00:00Kami tentunya mengapresiasi atas kerja cepat Pak Menteri ya, tetapi bahwa fakta ini, fakta pelanggaran, kecurangan, moral hazard udah puluhan tahun berlangsung dan repeated berulang.
00:14Kalau kita orang cerdan dan ikhlas berarti ada something wrong cara-cara kita menangani, yaitu kita belum sampai pada akar masalahnya Pak.
00:22Jadi yang harus kita adres antara kementerian dengan komisi empat di buku itu harus adalah akar masalah, kenapa ini repeated terjadi Pak.
00:33Kalau dalam kasus kesinian, kalau saya lihat Pak Menteri, salah satu akar masalahnya adalah ketika kita menetapkan bulog itu bahwa gabah kering panen itu dibeli 6.500,
00:44add and equality, lalu headnya dipatok 12.500, Pak Menteri lebih tahu dari kami itu konversi dari gabah kering panen ke beras kan rata-rata 50 persen Pak.
00:56Jadi kalau ngejual 13.000 aja udah rugi itu, jadi itu salah satu root cause dari masalah kekinian itu.
01:06Selain memang kami tentunya sepakat bahwa penegak kering panen pun harus benar-benar dikencangkan gitu ya.
01:14Tetapi next time jangan pernah lagi kita membuat polisi pemerintah itu yang tidak sesuai dengan sunatullah ekonomi Pak.
01:21Yang soal harga kering panen dengan head itu.
01:25Menurut saya aneh bin ajaib itu, orang yang membuat polisi semacam itu.
01:29Jadi buku tua kita usulkan karena komisi empat yang sekarang itu komisi empat yang cerdas dan ikhlas,
01:35enggak mau lagi mengadres masalah itu Pak Menteri dengan cara-cara pencitran saja.
01:41Sekali lagi you are smart minister gitu, kita duduk bersama gitu, kita harus address pada akar masalahnya Pak.
01:49Kasian bangsa ini Pak pengangguran membludak, kemiskinan kalau menurut Bank Dunia 68 persen gitu.
01:56Bapak orang kecil, saya orang kecil, orang lelan Pak di lapang itu benar-benar mendita rakyat ini.
02:00Kalau sekali lagi kalau pemerintah cara bekerjanya hanya hangat-hangat air ayam setelah diliput TV itu sudah selesai itu berdosa kita semua.
02:10Jadi kami ingin ngajak karena kami sudah berazam, sudah berniat, komisi empat itu mitra sejati,
02:17Kementerian Pertanian bukan mitra basa-basi, jadi kita harus berbicara jujur dan belak-belakan.
02:23Mari kita sudahi hal-hal yang sifatnya permukaan.
02:27Terima kasih Ibu Kutuak. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02:30Baik Pak, Menteri ada yang mau disampaikan?
02:34Sedikit, Ijin mungkin dari Pak Fropro Min, terima kasih sarannya.
02:41Jadi gini Pak, hitungan beras memang banyak pengamat yang sampaikan di publik bahwa itu kali dua, dan itu tidak benar.
02:49Kalau kita cerita detail, bahwa 6.500 langsung dikali dua.
02:53Yang tadi, nah ini Pak, faktanya ini yang terjadi.
03:01Jadi average-nya itu 6.000-5.000, kali dua 10.000 Pak.
03:06Jadi kalau orang langsung mengali aja, kalau 5 liter, 10 liter bisa.
03:11Tapi ini 30 juta ton.
03:12Dan inilah kondisi yang terjadi.
03:15HPP kita sudah 6.500, tapi di atas paru seluruh Indonesia di bawah 6.500.
03:21Dan ini 70 persen panen puncak di sini Pak.
03:26Saya ulangi 76 persen.
03:27Artinya apa Pak, yang selalu disampaikan 6 kali dua, itu 13.000, itu tidak benar.
03:35Termasuk pengamat yang sampaikan di TV.
03:37Tidak benar, ini yang benar Pak.
03:39Jadi harga itu yang real di lapangan itu 6.000 nggak capek Pak.
03:42Ini datanya, kami cek harian.
03:47Jadi satu itu tidak benar Pak, karena kesempatan kami sampaikan, karena banyak pengamat, dia kali dua.
03:52Kemudian katakanlah di kali dua Pak, nggak masalah juga.
03:56Average sekarang berapa Pak? 17.000.
03:57Jadi kan inilah yang menjadi beras curah, tapi jadi premium, jadi medium.
04:08Itu masalahnya Pak.
04:09Jadi ada dua hal, ini prinsip, sangat prinsip, kami sampaikan Pak Prof.
04:14Yang kedua, bukan pencitraan Pak.
04:18Tahu Pak, sebelas kami hukum, tersangka isolon 2 di tempat kami, DPO sekarang.
04:23Jadi bukan sampai untuk, supaya dikenal publik Pak.
04:28Yang tersangka minyak goreng 20 Pak.
04:30Pupu palsu 3.
04:33Sekarang ini.
04:35Ini kami sudah kirim semua, 212 ke Kapolri, langsung tertulis.
04:40Nanti Pak Haris, terima kasih Pak Ketua.
04:43Kami laporkan tertulis juga, sampaikan.
04:44Itu paling bagus.
04:45Kami sudah menyurat ke Jaksagung, ke Kapolri, bukan pencitraan Pak.
04:51Itu bukan masab kami itu.
04:53Jadi kami tindak lanjut, dan kami tahu bagaimana yang tersangka.
04:56Kemarin tanggal 10, sudah diperiksa 26.
05:00Laporan tadi malam, karena kami ikuti terus, itu 40.
05:0440 akan diperiksa lagi.
05:06Tapi kami setuju, Bu Ketua, Wakil Ketua, insya Allah tertulis, kami sampaikan nanti.
05:11Ini kan estimasi, potensi.
05:13Benar Pak Ketua, nantinya polisi tentukan, di pengadilan tentukan.
05:17Tapi kalau pencitraan, enggak Pak.
05:18Karena bukan saja dari luar, dari dalam juga kami hukum.
05:21Ada 11 itu kami hukum.
05:24Makasih, Bu Ketua.
05:25Jadi kami, terima kasih supportnya.
05:28Insya Allah kami akan lanjut.
05:30Tindak lanjut.
05:30Makasih.
Komentar