00:00Terima kasih yang masih bersama kami di Kompas Petang, saya Sintia Rompas,
00:04Saudara Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia, BMSI,
00:08menggelar demonstrasi bertajuk Aksi Indonesia Cemas 2025 di Patung Kuda, Jakarta Pusat.
00:16Demo kali ini berkaitan dengan seruan protes terhadap situasi bangsa
00:20yang semakin banyak persoalan dan kebijakan yang tidak mementingkan kepentingan rakyat Indonesia.
00:27Polisi mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk menghindari kawasan Silang Selatan Monas
00:32dan sekitarnya selama aksi berlangsung.
00:37Bagaimana situasi terakhir di kawasan Patung Kuda?
00:40Sudah ada jurnalis Kompas TV Asri Gunawan dan juru kamera Bimo Wicaksana.
00:46Asri, apa saja yang dituntut dalam aksi unjuk rasa sore ini, Aci?
00:50Sintia setidaknya ada 11 poin tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa
01:00yang tergabung dalam aliansi BMSI, begitu dalam aksi unjuk rasa
01:04Saya menjelaskan apa saja poin tuntutan, saya ingin menggambarkan kepada Anda
01:12bagaimana situasi dan kondisi saat ini, di mana mahasiswa ini berupaya
01:16untuk mendorong ataupun juga membuka barikade yang dipasangkan oleh polisi
01:21di depan Patung Kuda
01:24dan untuk poin tuntutan yang setidaknya ada 11 tadi yang sudah saya sebutkan
01:44saya akan bertanya langsung kepada salah satu ketua BEM yang tergabung dalam aliansi BMSI
01:48salah satunya adalah ketua BEM dari Universitas Andalas, ada di RwC di sini
01:52jadi boleh saya pemerintah terlebih dahulu, ada berapa masa aksi yang ikut dalam aksi Indonesia Cemas hari ini?
01:58Oke baik, jadi kisaran masa aksi pada hari ini berkisar sekitar 500 orang lebih
02:02dari berbagai aliansi kampus, aliansi BEM seluruh Indonesia
02:06mahasiswa kampus yang ada di seluruh Indonesia
02:08dan juga hadir masyarakat sipil untuk membersamai, menyuarakan keresahan
02:12yang terjadi di pelosok-pelosok negeri, pelosok-pelosok negeri yang terjadi pada hari ini
02:1611 poin tuntutan tersebut apa saja boleh disebutkan?
02:1911 poin tuntutan tersebut adalah yang ini menjadi keresahan
02:22terhadap pemerintah untuk kemudian tidak melakukan tindakan intimidasi, respresi kepada kita mahasiswa
02:44atau kepada rakyat Indonesia yang menyuarakan kebenaran atau menyuarakan pendapat di muka umum
02:49karena itu diatur oleh undang-undang dasar kita
02:51diantaranya revisi undang-undang kita hukum acara pidana
02:55ada pasal 93 yang dimana kita melihat pada hari ini
02:58banyak yang bisa menjadi tersangka
03:00dengan proses hukum acara pidana di pengadilan yang harusnya begitu ketat
03:05dan begitu masif dan begitu proses hukumnya
03:07tapi dirubah oleh mereka dengan begitu sewenang-wenangnya
03:10sehingga siapapun bisa menjadi tersangka atau pelakunya
03:12kemudian diantara itu kita juga mengebut dan juga menyampaikan
03:16untuk disahkan ketika itu dibahas
03:24itu akan menjadi hal fundamental dan akan menjadi pendukung
03:28dan juga akan menjadi pemantik bagi koruptor-koruptor yang ada di Indonesia
03:32kemudian selanjutnya kita membawa suara dari perusahaan daerah
03:35ada RUU, masyarakat ada
03:37lihat terjadi sekali tanah-tanah sengketa
03:41yang dimana masyarakat kecil tertindas
03:45orang kaya yang menguasai tanah tersebut
03:47dan diantaranya kita juga tidak lupa
03:49adanya revisi undang-undang yang sudah disepakati
03:51undang-undang TNI
03:52yang hari ini kita tetap suarakan untuk membatalkan hal tersebut
03:55karena kita membawa tagline dan juga menyampaikan dituntutan
03:59untuk pukul mundur
04:00pihak TNI kembali ke Barak
04:02tidak bisa, tidak harus mengikut campuri
04:05tidak usah mengikut campuri instansi pendidikan
04:07seperti itu
04:08baik, ini artinya juga ada output yang diinginkan
04:11untuk kemudian bisa bicara langsung
04:13menyampaikan langsung kepada pemerintah
04:14tapi saya juga harapkan
04:15semoga aksi ini berjalan dengan kondusif
04:17teman-teman mahasiswa bisa menyampaikan
04:20orasinya tanpa harus ada benturan dengan polisi
04:24selamat kembali berorasi dan hati-hati
04:26itu tadi Sintia, 11 poin tuntutan yang disampaikan oleh BMSI
04:31terhadap pemerintah
04:32yang memang harapannya hari ini outputnya adalah
04:35bisa disampaikan langsung ke pemerintah
04:37tanpa adanya benturan
04:38baik itu dengan aparat
04:39ataupun juga dengan pihak lainnya
04:41kembali ke Anda di studio, Sintia
04:42baik, terima kasih Asri Gunawan
04:44melaporkan langsung dari kawasan Monas, Jakarta
04:47selamat menikmati
Komentar