00:00Duka begitu terasa di Vatikan pasca wafatnya Paus Franciscus.
00:08Kita akan bergabung dengan kontributor Kompas TV di Roma, Antonius Agnandito.
00:15Anin, selamat sore waktu Vatikan.
00:19Anin bisa dijelaskan bagaimana dengan suasana di sana bisa diceritakan kondisi di Vatikan saat ini?
00:30Nah, seperti kita sudah ketahui, tadi pagi sekitar jam 7.35 sini, Kamer Lenggo atau Kardinal Farrell menyampaikan bahwa Paus Franciscus telah berpulang.
00:41Memang ada perasaan yang di sini saya lihat sedih tentunya, tapi juga yang lebih terlalu adalah rasa tidak terduga.
00:48Seperti tadi saya sempat bincang-bincang dengan beberapa pesiaran yang datang ke sini, mereka bilang bahwa mereka tidak percaya bahwa Paus telah wafat.
00:57Karena memang seperti yang kita ketahui, sudah di rumah sakit dan sudah terlihat lebih sehat.
01:05Bahkan kemarin sudah sempat memimpin ada acara doa di sini juga untuk doa pasca.
01:10Memang ini adalah perasaan yang ada di sini adalah perasaan yang cukup sangat sedih, tetapi juga ada rasa tidak terduga.
01:21Begitu, Rahma. Di sini memang banyak yang berdoa juga.
01:24Baik, kalau untuk dari yang sudah datang di Fatikan begitu ya, pasca-paskah apakah banyak umat yang berziara begitu?
01:39Bagaimana dengan reaksi mereka di sana sekarang, Anin?
01:42Ya, Rahma. Baik.
01:46Untuk yang datang ke sini, karena ini setelah pasca, memang banyak sekali umat yang berziara ke sini.
01:53Tadi ketika saya berjalan keliling di sekitar alun-alun Santo Petrus, memang sangat ramai.
01:59Dan saya juga melihat ada orang yang seperti membawa bunga, membawa lilit untuk berdoa bersama.
02:03Nah, juga memang terlihat bahwa orang-orang dari wawah wajahnya juga terlihat sangat-sangat sedih dan banyak.
02:10Seperti tadi di belakang saya di depan bersilika Santo Petrus, ada kursi-kursi di mana orang kemudian bisa berdoa di situ.
02:17Dan kemudian nanti malam, jam 7.30.194 sini juga akan ada Australia untuk doa arwah untuk Los Franciscus.
02:23Selain itu juga nanti di bersilika Lateran, juga akan ada misa arwah yang dipimpin oleh Kardinal Batistare untuk melakukan misa arwah untuk Paus Franciscus.
02:38Begitu, Rahma.
02:40Ya, seperti apa sosok dari Paus Franciscus yang Anda tangkap di sana?
02:47Bisakah Anda ceritakan Anin sosok Paus Franciscus yang begitu dicintai?
02:50Ya, baik, Rahma. Memang di sini ada rasa kehilangan yang sangat mendalam terhadap sosok Paus Franciscus.
02:59Karena sosok Paus Franciscus yang di sini orang-orang kenalnya adalah sosok Paus Franciscus yang sangat toleran, sangat rendah hati, dan selalu mengajarkan untuk mencintai sesama.
03:10Sosok Paus Franciscus adalah sosok yang telah mentransformasi gereja katolik untuk menjadi lebih toleran dan lebih mencintai sesama
03:19kepada bukan hanya sesama kita mungkin warga negara Indonesia atau sesama kita umat katolik, tapi juga kepada sesama kita umat manusia maupun agama yang non-katolik maupun yang katolik.
03:32Dan terlihat juga dari sini banyak sekali umat manusia maupun yang cintai oleh seluruh dunia, bukan hanya orang-orang katolik yang ada di sini.
03:46Begitulah, Rahma.
03:47Memang sosok Paus Franciscus adalah sosok yang telah membuat transformasi, telah membawa gebrakan di gereja katolik juga untuk menjadi lebih terbuka.
03:58Jadi memang itulah sosok yang sangat, umat-umat di sini sangat rindukan, jadi kepergian sosok Paus Franciscus memang adalah kepergian yang cukup berat berasanya di sini.
04:15Baik, nah kita ketahui memang sebelumnya untuk Paus Franciscus ini sempat sakit begitu memang duka mendalam, dirasakan oleh umat katolik di seluruh dunia begitu ya, Anin.
04:26Nah, apakah ada peziarah yang membawa lilin dan apakah ada tempat-tempat khusus begitu yang didatangi peziarah untuk berziarah begitu, Anin?
04:35Ya baik, Rahma.
04:39Memang kalau untuk di alun-alun Santo Petrus ini sendiri, tepat di depan Basilika Santo Petrus, ada kursi-kursi di mana yang para peziarah bisa berdoa di depan langsung Basilika Santo Petrus untuk mendoakan arwah Paus Franciscus.
04:55Selain itu juga seperti yang tadi saya telah sampai, nanti malam jam 7.30 di sini akan diadakan doa Rosario untuk mendoakan arwah Paus Franciscus.
05:05Memang ini adalah kegiatan yang juga telah dilakukan ketika Paus Franciscus sakit sebelumnya, dimana setiap malam diadakan doa Rosario di Basilika Santo Petrus.
05:11Selain itu, lilin, bunga, terlihat bahwa memang ada banyak orang yang datang, banyak peziarah yang datang dan meletakkan seperti bunga dan lilin di depan Basilika Santo Petrus, di alun-alunnya.
05:25Ya begitu, Rahma.
05:26Memang terlihat ada suasana di mana masyarakat peziarah yang ke sini datang, meskipun awalnya mungkin mereka datang untuk mungkin mengikuti jubileum,
05:37tetapi karena wafatnya Paus juga mereka kemudian langsung mendoakan Paus. Begitu, Rahma.
05:43Baik, tadi sempat disebutkan Anin bahwa akan ada doa Rosario nanti malam dan mungkin bisa diperkirakan berapa jumlah peziarah yang akan datang dan juga bertambah begitu.
05:57Apakah akan ada pengamanan ekstra yang akan dilakukan, Anin?
06:01Ya, baik, Rahma. Sekarang pengamanan ekstra memang sudah terlihat di sekeliling saya dari tadi,
06:09banyak sekali sudah polisi-polisi yang menjaga polisi Itali maupun juga Swiss Guard atau Garda Swiss yang menjaga di Fatikan.
06:17Memang terlihat ada jumlah influx peziarah yang sangat-sangat banyak.
06:21Seperti tadi ketika saya berkeliling di sini untuk melihat suasananya, sangat susit di beberapa sudut, sangat sulit untuk bergerak.
06:29Dan memang jumlahnya, mungkin ketika kalau saya bisa perkirakan, mungkin ini angkanya puluhan ribu pastinya, Rahma, atau mungkin ratusan ribu.
06:38Dan ketika mungkin nanti malam, ketika akan dilakukan doa arwah untuk Polsman Siskus, tentunya juga akan sangat ramai, sangat banyak sekali umat yang datang untuk berdoa.
06:50Terutama mengingat...
06:54Memang...
06:55Anin, apakah Anda bisa mendengar suara saya?
07:05Iya, bisa, Rahma.
07:10Oke.
07:16Anin, apakah sudah ada rencana untuk besok pagi?
07:20Tadi dari Kardinal Suhario menyebutkan bahwa besok pagi ini akan ada rapat perdana dari Kardinal yang ada di Roma.
07:29Bagaimana dengan rencananya begitu, Roma?
07:33Maksud kami begitu, Anin?
07:34Dan untuk selengkapnya mungkin bisa dijawab seusai jeda.
07:39Tetaplah bersama kami di Breaking News Kompas TV.
Komentar