Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Hari bahagia pasangan pengantin di Bekasi, Jawa Barat berubah menjadi kekecewaan setelah resepsi pernikahan yang telah dibayar lunas diduga ditelantarkan pihak wedding organizer.

Saat didatangi, kantor wedding organizer dalam keadaan kosong dan pemiliknya tidak dapat dihubungi. Kasus ini pun telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Timur.

Tanggal 23 Mei 2026 seharusnya menjadi hari bahagia bagi Feni Indah Fitria dan Rinaldy yang berencana menggelar resepsi pernikahan di Aula Gedung Islamic Center, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Namun, pasangan tersebut terkejut saat tiba di lokasi acara karena tidak ada dekorasi bunga maupun katering seperti yang telah dijanjikan, padahal seluruh biaya sudah dibayarkan lunas kepada pihak wedding organizer Marwag.

Saat dihubungi, pemilik wedding organizer tidak memberikan respons. Resepsi pernikahan akhirnya tetap digelar secara sederhana. Selain itu, pihak wedding organizer juga diketahui belum membayar biaya gedung yang akan digunakan untuk acara tersebut.

#weddingorganizer #jawabarat #jakarta

Baca Juga Bareskrim: Blackout di Sumatera Diduga akibat Gangguan Teknis & Cuaca Ekstrem | SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/nasional/670940/bareskrim-blackout-di-sumatera-diduga-akibat-gangguan-teknis-cuaca-ekstrem-sapa-siang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/670942/viral-kisah-pengantin-di-bekasi-kecewa-wo-hilang-usai-biaya-pernikahan-lunas-dibayar-sapa-siang
Transkrip
00:00Coba kita lihat, lihat nih bu, lihat teman-teman jawab, ini sih.
00:0623 Mei 2026 semestinya menjadi hari yang membahagiakan bagi Feni Indah Fitria dan Rinaldi.
00:13Mereka akan menggelar resepsi pernikahan di Aula Gedung Islamic Center, Kota Bekasi, Jawa Barat.
00:21Betapa terkejutnya pasangan ini ketika menemukan di lokasi acara tidak ada indah dekorasi bunga,
00:27pun tidak ada semarak aroma catering.
00:31Padahal semua biaya sudah lunas dibayar ke penyelenggara acara pernikahan atau wedding organizer WO Marwah.
00:39Saat dihubungi, pemilik wedding organizer tidak merespons.
00:44Acara resepsi akhirnya dilangsungkan dengan sangat sederhana.
00:49Pihak wedding organizer juga diketahui belum membayar gedung yang akan digunakan.
00:55Yang saya lihat semalam, dekorasinya ada, Pak.
00:58Oh, dekorasinya ada. Yang nggak ada itu?
01:00Yang nggak ada katanya, Pak, ya. Katanya yang nggak ada cateringnya buat makan-makan gitu.
01:06Informasinya juga gedungnya juga belum dibayar sama sih pihak WO itu?
01:09Iya, informasinya juga belum dibayar.
01:12Duga menjadi korban penipuan, pasangan Feni dan Rinaldi melapor ke Polres Metro Jakarta Timur.
01:18Mereka mengaku merugi hingga 85 juta rupiah setelah pihak wedding organizer yang beralamati Cakung, Jakarta Timur tidak menyediakan seluruh kebutuhan
01:29resepsi pernikahan mereka.
01:31Kemarin sih awalnya saya dapat inklusi marwah ini dari Instagram ya.
01:37Nah, setelah itu saya dapat inklusi, saya nanyain price list-nya.
01:41Setelah saya nanyain price list-nya itu, kan di situ ada beberapa paket.
01:47Nah, saya melakukan pembayaran DP dulu nih awalnya.
01:50Setelah DP ini saya tes pun datang langsung ke acara si marwahnya ini.
01:55Pintingnya itu di JGC kantornya, di situ saya melakukan pinting dua kali.
02:01Setelah melakukan pinting, lanjut melakukan pembayaran bertahap sampai dengan lunas.
02:09Pelunasannya itu ada di awal April kalau nggak salah.
02:13Di awal April, nah terus melakukan pembayaran selanjutnya untuk penambahan peks.
02:17Penambahan peks itu ada di tanggal 11 Mei 2026.
02:21Kemudiannya 85 juta 500.
02:24Gedungnya sekarang, kenapa saat ini gimana?
02:27Gedungnya udah dibayarkan atau masih?
02:29Belum.
02:30Belum.
02:31DP aja sih sementara.
02:32Masih DP aja.
02:34Fedy dan Rinaldi bukan satu-satunya pasangan
02:37yang diduga menjadi korban penipuan wedding organizer marwah
02:41yang berkantor di kawasan Cakung, Jakarta Timur.
02:45Sofi dan Sumantri Nata Prawira
02:47berencana menggelar resepsi pernikahan pada 21 September nanti.
02:51Mereka sudah menyetorkan uang 40 juta rupiah
02:55kepada pihak wedding organizer marwah.
02:58Mendengar kabar dugaan penipuan,
03:00keduanya pun mendatangi kantor wedding organizer
03:03dan hanya bisa gigit jari
03:04setelah mengetahui kondisi kantor yang kosong.
03:07Dan maksudnya jatuhnya sebagai korban ya,
03:10karena kita kan udah pake dia
03:13dan udah DP 60 persen lah gitu.
03:15Nah kita punya grup sendiri yang mana
03:17nanti kita tuh pengennya kesini buat...
03:21Speak up gitu ya?
03:22Iya, speak up.
03:23Gak ada sama-sama.
03:24Gak ada, udah hilang aja kontaknya,
03:26pun di WA, ya.
03:28Iya, udah checklist satu semua,
03:30kayaknya dia udah benar-benar
03:32kabur.
03:32Hapus, kabur gitu.
03:35Kantor wedding organizer marwah
03:37berada di Komplek Jakarta Garden City
03:39Cakung, Jakarta Timur.
03:41Suasana kantor sepi
03:42dan tidak ada aktivitas
03:44maupun pegawai di bangunan perlantai tiga itu.
03:47Di dalam kantor terlihat beberapa perabot
03:50serta perlengkapan resepsi pernikahan.
03:53Menurut petugas keamanan komplek,
03:55kantor itu sudah kosong sejak beberapa hari lalu.
03:59Tim Liputan Kompas TV
04:04selamat menikmati!
04:04Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan