Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Berikut tiga berita terpopuler yang terjadi hari ini, Rabu, 21 Mei 2025:

Berita pertama, Presiden RI, Prabowo Subianto, mengingatkan para pejabat agar menyederhanakan regulasi. Hal itu ia sampaikan saat menyampaikan pidato dalam Konvensi dan Pameran Tahunan ke-49 Indonesian Petroleum Association (IPA).

Berita kedua, Komisi V DPR RI rapat bersama Asosiasi Ojek Online (Ojol) membahas soal potongan tarif dari aplikator. Anggota Komisi V DPR, Adian Napitupulu juga sempat mengkritisi soal potongan tarif tersebut.

Berita ketiga, Mediasi gugatan tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Pengadilan Negeri Surakarta berujung buntu. Proses hukum akan berlanjut ke tahap persidangan yang dijadwalkan pada pekan depan.

Baca Juga Mediasi Gugatan Ijazah Jokowi di PN Solo Berakhir Buntu, Sidang Lanjut Minggu Depan di https://www.kompas.tv/regional/594639/mediasi-gugatan-ijazah-jokowi-di-pn-solo-berakhir-buntu-sidang-lanjut-minggu-depan

#jokowi #prabowo #ijazah #ojol #dpr

Video Editor: Rizal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/594735/mediasi-kasus-ijazah-jokowi-di-pn-surakarta-buntu-hingga-driver-ojol-curhat-ke-dpr-top-3-news
Transkrip
00:00Halo, Sahabat Kompas TV, saatnya update 3 berita terpopuler yang terjadi pada hari ini, Rabu 21 Mei 2025.
00:08Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan para pejabat agar menyederhanakan regulasi.
00:15Hal itu ia sampaikan saat berpidato dalam Konvensi dan Pameran Tahunan ke-49 Indonesian Petroleum Association.
00:23Prabowo juga mengungkapkan akan mencopot para pejabat yang tak mau menyederhanakan regulasi.
00:53Pejabat yang tidak mau menyederhanakan regulasi, akan saya ganti, akan saya copot.
01:05Banyak anak-anak muda yang nunggu diberi kesempatan.
01:09Saya minta dirobah budaya.
01:19Kalau bisa dibikin susah, kenapa dibikin gampang?
01:24Robah cara berpikir seperti itu.
01:27Cara berpikir seperti itu tidak boleh lagi kita biarkan di republik kita yang kita cintai ini.
01:33Komisi 5 DPR RI rapat bersama Asosiasi Ojek Online membahas soal potongan tarif dari aplikator hingga rancangan undang-undang tentang transportasi online.
01:47Anggota Komisi 5 DPR fraksi PDIP, Adian Nati Tupulu, juga sempat mengkritisi soal potongan tarif tersebut.
01:55Ini kita bicara algoritma.
01:58Algoritma itu bisa ngatur siapa yang dapat order, siapa yang tidak.
02:05Untuk dapat order, mereka bayar lagi 20 ribu rupiah per hari.
02:11Sudah mereka dapat bayar 20 ribu rupiah per hari, lalu konsumen memesan, dipotong lagi.
02:18Persentasinya 20 persen minimal sampai 50 persen.
02:21Pernah enggak kita lakukan audit investigatif untuk keuangan ini.
02:32Jadi yang mereka sampaikan tadi paket aceng, slot, segala macam itu, mereka bayar.
02:40Mereka bayar untuk dapatkan order prioritas di luar potongan.
02:49Kejam sekali pimpinan.
02:51Jadi mereka beli itu.
02:54Yang selama ini terpublikasi, potongan-potongan tidak.
02:57Ada layanan biaya ijazah aplikasi dan ada beli order.
03:03Mediasi tuduhan kasus gugatan ijazah palsu Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo
03:09di pengadilan negeri Surakarta berujung pada kebuntuan.
03:12Karena belum ada kesepakatan dalam mediasi, maka perkara tersebut akan dilanjutkan ke persidangan
03:19dan dijadwalkan akan digelar pekan depan.
03:22Ke tahap yang keempat ini gitu, faktanya memang tidak terjadi sepakatan ya,
03:30antara penggugat gitu dengan para tergugat ya, termasuk dengan kami sendiri dengan UGM.
03:37Kira-kira seperti itu.
03:38Jadi artinya untuk prosesnya diteluk dan lanjutnya lagi?
03:42Betul, jadi karena proses tadi gagal gitu ya, jadi mediasi dinyatakan gagal,
03:49maka kemudian konsep-kosinya kita akan masuk ya ke proses persidangan perdata sebagaimana biasanya.
03:56Itu kapan jadwalnya?
03:58Jadwalnya kami masih menunggu informasi rilis dari pengadilan.
04:04Pertama adalah sidang besok, yang pertama harus kami akan meminta untuk dilakukan secara offline.
04:14Nah, yang kedua seperti jawab jinawab, itu kalau di persidangan yang biasa,
04:20itu kan biasanya kan elektronik, tetapi kami juga meminta untuk dilakukan secara offline juga.
04:28Jadi kami nanti akan membacakan jawaban, membacakan mungkin duplik dan lain sebagainya.
04:34Kira-kira begitu.
04:35Terus yang ketiga itu, bahwa kami juga mungkin nanti akan mengundang pihak ketiga,
04:43tapi kami sampaikan dulu itu ke media, jadi tapi untuk selebih lanjutnya siapa pihak ketiga itu dan lain sebagainya,
04:53nanti tunggu sidang di minggu depan.
04:55Kira-kira begitu.
04:56Sampirnya saksi ya?
04:57Bukan, bukan, bukan.
05:00Ya itu ditunggu aja nanti di minggu depan, sidang minggu depan.
05:05Itu dia tiga berita terpopuler yang terjadi pada hari ini.
05:09Saya Sintam Linia, pamit undur diri dan sampai jumpa.
05:12Jangan lupa untuk like, komen, dan share, serta subscribe pada channel Youtube Gompas TV.
Komentar

Dianjurkan