Lewati ke pemutar
Lewatkan ke konten utama
Cari
Masuk
Tonton dalam layar penuh
Suka
Bookmark
Bagikan
Lebih lanjut
Tambahkan ke Daftar Putar
Laporan
Pencairan Subsidi Upah Belum Juga Tuntas, Apa Kendalanya?
KompasTV
Ikuti
5 tahun yang lalu
KOMPAS.TV - Proses pencarian dan validasi data penerima subsidi upah, sebesar 600 rupiah per bulan, belum juga tuntas.
Dari pengumpulan data sementara, ditemukan 1,6 juta data tidak valid dan tidak dapat diproses lebih lanjut, untuk mendapatkan bantuan.
Total 1,6 juta data tidak valid, karena tidak memenuhi kriteria penerima subsidi upah.
Sebanyak 62 persen di antaranya, memiliki gaji di atas 5 juta rupiah.
Padahal bantuan atas imbas pandemi ini , diperuntukkan bagi karyawan dan pegawai pemerintah non-ASN bergaji di bawah 5 juta rupiah.
Syarat lainnya pun tak lolos, 38 persen, baru mengikuti BPJS ketenaga-kerjaan di atas Juni 2020.
Dari target 15,7 juta penerima subsidi upah.
Data yang sudah terkumpul baru 9 juta calon penerima.
BPJS ketengakerjaan yang bertugas mengumpulkan dan memvalidasi data , lalu menyerahkannya kepada pemerintah.
Tahap satu , Agustus kemarin , 2,2 juta data calon penerima sudah dikantongi Kementerian Ketenagakerjaan.
Bulan ini , total 6,5 juta data yang dilaporkan.
Meski data sudah dipegang pemerintah, masih ada beberapa tahapan lagi sampai akhirnya bisa masuk ke rekening penerima.
Dari 9 juta, baru 3,7 juta orang yang sudah menerima subsidi upah, per 7 September kemarin.
Dari data tahap pertama tadi, sebanyak 2.311.237 orang dan tahap dua , 1.386.059 penerima.
Jika masing-masing mendapatkan setoran 1,2 juta rupiah.
Maka, subsidi upah yang sudah cair sekitar 4,4 triliun rupiah.
Kategori
🗞
Berita
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda
Dianjurkan
1:31
|
Selanjutnya
Refund Tiket Imbas Banjir, PT KAI Rugi Hingga Rp3,5 Miliar
Suaradotcom
2 hari yang lalu
2:51
Perpustakaan Masuk Mal, Strategi Pemkot Tingkatkan Literasi
Suaradotcom
2 minggu yang lalu
2:00
Prabowo Curhat soal Menteri Usai Tinjau Bencana, Ekspresi Gubernur Aceh Disorot
Suaradotcom
3 minggu yang lalu
2:36
[ceresart ke-3] pensilku dan gambaranku
Ceresa Metana
3 minggu yang lalu
2:36
[ceresart ke-2] pensilku dan gambaranku
Ceresa Metana
4 minggu yang lalu
2:52
Inflasi Kembali Mengancam, The Fed Urung Turunkan Suku Bunga?
SINDOnews
1 tahun yang lalu
2:26
Kompetisi Masak Galang 1,6 Miliar Rupiah untuk Bank Makanan
SINDOnews
1 tahun yang lalu
1:58
Mengenal Jet Tempur SU-34 Rusia yang Lolos Dari Serangan 3 Rudal Patriot AS
SINDOnews
1 tahun yang lalu
21:00
John Herdman Susun Tim Kepelatihan Timnas, Pelatih Lokal Jadi Prioritas? Ini Kata Manajer & Analis
KompasTV
22 menit yang lalu
17:47
Debat Panas Pengacara Jokowi & Penggugat Soal Sidang Citizen Lawsuit yang Uji Keaslian Ijazah
KompasTV
26 menit yang lalu
6:50
Update Banjir di Jakarta: Tol Bandara Soetta Tergenang, Korban di Cilincing Cek Kondisi Rumah
KompasTV
39 menit yang lalu
17:01
Protes di Iran Tewaskan 500 Orang, Amerika Serikat Ikut Campur? Begini Kata Pakar HI & Mantan Dubes
KompasTV
43 menit yang lalu
12:15
Panas! Debat Rismon & Rejo Soal Eggi ke Rumah Jokowi Didampingi Polisi hingga Pelimpahan Berkas
KompasTV
59 menit yang lalu
29:44
Debat Panas! Roy Suryo VS Penasihat Ahli Kapolri Soal Berkas Kasus Ijazah Jokowi Dilimpahkan
KompasTV
1 jam yang lalu
24:22
Blak-Blakan! Pukat UGM Kritik KPK Baru Tetapkan Eks Menag Yaqut di Kasus Kuota Haji
KompasTV
2 jam yang lalu
17:57
Adi Prayitno Lempar Satir saat Analisis Hubungan PKB dan Prabowo: Kalau Ditawari Wakil Pasti Maju
KompasTV
2 jam yang lalu
23:19
Keras! PDIP Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD: 'Money Politik' Karena Pembiaran, Hukum Tak Ditegakkan
KompasTV
2 jam yang lalu
4:50
Kronologi Lengkap Pencuri Bersenjata Tajam Sandera Nenek di Sumut, Polisi Ungkap Kondisi Korban
KompasTV
2 jam yang lalu
4:45
Richard Lee Diperiksa Polisi Usai Jadi Tersangka, ini Perkembangan Terbaru Kasusnya | KOMPAS PETANG
KompasTV
2 jam yang lalu
6:04
[FULL] Gubernur NTT Update Pencarian WN Spanyol Korban Kapal Tenggelam: Pencarian Diperpanjang
KompasTV
3 jam yang lalu
7:37
Orang Dekat Ridwan Kamil di Pusaran Korupsi Bank BJB, Pakar TPPU: Bisa Ngga Sih KPK Fokus?
KompasTV
3 jam yang lalu
10:31
WNI Ungkap Situasi Terkini-Reaksi Publik AS Usai Penangkapan Maduro, Sejumlah Wilayah Gelar Demo
KompasTV
3 jam yang lalu
14:14
[FULL] Beda Pandangan CELIOS-Great Institute saat Prabowo Sebut Indonesia Negara Terbahagia Sedunia
KompasTV
3 jam yang lalu
13:13
Yunarto Wijaya Beri Saran Menohok Soal Retret Kabinet Prabowo di Hambalang, Begini Respons Golkar
KompasTV
3 jam yang lalu
6:52
Update! Korban Pertama Pesawat ATR 42-500 Dievakuasi ke Maros, Proses Terkendala Cuaca | SAPA MALAM
KompasTV
4 jam yang lalu
Jadilah yang pertama berkomentar