00:00Saudara, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia,
00:03Pertamina kembali menegaskan komitmennya terhadap energi bersih berkelanjutan
00:08melalui peluncuran Pertamax Green 95 di Jawa Tengah.
00:12Bahan bakar ramah lingkungan ini tidak hanya menjaga udara tetap bersih,
00:16namun juga melibatkan petani lokal dalam produksinya.
00:24Pertamina resmi meluncurkan produk terbarunya Pertamax Green 95
00:28untuk daerah Jawa Tengah.
00:30Peluncuran ini ditandai dengan penyaluran perdana di 3 SPBU wilayah Semarang,
00:35tepat di Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
00:38Pertamax Green 95 merupakan bahan bakar beroktan tinggi
00:41dengan kandungan campuran bioetanol nabati sebanyak 5%.
00:45Produk ini diklaim mampu menekan emisi karbon
00:48sekaligus mendukung suasembada energi nasional.
00:52Tentunya dengan usaha kami sebagai bagian dari Astacita Presiden
00:57untuk terus menghadirkan energi sekaligus kita menuju transisi ke energi hijau.
01:04Dengan demikian kami yakin bahwa nanti operasional dan usaha kita
01:10untuk mendorong ini di Provinsi Jawa Tengah akan berhasil dan baik.
01:16Dengan penambahan area di Jawa Tengah,
01:18kini total terdapat 119 SPBU yang sudah menjual Pertamax Green 95.
01:23Selain peluncuran bahan bakar yang bersih,
01:26Pertamina juga mengadakan kampanye lingkungan di SPBU.
01:29Seperti uji emisi gratis dan program penukaran minyak jelantah dengan e-voucher.
01:34Untuk di Jawa Tengah baru digabung bensin.
01:39Oleh karena itu kami minta kalau bisa ditambah pembensin yang lain Pak,
01:43sehingga masyarakat kita rasa send of lingkungan hidup akan lebih terarah di tempat kita.
01:49Karena indeks lingkungan hidup di tempat kita baru 60-70% masih sedang,
01:53kita akan tingkatkan kembali sehingga RG ini terbarukan lingkungan hidup kita akan terjaga sehat di Provinsi Jawa Tengah.
02:00Kedepan, Pertamina menargetkan hingga akhir 2025 sebanyak 150 SPBU akan menjual Pertamax Green 95.
02:10Melalui komitmen ini pula menjadi bukti peran aktif Pertamina
02:13dalam mendukung transisi energi menuju net zero emission 2060.
02:17Tim Liputan, Kompas TV
Komentar