Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Pembatalan diskon tarif listrik menuai sejumlah tanggapan dari masyarakat. Masyarakat mengaku kecewa dengan pembatalan pemberian diskon 50 persen pada tarif listrik bulan Juni hingga Juli.

Banyak dari masyarakat yang telah berharap dengan rencana diskon tarif listrik sebesar 50 persen.

Baca Juga Menko AHY Janji Akan Umumkan Diskon Tarif Tol dan Tiket Pesawat Jelang Lebaran 2025 di https://www.kompas.tv/nasional/575010/menko-ahy-janji-akan-umumkan-diskon-tarif-tol-dan-tiket-pesawat-jelang-lebaran-2025

#diskonlistrikbatal #warga #listrik

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/597446/diskon-tarif-listrik-dibatalkan-pemerintah-ini-pernyataan-warga-yang-kecewa-karena-sudah-berharap
Transkrip
00:00Pembatalan diskon tarif listrik menuai sejumlah tanggapan dari masyarakat.
00:04Masyarakat mengaku kecewa dengan pembatalan pemberian diskon 50% pada tarif listrik bulan Juni hingga Juli.
00:12Banyak dari masyarakat yang telah berharap dengan rencana diskon tarif listrik sebesar 50%.
00:18Saya sebagai masyarakat bawah merasa sangat kecewa kalau memang nanti subsidi listrik itu dihalihkan.
00:30Karena kan untuk masyarakat seperti saya dan yang lainnya yang berharap ada diskon subsidi itu juga meringankan bagi saya dan juga orang-orang yang membutuhkan pembayaran yang lebih ringan.
00:47Mungkin saya sendiri sebagai pegawai biasa, swasta, apalagi freelance gitu mungkin agak berat.
01:01Maksudnya ya kan lumayan 50% yang biasanya beli 50-100 untuk sebulan, kalau ada diskon kan bisa lumayan bisa jadi dua bulan.
01:12Sangat-sangat benar-benar kecewa. Kenapa itu harus dibatalkan gitu kan?
01:16Itu harusnya meringankan beban sebagai masyarakat gitu. Saya sebagai masyarakat kecil sangat-sangat kecewa.
01:25Sementara itu terkait data penerima manfaat stimulus ekonomi dari pemerintah,
01:30Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran pada penerima manfaat.
01:35Itu data yang disajikan oleh DEN pada tahun 2025 berdasarkan sumber estimasi dari Susenas, Kemensos, Kemendik Dasmen, dan Nota Keuangan RAPBN tahun 2025.
01:50Di situ ada beberapa program yang dianggap kurang tepat sasaran atau ditengarai tidak tepat sasaran.
01:58Ditengarai ada 45% yang tidak tepat sasaran.
02:02Untuk itulah dari awal Presiden memerintahkan kepada kami semua kita untuk konsolidasi data yang diberi tugas adalah Kepala BPS dan sekenap jacaran.
02:14Memastikan bahwa bantuan-bantuan tepat sasaran ini sungguh-sungguh sudah mulai dilaksanakan.
Komentar

Dianjurkan