Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 9 bulan yang lalu
Dalam penyampaian RUU APBN 2026 dan Nota Keuangan, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8), Presiden Prabowo Subianto menyampaikan 8 program prioritas dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026. Dalam mendukung program tersebut pemerintah mengalokasikan belanja negara sebesar Rp3.786,5 triliun dan pendapatan negara ditargetkan mencapai Rp3.147,7 triliun. (Cahya Sari/Anggah/Chairul Fajri/Rijalul Vikry)
Transkrip
00:00Pemirsa Presiden Prabowo Subianto menyoroti sejumlah hal dalam penyampaian pengantar atau keterangan pemerintah terkait rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara APBN Tahun Anggaran 2026 beserta nota keuangan yang berlangsung di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Jumat 15 Agustus 2025.
00:27Terdapat 8 agenda prioritas yang termuat dalam kerangka RAPBN 2026.
00:34Yang pertama terkait dengan ketahanan pangan sebagai fondasi kemandirian bangsa.
00:39Kedua memperkuat ketahanan energi untuk kedaulatan bangsa melalui produksi minyak dan gas.
00:44Ketiga makan bergizi gratis atau MBG yang menjangkau 82,9 juta siswa ibu hamil dan balita dengan alokasi anggaran sebesar Rp335 triliun.
00:56Kemudian keempat mewujudkan pendidikan bermutu dengan mengalokasikan anggaran Rp757,8 triliun.
01:06Kelima menghadirkan kesehatan berkualitas yang adil dan merata dengan alokasi anggaran Rp244 triliun.
01:14Keenam menghidupkan perekonomian rakyat melalui penguatan kooperasi desa Kelurahan Merah Putih.
01:22Ketujuh memperkuat pertahanan sumesta untuk menjaga kedaulatan bangsa
01:26dengan modernisasi alat utama sistem pertahanan dan memperkuat komponen cadangan
01:31serta memperdayakan industri strategis nasional dan kesejahteraan para prajurit patriot bangsa.
01:39Dan yang terakhir pemirsa, Presiden Prabowo Subianto juga ingin mempercepat investasi dan perdagangan global
01:46dengan memperkuat peran danantara dan swasta sebagai motor penggerak ekonomi melalui berbagai proyek hilirisasi.
01:53Untuk mendukung berbagai program prioritas tersebut, APBN 2026 dirancang untuk belanja negara
02:02dialokasikan sebesar Rp3.786,5 triliun.
02:07Kemudian pendapatan negara ditargetkan mencapai Rp3.147,7 triliun
02:13dengan defisit APBN dirancang Rp638,8 triliun atau 2,48% dari PDB.
02:23Dari Jakarta Cahyasari, Anggah, Kantor Berita Antara mewartakan.

Dianjurkan