Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BOGOR, KOMPAS.TV - Diduga hilang konsentrasi, pengemudi mobil di Kecamatan Cibungbulang, Bogor menabrak 5 kendaraan.

Warga yang geram, berusaha menganiaya pelaku.

Inilah luapan emosi warga pasca kejadian kecelakaan lalu lintas di Cibungbulang, Bogor.

Polisi menegaskan peristiwa tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas, bukan kasus pencurian mobil seperti yang dinarasikan di media sosial.

Pasca-kejadian, mobil yang dikemudikan pelaku rusak diamuk massa.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya satu pengendara mengalami luka lecet. Sementara pengemudi yang terlibat kecelakaan sudah dilakukan mediasi.

Baca Juga Diduga Sopir Mengantuk, Truk Boks Terguling Usai Tabrak Pembatas Jalan di Tasikmalaya di https://www.kompas.tv/regional/590821/diduga-sopir-mengantuk-truk-boks-terguling-usai-tabrak-pembatas-jalan-di-tasikmalaya

#kecelakaan #bogor #pengemudimobil

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/590836/tabrak-5-kendaraan-di-cibungbulang-bogor-pengemudi-mobil-diamuk-massa
Transkrip
00:00Saudara diduga hilang konsentrasi pengemudi mobil di kecamatan Cibung Bulang, Bogor menabrak lima kendaraan.
00:07Warga yang geram berusaha menganiaya pelaku.
00:16Inilah luapan emosi warga.
00:18Pasca kejadian kecelakaan lalu lintas di Cibung Bulang, Bogor.
00:23Polisi menegaskan peristiwa tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas.
00:26Bukan kasus pencurian mobil seperti yang dinarasikan di media sosial.
00:31Pasca kejadian mobil yang dikemudikan pelaku rusak diambuk masa.
00:35Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
00:37Hanya satu pengendara mengalami luka lecet.
00:41Sementara pengemudi yang terlibat kecelakaan sudah dilakukan mediasi.
00:45Minibus Xenia bersenggolat dengan R4 jenis auto minibus jenis berpansal yang dipanggirkan jenis berlawanan.
01:00Senggolat namun karena panik jadi tidak mengendali, tidak bisa mengendalikan kendaraannya.
01:07Dan menyinggol beberapa kendaraan lainnya, kurang lebih yang terlibat sekitar 6 kendaraan.
Komentar

Dianjurkan