00:00Halo, Sahabat Kompas TV, saatnya update 3 berita terpopuler yang terjadi pada hari ini, Rabu 21 Mei 2025.
00:08Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan para pejabat agar menyederhanakan regulasi.
00:15Hal itu ia sampaikan saat berpidato dalam Konvensi dan Pameran Tahunan ke-49 Indonesian Petroleum Association.
00:23Prabowo juga mengungkapkan akan mencopot para pejabat yang tak mau menyederhanakan regulasi.
00:53Pejabat yang tidak mau menyederhanakan regulasi, akan saya ganti, akan saya copot.
01:05Banyak anak-anak muda yang nunggu diberi kesempatan.
01:09Saya minta dirobah budaya.
01:19Kalau bisa dibikin susah, kenapa dibikin gampang?
01:24Robah cara berpikir seperti itu.
01:27Cara berpikir seperti itu tidak boleh lagi kita biarkan di republik kita yang kita cintai ini.
01:33Komisi 5 DPR RI rapat bersama Asosiasi Ojek Online membahas soal potongan tarif dari aplikator hingga rancangan undang-undang tentang transportasi online.
01:47Anggota Komisi 5 DPR fraksi PDIP, Adian Nati Tupulu, juga sempat mengkritisi soal potongan tarif tersebut.
01:55Ini kita bicara algoritma.
01:58Algoritma itu bisa ngatur siapa yang dapat order, siapa yang tidak.
02:05Untuk dapat order, mereka bayar lagi 20 ribu rupiah per hari.
02:11Sudah mereka dapat bayar 20 ribu rupiah per hari, lalu konsumen memesan, dipotong lagi.
02:18Persentasinya 20 persen minimal sampai 50 persen.
02:21Pernah enggak kita lakukan audit investigatif untuk keuangan ini.
02:32Jadi yang mereka sampaikan tadi paket aceng, slot, segala macam itu, mereka bayar.
02:40Mereka bayar untuk dapatkan order prioritas di luar potongan.
02:49Kejam sekali pimpinan.
02:51Jadi mereka beli itu.
02:54Yang selama ini terpublikasi, potongan-potongan tidak.
02:57Ada layanan biaya ijazah aplikasi dan ada beli order.
03:03Mediasi tuduhan kasus gugatan ijazah palsu Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo
03:09di pengadilan negeri Surakarta berujung pada kebuntuan.
03:12Karena belum ada kesepakatan dalam mediasi, maka perkara tersebut akan dilanjutkan ke persidangan
03:19dan dijadwalkan akan digelar pekan depan.
03:22Ke tahap yang keempat ini gitu, faktanya memang tidak terjadi sepakatan ya,
03:30antara penggugat gitu dengan para tergugat ya, termasuk dengan kami sendiri dengan UGM.
03:37Kira-kira seperti itu.
03:38Jadi artinya untuk prosesnya diteluk dan lanjutnya lagi?
03:42Betul, jadi karena proses tadi gagal gitu ya, jadi mediasi dinyatakan gagal,
03:49maka kemudian konsep-kosinya kita akan masuk ya ke proses persidangan perdata sebagaimana biasanya.
03:56Itu kapan jadwalnya?
03:58Jadwalnya kami masih menunggu informasi rilis dari pengadilan.
04:04Pertama adalah sidang besok, yang pertama harus kami akan meminta untuk dilakukan secara offline.
04:14Nah, yang kedua seperti jawab jinawab, itu kalau di persidangan yang biasa,
04:20itu kan biasanya kan elektronik, tetapi kami juga meminta untuk dilakukan secara offline juga.
04:28Jadi kami nanti akan membacakan jawaban, membacakan mungkin duplik dan lain sebagainya.
04:34Kira-kira begitu.
04:35Terus yang ketiga itu, bahwa kami juga mungkin nanti akan mengundang pihak ketiga,
04:43tapi kami sampaikan dulu itu ke media, jadi tapi untuk selebih lanjutnya siapa pihak ketiga itu dan lain sebagainya,
04:53nanti tunggu sidang di minggu depan.
04:55Kira-kira begitu.
04:56Sampirnya saksi ya?
04:57Bukan, bukan, bukan.
05:00Ya itu ditunggu aja nanti di minggu depan, sidang minggu depan.
05:05Itu dia tiga berita terpopuler yang terjadi pada hari ini.
05:09Saya Sintam Linia, pamit undur diri dan sampai jumpa.
05:12Jangan lupa untuk like, komen, dan share, serta subscribe pada channel Youtube Gompas TV.
Komentar