Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utamaLewati ke footer
  • 30/9/2017
Jero Mangku Darma, salah seorang pemuka adat dan agama ini menghembuskan napas terakhir, Jumat (29/9) kemarin di tengah masa pengungsiannya, setelah tiga hari dirawat di rumah sakit umum daerah Klungkung, Bali, akibat penyakit stroke dan gula darah.



Sedianya, jenazah Jero Mangku dikremasi dengan upacara ngaben di desanya, daerah Besakih, Kabupaten Karangasem, hari ini. Namun, karena Desa Besakih masuk radius bahaya erupsi Gunung Agung, pihak keluarga tak punya pilihan lain, harus rela melakukan kremasi di sekitar pengungsian, Kabupaten Klungkung, Bali.

Sementara, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung, Bali, terus mengupayakan layanan kesehatan yang layak bagi seluruh pengungsi. Mulai pengecekan hingga perawatan kesehatan ke seluruh pos pengungsian dan rumah sakit terdekat.

Lebih dari sepekan, 24 ribu warga tinggal mengungsi ke Kabupaten Klungkung Bali, sejak status awas Gunung Agung. Tercatat lima warga meninggal dunia. Mendapatkan penyediaan pelayanan kesehatan yang layak hingga pengurusan warga meninggal dunia tetap menjadi harapan utama para warga di tengah keterbatasan hidup dalam pengungsian.

Dianjurkan