00:00di Gunung Rinjani dilanjutkan hari ini.
00:02Lalu apakah proses evakuasi sudah dimulai?
00:04Kita tanyakan kepada jurnalis Kompas TV,
00:06Fitri Rahmawati di Lombok Timur, Nusa, Tenggara Barat.
00:09Selamat siang.
00:11Fitri, korban WNA Brasil sudah diketahui berada di kedalaman 600 meter.
00:15Lalu apakah tim sudah berhasil mengevakuasi?
00:18Ya, Ishan dan juga saudara,
00:21hari ini saya juga akan mengabarkan kepada Anda
00:23bahwa saya berada di gerbang,
00:26gerbang kandang sapi.
00:32Dimana gerbang kandang sapi ini merupakan pintu masuk
00:34menuju Gunung Rinjani.
00:36Dan situasi saat ini mendung
00:37sama seperti kabar duka yang kita terima
00:40bahwa WNA asal Brazil meninggal dunia ditemukan
00:44meninggal di kedalaman 600 meter.
00:47Dan saat ini Ishan, tim masih melakukan proses evakuasi
00:50yang dilakukan sejak tadi pagi.
00:52Dan saya juga mengabarkan kepada Anda bahwa
00:55pada saat ditemukannya warga negara Brazil ini
01:00di kedalaman 600 meter
01:03ditemukan oleh salah seorang tim SAR
01:05atau anggota tim SAR
01:07dan bisa mencapai di kedalaman tersebut
01:09dan mengetahui bahwa yang bersangkutan telah meninggal dunia
01:13ada 6 orang anggota tim SAR yang lain
01:16atau tim pencari yang lain atau tim evakuasi yang lain
01:19ikut turun di jurang tersebut.
01:22Di tempat ditemukannya WNA asal Brazil ini, Juliana Marins.
01:27Dan 4 orang dilaporkan menunggu jenazah hingga tadi pagi.
01:33Dan 3 orang lainnya menunggu di jurang
01:36ke dalam 400 meter untuk memastikan tidak ada insiden
01:40atau tidak ada longsoran dari pasir
01:43yang memang sangat rentan di lokasi tersebut.
01:45Apalagi cuaca hingga saat ini di lokasi kawasan Rinjani sangat mendung.
01:50Dan sampai hari ini proses evakuasi terus dilakukan
01:53dengan proses mengangkat jenazah,
01:57menggunakan kantong jenazah menuju ke atas sampai ke pelawangan nanti.
02:00Dan ini tentu bukan proses evakuasi yang biasa
02:05atau yang mudah dilakukan.
02:06Karena setiap kali ada pijakan di lokasi tersebut
02:10pasti ada longsoran pasir.
02:12Dan ini yang terus dihindari oleh tim
02:14yang melakukan proses evakuasi ini
02:16agar mereka juga selamat dalam melakukan proses evakuasi
02:19terhadap jenazah WNA asal Brazil ini.
02:22Dapat saya sampaikan juga kepada Anda Ishan
02:25bahwa dari pelawangan nanti
02:29jika tim evakuasi akan membawa jenazah itu
02:34melalui gerbang kandang sapi ini
02:37mereka jika tidak membawa beban yang cukup berat
02:41atau jenazah mungkin bisa dicapai dalam waktu 5 sampai 7 jam.
02:47Tapi jika membawa jenazah itu akan membutuhkan waktu lebih lama
02:50bisa sampai 10 jam hingga sampai di tempat saya melaporkan saat ini.
02:56Karena menuju ke tempat pelawangan atau menuju ke posat
02:59itu saja itu tidak bisa dilalui oleh kendaraan.
03:02Kendaraan hanya bisa dilewati
03:04hingga di tempat saya melaporkan saat ini
03:06di gerbang pintu masuk kandang sapi.
03:09Dimana di sini kita bisa mencapai 3 km
03:12menuju ke jalan utama di Tembalung ini
03:15sehingga nanti jenazah bisa dibawa menggunakan ambulans
03:19dari lokasi ini menuju ke pintu gerbang utama
03:22dan mungkin dari sana bisa dilakukan evakuasi menggunakan heli.
03:27Karena heli untuk melakukan evakuasi menggunakan heli di lokasi ini
03:31di lokasi tempat penemuan jenazah tidak mungkin dilakukan.
03:35Sebelumnya Basarnak sudah membawa heli ke lokasi ini
03:38di depan halaman kantor TNGR
03:43akan tetapi heli tidak bisa mencapai lokasi ini
03:47karena cuaca yang cukup mendung
03:49dan tidak bersahabat untuk dilakukan penerbangan
03:52atau proses pengangkatan mayat
03:54menggunakan heli ini.
03:56Sehingga bisa jadi atau kemungkinan besar
04:00evakuasi jenazah ini akan dilakukan menggunakan jalan biasa
04:04atau para tim evakuasi akan menggunakan jalur berjalan kaki
04:09dari pelawangan hingga ke pintu gerbang kandang sapi ini
04:15dan dari sini baru kemudian bisa diangkut
04:18menggunakan ambulans dan ke rumah sakit Bayang Karapol
04:23dan Nusa Tenggara Barat.
04:24Itu yang bisa saya laporkan kepada Anda Ihsan
04:26kondisi saat ini.
04:28Fitri dengan medan yang berpasir dan sangat sulit
04:32di pelawangan Sembalun beberapa hari terakhir
04:35tali sling tidak bisa menjangkau korban
04:38yang berada di kedalaman 600 meter.
04:40Apakah ada alat khusus atau upaya khusus
04:42yang dilakukan hari ini?
04:45Akan ada penambahan tali yang dilakukan oleh tim evakuasi
04:49dan juga alat untuk menahan para tim evakuasi
04:54yang turun di bawah sebanyak 7 orang
04:56untuk bisa ditarik ke atas.
04:58Ini yang kemudian dilakukan oleh tim evakuasi
05:01tetapi memang tidak semua alat-alat tersebut
05:04bisa digunakan seperti di medan-medan biasa.
05:07Karena sekali lagi medan yang ada di lokasi tempat
05:11jenazah berada ini adalah medan yang sangat labil
05:13di mana tanah berpasir dan mudah sekali terjadi longsoran.
05:17Semua pihak berupaya untuk melakukan proses evakuasi
05:21secepat mungkin agar nanti jenazah bisa cepat dibawa
05:24ke rumah sakit Bayang Karapol dan Nusa Tenggara Barat.
05:27Karena memang kami juga mendapat informasi
05:29bahwa keluarga korban sudah menunggu di kantor
05:33Taman Nasional Gunung Rinjani yang ada di Sembalun Lawang.
05:36Dan ini mereka mengikuti terus proses evakuasi
05:41dan informasi yang terus disebarkan atau diberikan
05:45dari pihak Badansar dan juga pihak TNGR
05:49itu memberikan rasa nyaman dan juga rasa lega
05:55dari pihak keluarga sehingga mereka bisa menentukan
05:57kapan bisa nanti setelah jenazah ini
06:01dibawa ke rumah sakit Bayang Karapol akan dibawa ke negaranya.
06:04Demikian isan.
06:05Jurnalis Kompas TV Fitri Rahmawati melaporkan dari
06:08Lombok Timur Nusa Tenggara Barat.
06:11Terima kasih Fitri.
Komentar