Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
GROBOGAN, KOMPAS.TV - Kementerian Pekerjaan Umum memastikan Bendungan Kedungombo yang berlokasi di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, siap mengairi sawah warga kapan pun diperlukan. Selain itu, Kementerian PU juga memastikan debit air pada bendungan lebih dari cukup.

Ketua Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) Daerah Irigasi Sidorejo, Kabupaten Grobogan, Maryoto, mengatakan sistem pengairan sawah warga yang berada di bawah koordinasinya dilakukan secara demokratis agar hubungan harmonis antarpetani tetap terjaga. Ia mengoordinasi 151 petak di Sidorejo dan Lanang, dengan luas total sekitar 9.000 hektare.

Baca Juga Diduga Terpeleset saat Cari Ikan, Bocah Tewas Tenggelam di Waduk Sedalam 8 Meter di https://www.kompas.tv/regional/599402/diduga-terpeleset-saat-cari-ikan-bocah-tewas-tenggelam-di-waduk-sedalam-8-meter

#waduk #kedungombo #kementerianpu #grobogan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/613718/kementerian-pu-pantau-kesiapan-waduk-kedungombo-di-grobogan-debit-air-cukup-sapa-pagi
Transkrip
00:00Informasi lainnya, Saudara Kementerian Pekerjaan Umum memastikan
00:03bendungan gedung Ombo yang berlokasi di Kabupaten Gerobokan, Jawa Tengah
00:07siap mengairi sawah warga kapanpun diperlukan.
00:10Selain itu, Kementerian PO juga memastikan debit air pada bendungan lebih dari cukup.
00:19Ketua Gabungan Perkumpulan Pertani Pemakai Air GP3A,
00:22Daerah Irigasi Sidorejo, Kabupaten Gerobokan, Marjoto, mengatakan
00:27sistem pengairan air sawah warga yang berada di bawah koordinasinya
00:30dilakukan secara demokratis, agar hubungan harmonis para petani terus terjaga.
00:36Dia mengkoordinir 151 petak di Sidorejo dan Lanang
00:40dengan luas total sekitar 9.000 hektare.
00:44Dia bersyukur dengan adanya bendungan gedung Ombo,
00:47karena sebelumnya petani hanya mengandalkan sawah tada hujan
00:51sehingga hanya bisa sekali tanam padi.
00:53Selain itu, bendungan gedung Ombo juga menjadi sumber kehidupan warga sekitar.
00:58Alhamdulillah dengan adanya gedung Ombo ini yang dulunya,
01:02di era tahun 80 saya kecil, paling kita baru tanam padi itu sekali,
01:08itu pun kalau musim hujannya itu cukup lumayan.
01:11Terus, kalau tidak, ya bisa-bisa nggak bisa tanam padi.
01:15Nah, Alhamdulillah dengan adanya gedung Ombo ini sangat bermanfaat kami,
01:19bermanfaat sekali juga terkait di wilayah Kabupaten Gerobokan.
01:23Yang dulunya itu bilang bahwa Gerobokan itu adalah ketika musim kemarau,
01:30itu nggak bisa cewek, naik musim rendeng, nggak bisa dodok.
01:34Itu dulu falsafahnya seperti itu.
01:36Alhamdulillah dengan adanya air gedung Ombo ini menjadi sumber kehidupan
01:40di wilayah kami di Kabupaten Gerobokan.
01:43Sementara itu, Ketua Federasi Induk P3A Sistem Irigasi Bendungan Gedung Ombo,
01:50Akrab, mengatakan adanya bendungan gedung Ombo bisa membuat sawah warga kudus
01:55yang awalnya tak ada hujan, kini bisa tanam hingga tiga kali dalam setahun.
02:00Otomatis pendapatan petani naik berlipat.
02:03Rata-rata panen petani setiap masa panen antara enam hingga tujuh ton gabah.
02:08Sedangkan untuk Palawija pada masa tanam ketiga sekitar satu setengah ton.
02:14Ketika masih tak ada hujan, produksi hasil pertanian kan hanya satu tak ada hujan.
02:20Sekarang, mulai dengan adanya gedung Ombo, itu bisa MT1, MT2, dan MT3.
02:30Jadi padi-padi Palawijo.
02:33Nah, dengan sendirinya secara otomatis hasilnya dari petani itu tiga kali lipat.
02:46Misalnya dulu seratus juta, sekarang ya tiga ratus juta.
02:49Makanya penduduk yang ada, penduduk petani yang ada di wilayah naungan Kedung Ombo
02:55rata-rata menjadi, yang punya sawah tapi menjadi kaya.
03:01Kepala Balai Besar Wilayah Sungai BBWS Pewali Juwana Sudarto
03:07memastikan debit air bendungan Kedung Ombo
03:10lebih dari cukup dan siap mengairi sawah warga kapanpun diperlukan.
03:14Ini sebagai bentuk komitmen Kementerian PU
03:17untuk mengoptimalkan pemanfaatan bendungan Kedung Ombo
03:21sebagai salah satu infrastruktur sumber daya air strategis
03:24dalam mendukung suasembada pangan yang tertuang dalam astacita Presiden Prabowo Subianto.
03:31Bendungan Kedung Ombo memiliki daya tampung 700 juta meter kubik
03:35melayani 64 ribu hektare lahan yang tersebar di lima kabupaten
03:40yakni gerobokan, demak, pati, jepara, dan kudus.
03:46Wadu Kedung Ombo ini yang pengoperasiannya melalui bendungan Kedung Ombo
03:50yang pengelolaannya di bawah Balai Besar Wilayah Sungai Komali Juwana
03:54kita sudah menyiapkan Pak, kita sudah melakukan operasi dan pemeliharaan
03:58dan pemeliharaan kami sudah selesai kemarin dari bulan Agustus
04:03sampai di menjelang akhir Agustus ini sudah selesai, sudah siap
04:08untuk melayani para petani yang memang membutuhkan air.
04:13Sebagai bentuk komitmen kami mendukung astacita dari Bapak Presiden
04:17yaitu memantapkan sistem pertahanan keamanan negara
04:21dan mendorong kemandirian bangsa melalui sumbada pangan, air, energi,
04:27ekonomi kreatif, ekonomi biru, dan ekonomi hijau.
04:32Sementara itu, sejumlah kendala juga dihadapi para petani
04:36di sejumlah daerah yang mendapat aliran air dari bendungan Kedung Ombo.
04:40Pertama, soal sedimentasi.
04:42Untuk itu, mereka berharap pemerintah melakukan normalisasi saluran irigasi.
04:47Supaya saat memasuki masa tanam, air bisa mengalir dengan maksimal.
04:52Kedua, mereka berharap adanya aturan yang tegas bagi warga
04:55yang membuang sampah pada saluran irigasi
04:58agar tidak menghambat aliran air ke sawah petani.
05:02Selain itu, soal saluran irigasi tersier agar diperbaiki menjadi permanen
05:06supaya bisa maksimal mengaliri sawah.
05:09Praha Yudha Febrianto, Kompas TV, Kerobokan, Jawa Tengah
Komentar

Dianjurkan