00:00Menyampaikan seperti itu, Presiden sangat bijak bahwa syufrikan dengan jalur konstitusional saja.
00:07Itu kan setelah Pak Trisutrisno lukung pemerintahan wirawan TNI memaksulkan Pak Gibran, ini bagaimana?
00:14Menurut saya tidak ada kaitannya. Jadi memang biasa itu di lingkungan TNI itu sering seperti itu.
00:22Jadi terkadang pada saat Puan Jatwi kemudian ada pertimbangan lain. Jadi tidak ada pengaruhnya, tidak ada hubungannya antara Pak Tris dengan anaknya itu tidak ada.
00:37Jadi revisi yang sulang sehari itu lazim ya Pak?
00:39Lazim. Lalu pernah juga zaman Pak Gatot dengan Pak Hadi itu biasa lain.
00:46Bahkan kemarin ada yang salah tulis itu kan, Angkatan Laut kemudian pindah menjadi Parti Mabesat. Itu kan karena salah tulisan.
00:54Tapi ini kan disebut-sebut juga Presiden ini sempat menegur Panglima terkait kemarin mutasi anak-anak tersebut.
01:02Ini apakah benar-benar Pak?
01:03Saya tidak monitor kalau Biu menegur itu juga.
01:05Kalau ya pernah wirawan itu menurut saya, ya kalau misalnya ada aspirasi, ya harusnya sampaikan ke wadahnya.
01:17Wadahnya ya ada Bapak Pabri, ada BPA, ada BPA, ada BPA, ada BPA, ada BPA, ada BPA, ada BPAU.
01:22Nyatanya BPA, BPA, BPA, BPAU, BPAU, BPAU juga kan tidak menampaikan seperti itu.
01:28Jadi B shrimp adası ya.
01:28Jadi BPA USP-B justement lebih sempat bagaimana cara tanka masarian dan sebagainya.
01:37Dan kemudian, seperti saat ini yang keluar dari Batu,
01:46bahwa Jakarta akan mengwakili ponawirawan,
01:51seharusnya tidak
01:53dalam kemungkinan
01:55kepentingan-kepentingan pribadi
01:57justru akhirnya
01:58mengatasnamakan Purnawirawan
02:00padahal tidak semua Purnawirawan
02:01seperti itu
02:03berarti melihatnya apakah
02:06Forum Purnawirawan ini mempunyai kepentingan lain gitu Pak?
02:09mengatasnamakan Forum Purnawirawan
02:11mengatasnamakan Forum Purnawirawan
02:13iya
02:14karena Forum Purnawirawan sendiri
02:17tadi tidak menyampaikan seperti itu
02:20Presiden sangat bijak
02:21bahwa sesuai kan dengan jalur konstitusional
02:24karena tidak bisa seorang konstitusional
02:27menjawab
02:29agakkan dia tadi akan
02:31memberikan peluang untuk bertemu
02:35dengan mereka-mereka
02:37pada masalah
02:38tapi udah terjatuh belum sih Pak?
02:41soal ketemu itu
02:42tapi akan berarti?
02:43sudah ada komunikasi yang dialamatkan kepada Forum Purnawirawan
02:47yang meminta
02:47Wordpress ini dimaksudkan?
02:49tentunya kan Forum Purnawirawan
02:51itu kan
02:51Forum Purnawirawan yang ada ini kan
02:55seperti BPABRI, BPADI dan sebagainya
02:57itu yang menyespi kan
02:59kalau semua
03:01mengatasnamakan Forum Purnawirawan
03:04ya tidak bisa sebagainya
03:06Pak ada imbauan gak sih Pak untuk para Purnawirawan yang mengatasnamakan itu?
03:10ya
03:10menurut saya kepada
03:12para Purnawirawan
03:15yaitu senior-senior saya
03:16ada juga ya seangkatan
03:18mungkin
03:19mungkin ada junior saya yang
03:21tergabung dalam Forum yang kemarin
03:26situasi saat ini itu kan
03:28menurut saya situasi yang begitu cepat terjadi suatu perubahan
03:32jangan sampai situasi politik ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang mencoba untuk melakukan kesatuan dan kesatuan bangsa
03:42itu yang jangan sampai ini terjadi
03:46karena beliau Bapak Presiden dengan Bapak Wabres itu kan
03:51konsentrasi sekarang bagaimana untuk mensubahkeratan rakyat
03:55bagaimana menyatukan semua partai dan kemudian berkiasama untuk menjunumnya emas
04:04jadi kalau ada gangguan-gangguan seperti itu mari kita sama-sama untuk membangun bangsa ini
04:10Bu siap, makasih Bapak
04:12saya sempat melihat juga ya ada ormas-ormas
04:26ya memang kita harus sama-sama menahan dirilah kalau menurut saya
04:31ya sama-sama untuk tidak menjeleka satu sama lain
04:35ya mereka punya porsinya masing-masing
04:39dan kalau masalah membangun bangsa
04:43karena berjasa dengan kita
04:45semuanya rakyat Indonesia berjasa dengan bangsa
04:48ya jadi saya rasa diredamlah ini masing-masing sudah dewasa
04:55dan kemudian silahkan bersinergi
04:59dan kemudian beli juga sudah saling memaafkan
05:03dan kemudian silahkan
05:05dan kemudian silahkan
05:07dan kemudian silahkan
Komentar