengah
Komentar