00:00Kami murai dari berita sebuah sumur rakyat di Kabupaten Blora, Jawa Tengah yang terbakar hebat pada minggu siang.
00:14Tiga orang tewas dan seorang ibu dan anak mengalami luka bakar.
00:30Obaran api dan asap hitam pekat masih membumbung tinggi di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora pada minggu siang.
00:41Kebakaran ini bermula dari ledakan yang terjadi di solokan yang dialari minyak hingga menjalar ke titik pengeboran.
01:00Petugas pemadam kebakaran BPBD, Kabupaten Blora hingga masyarakat masih berupaya memadamkan api dan mencegah minyak mentah terus mengalir.
01:19BPBD Blora mengungkap 50 kepala keluarga dari titik terdekat sumur telah dievakuasi sementara.
01:25Agar tidak menghirup gas beracun yang mulai tercium.
01:30Kondisi saat ini masih sama seperti kemarin, belum ada penurunan, belum ada pemadaman.
01:44Ini saling bau-bau terkait dengan kondisi saat ini.
01:48Tadi malam kita sudah mengevakuasi ada sekitar 50 kakak yang sekitar lokasi sumur minyak yang kebakaran ini.
01:59Ini evakuasi terdekat, minta di rumah saudaranya yang dekat ada gandu, ada bimbing.
02:05Informasi paling baru kita tanyakan ke jurnalis Kompas TV, Megan Nanda, untuk informasi terkini dari kebakaran sumur rakyat di Blora, Jawa Tengah.
02:13Nanda, apakah api saat ini sudah berhasil dipadamkan?
02:18Ya, Otri dan Saudara, memang saat ini hingga sore ini kebaran api masih terjadi di lokasi kebakaran,
02:28yaitu di sumur rakyat yang berarti di Blora, Jawa Tengah ini.
02:34Yang mana memang kebaran api ini memang masih terjadi sama seperti hari pertama kemarin,
02:41cuman untuk yang hari ini sendiri memang dari pantauan kami di lokasi ini memang untuk ketinggian atau peninggian sekitar api ini memang sudah menurut kurang.
02:50Dan dari keterangan sekolah wadah memang di sekitar lokasi memang ketunggian api di hari pertama kemarin memang mencapai sekitar lebih kurang sekitar 20 meter.
03:02Namun, sampai hari ini kebaran api sudah mulai berkurang di kisaran sekitar 10 meteran.
03:08Namun, hingga saat ini proses pemadaman yang dilaporkan ke-18.000 memang masih terkendala,
03:15karena memang kebaran api ataupun kebakaran ini terjadi di sebuah sumur rakyat,
03:21sehingga memang intensitas api ini masih cukup tinggi,
03:24dan warga juga dari BPPT sendiri juga menghimpul untuk warga yang berada di sekitar lokasi,
03:31untuk menghimpul diri,
03:34agar mereka tidak menjadi pekerja,
03:37karena dari data yang kami inginkan sendiri,
03:39saat ini sudah ada tiga kurban meniklkan diri dari kisah ini,
03:42sementara dua orang lainnya saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit,
03:46saat itu di sekitar kata.
03:48Dan dari keterangan yang kami inginkan di lokasi,
03:52memang api saat ini sudah mulai melakukan penyelidikan terhadap kasus ini,
03:57di mana ada sekitar 4 orang saksi sudah dimuntai keterangan
04:01untuk terkait dari perusahaan kebakaran ini, Audrey.
04:04Ya, Meganana, sebenarnya pada saat sebelum kebakaran,
04:08apa aktivitas yang warga lakukan saat itu?
04:14Ya, memang Audrey,
04:15sejauh ini memang terkait peristiwa ini memang kami belum bisa menampaikan data pastinya,
04:24karena dari ketelangkap ke pusat judis,
04:27saat ini masih melakukan pemindukan,
04:29sehingga motif apapun peristiwa ini terjadi atau bermula,
04:36memang kami belum bisa menampaikan,
04:37tapi informasi sementara ini yang kami mimpun di lapangan dari Pak Kesiktar,
04:43memang peristiwa ini terjadi saat dilakukannya pengoboran minyak yang berada di Desa Gandu ini.
04:52Singkat saja, kalau gitu Megananda,
04:55di sumur ini apakah memang setiap kali sering sekali ada aktivitas warga?
04:59Ya, Audrey, memang sumur ini termasuk umur baru,
05:07yang memang baru di perwarga ya,
05:09jadi memang lokasi sendiri memang sangat berdekatan dengan penukiman,
05:14di mana lokasinya ini berada persis di salah satu penukiman warga
05:20yang menjadi korban sendiri,
05:22karena rumah itu juga menjadi korban kebakaran,
05:25dan saat ini konjunya juga angus berbakar.
05:27Memang untuk aktivitas sendiri memang...
Komentar