00:00Transcription by CastingWords
00:30Okay, film ini adalah produksi 100% adalah produksi negara Malaysia.
00:58Semua pemainnya 98% pemain, kru, produser semua dari negara Malaysia.
01:05Jadi aku hanya dikontrak, hanya dihubungin, di casting waktu itu dikontrak dan dibayar.
01:10Selebihnya aku gak tau.
01:11Jadi film ini berkisah, ini kalau aku disini berperan sebagai Susana.
01:16Yang mana Susana ini adalah artis, artis legenda di jamannya Piramli di sana, di Malaysia sana.
01:24Jadi aku ini adalah masa lalu yang menghantui Ashraf Sinclair dan teman-temannya.
01:31Ini ada tiga generasi nih.
01:33Aku hantu yang menghantui Ashraf Sinclair dan teman-temannya.
01:37Jadi aku di waktunya Ashraf Sinclair itu, ini film terakhir Ashraf Sinclair ya.
01:42Ini adalah film terakhir dari Ashraf Sinclair.
01:44Dan Alhamdulillahnya aku bisa bermain dengan seorang bintang besar menurut aku.
01:48Yang mana dia adalah Malaysia dan Indonesia.
01:52Artis Indonesia hanya 2%.
01:54Nah disitu aku melihat Ashraf Sinclair ini adalah orang yang bersahabat, orang yang keren lah.
02:03Aku senang banget bisa bermain sama dia.
02:05Dan aku berperan sebagai Susana seorang penyanyi.
02:08Seorang penyanyi, seorang-orang kampung yang penyanyi.
02:11Tapi begitu dia, nah yang serunya lagi nih, yang menjadi suami gue adalah Walid.
02:18Yang berperan jadi Walid, Hussein-Hussein itu, aktor terkenal di Malaysia itu, itu menjadi suami gue.
02:24Itu yang gue tendang-tendang dia sebenarnya itu.
02:26Dia gak ada ngaruh sama gue, gue tendang-tendang dia di perannya.
02:30Jadi si Walid ini, dia selingkuhin aku.
02:35Aku waktu itu kan masih jelek gitu kan, tapi aku penyanyi kampung ke kampung.
02:39Nah begitu dia selingkuhin aku, aku langsung dendam.
02:42Aku berdendam dan aku bersinergi dengan jin-jin dan iblis.
02:47Untuk mempercantik aku, untuk membuat aku awet muda, untuk mensintalkan badan aku, untuk mengeksikan.
02:54Jadi semua aku ubah, tapi bukan kooperasi, bukan operasi, tapi aku ke ini, ke bersekutu dengan jin dan setan.
03:03Di situ, nah di situ aku, jadi berperan, aku di situ ada sedihnya.
03:08Aku di situ, show-nya aku tuh dari kampung ke kampung tuh dipenuhi oleh para-para gadun.
03:15Hei gadun-gadun, ya suka.
03:18Tapi gue bukan pelakor di situ.
03:20Jadi show-nya aku, setiap aku show dipenuhi sama gadun-gadun.
03:24Dipenuhi sama seluruh kampung itu penuh.
03:26Jadi film ini cukup memakan biaya yang cukup besar.
03:29Karena kita berapa kali testa, berapa kali show aku itu, itu semuanya itu ekstrasnya aja berapa.
03:35Ekstras dari pemain Malaysia sendiri itu banyak banget.
03:37Jadi di situ juga film ini memakan biaya yang cukup besar menurut aku.
03:42Cukup besar ringgitnya.
03:43Karena banyak pesta di situ dan banyak ekstrasnya itu ganti-ganti gitu loh.
03:48Jadi menurut aku, wah ini filmnya gak main-main nih.
03:51Gue harus benar-benar acting, benar-benar kesungguhan.
03:54Benar-benar gue total di situ.
03:57Gue total banget.
03:58Dan begitu kemarin itu, udah ke premier kemarin di Grand Indonesia.
04:01Kemarin premiernya 1930.
04:03Di Grand Indonesia ya, aku ngelihat backdrop aku gede banget.
04:07Terus nama aku Tessa Mariska gitu.
04:09Terus foto aku, wajah aku tuh di sampingnya asrap.
04:12Itu berapa cukup bikin aku puas gitu.
04:15Aku tidak banyak bermain film.
04:16Aku memilih film.
04:18Jujur.
04:19Aku memilih film.
04:20Aku tidak semua menerima film.
04:21Kalau aku lihat cocok dengan karakter aku, aku main.
04:24Kalau aku pikir ini menantang buat aku.
04:26Ini menantang buat aku.
04:27Karena aku di situ, aku di situ adalah seorang artis dan seorang ibu rumah tangga.
04:32Seorang istri muda yang tertekan sama suaminya si Walid itu.
04:36Yang beberapa suaminya sebagai Walid.
04:37Dan di situ aku pas terakhirnya lepas, itu susuk yang kena jin-jin aku tuh lepas.
04:43Dan aku di situ, di terik ini dengan pakaian seksu nerawang.
04:47Aku mati ke sampar petir.
04:50Nah, itulah aku menghantui gitu.
04:53Jadi, aku menghantui.
04:55Bukan you break aja yang bisa menghantui seluruh Indonesia waktu itu ya.
04:58Suara aku menghantui yang berseluruh Indonesia.
05:01Menghantui bang, you break my heart, break my heart.
05:04Dan di film ini pun aku menghantui mereka ini.
05:07Yang asrap singkir dan teman-teman yang datang ke lokasi vila.
05:12Yang di mana vila itulah aku menghantui di situ.
05:17Oke, proses castingnya.
05:22Castingnya sendiri itu aku jujur itu waktu itu casting ada lebih kurang penyanyi-penyanyi profesional loh.
05:31Tapi aku mau masuk berlama yang gak enak.
05:33Penyanyi-penyanyi profesional di casting waktu itu.
05:36Karena produsernya mencari untuk pemain Susana ini adalah pemain yang benar-benar seksi.
05:41Yang benar-benar cantik.
05:42Dia tahu aku waktu itu dari bermain film.
05:45Dari album aku dia datang dan dia menyuruh aku buat casting.
05:50Tapi banyak juga artis-artis yang casting bareng aku waktu itu.
05:53Ada di sekitar Ben Hill yang salah satu hotel di sana.
05:57Kita casting dan di situ aku yang terpilih.
06:00Di situ mereka aku bangga banget ya.
06:02Aku terpilih di situ karena terus aku baca skenario-nya.
06:05Oh keren juga gitu.
06:06Karena sebelumnya kan aku sudah bermain film di Indonesia.
06:08Ada satu film aku yang waktu itu Hantu Mupeng.
06:11Itu yang menjadi perbincangan di TV.
06:14Kalian boleh lihat lagi nanti di Youtube.
06:17Itu menjadi perbincangan di TV.
06:19Dan itu malah didemo di Bundaran HI.
06:22Karena katanya keseksian aku.
06:24Aku kalau mau bermain film aku benar-benar total.
06:27Mau seksi, mau galak, mau marah.
06:29Aku benar-benar total.
06:30Itu benar-benar kita di Bundaran HI, di TV One waktu itu di Bundaran HI.
06:36Dilarang film aku.
06:38Sampai film aku yang Hantu Mupeng itu ganti judul menjadi hantu puncak datang bulan.
06:44Ganti judul baru bisa tayang.
06:46Tuh, tadinya foto aku gitu kan pakai handuk.
06:48Foto aku pun dilangin.
06:50Dan sekarang ini Alhamdulillah foto aku cuma gak seksi.
06:53Cuma mukanya aku doang.
06:55Tapi dengan aku bersekutu dengan jin.
06:58Aku menjadi cantik, menjadi seksi banget.
07:00Ya sesuai lesai.
07:02Ya itu aku yang digilai oleh para lelaki-lelaki yang ada di Malaysia itu.
07:06Gitu.
07:07Termasuk si Walid ini nih.
07:09Walid juga gila-gilain gue.
07:10Tapi gue tendang si Walid.
07:13Sutingnya sendiri itu di 2010, 2012.
07:20Sutingnya di 2012.
07:22Jadi asrab ini anak muda sekarang datang ke vila itu.
07:26Yang mana vila itu adalah berhantu.
07:29Tentang hantunya aku.
07:30Nah, dan disini kan tayangnya sekarang nih.
07:33Tayangnya sekarang karena sangat besarnya nih budget film.
07:36Tayangnya sekarang.
07:37Jadi pemain-pemain Indonesia sekarang yang lagi ngetop-ngetop itu.
07:41Ada tiga cewek, ada satu cowok.
07:43Pemain-pemain film dari negeri Malaysia yang lagi ngetop-ngetopnya.
07:47Itu dibikinkan menjadi generasi baru yang akan berkunjung ke vila itu.
07:50Nah, begitu mereka akan berkunjung ke vila itu ada seseorang.
07:55Tentang seseorang itu adalah seseorang itu figur yang melarang.
08:00Kamu jangan ke situ.
08:01Kenapa?
08:02Ditanya anak-anak pemain film-pemain film Malaysia sekarang ini nih.
08:05Kenapa gitu?
08:06Karena disitu ada diceritainlah sama orang ini.
08:08Ternyata orang ini adalah siapa?
08:10Nanti kalian boleh tahu, boleh lihat.
08:12Ternyata orang ini yang menceritakan cerita masa lalu itu adalah dia seorang.
08:18Dia juga ternyata serem.
08:19Jadi seremnya dapat, lucunya dapat.
08:22Lucunya lucu banget.
08:23Seremnya serem banget.
08:24Jadi semua dapat dan penuh teka-teki nih film.
08:27Sampai di akhir cerita, kita baru tahu oh ternyata begini filmnya.
08:31Oh ternyata begini, oh ternyata itu.
08:33Oh ternyata itu, ternyata itu gitu.
08:35Jadi penuh teka-teki itu aku suka ceritanya.
08:37Lucu, misteri, serem, ada seksinya.
08:41Semua campur aduk.
08:43Jadi kita gak terasa filmnya ini pemainnya banyak banget.
08:47Pemainnya banyak dan tetap Tessa Mariska perang utama sama Ashab Sumpir.
08:52Tessa Mariska gak tergantikan.
08:54Tessa Mariska ini saya, gue ini sekarang udah artis internasional.
08:59Kenapa gue bilang artis internasional?
09:00Karena gue menerima kontrak di luar dari Indonesia.
09:03Sudah nyebrang.
09:04Sudah nyebrang negara.
09:05Kalau nyebrang negara, gue bisa disajarkan dengan Agnes Monika.
09:08Bisa disajarkan dengan Anggun Cipta Sasmi.
09:14Karena mereka juga menerima kontrak di luar negara Indonesia.
09:17Tessa Mariska menerima kontrak di luar negara Indonesia.
09:20Berarti gue artis internasional yang sekelas dengan Agnes Monika dan Anggun Cipta Sasmi.
09:25Itu sah gue ngomongin.
09:27Karena gue bisa liatin kontrak yang gue berapa dolar.
09:28Jadi tidak ada no debat.
09:32No debat ya.
09:34Gue muncul pertama kali gue muncul tahun 1994.
09:37Waktu itu gue masih remaja.
09:39Gue langsung bermain dengan Nika Ardila.
09:42Chris Dayanti.
09:43Sarah Sehan.
09:44Gue disitu langsung bermain.
09:45Padahal gue dari kampung.
09:46Jadi abis itu gue dikontrak menjadi penyanyi dangdut.
09:49Disitu gue dikontrak blackboard perusahaan raksasa.
09:51Perusahaan blackboard.
09:52Abis itu Emi masuk ke Indonesia dari Amerika.
09:54Gue pun dikontrak disitu.
09:56Keluaran lagu gue ke sihir cinta yang waktu itu pakai video klipnya Rizal Matovani.
10:02Waktu itu kami membayar Rizal Matovani 150 juta.
10:05Pada tahun 2003.
10:06Itu aku dikontrak di Emi.
10:07Jadi Alhamdulillah aku ini say.
10:09Sebenarnya aku ini gak mau eksis.
10:11Tapi muncul tenggelam, muncul tenggelam.
10:13Tapi perusahaan yang ngontrak-ngontrak aku semuanya raksasa.
10:18Apalagi yubrik aku.
10:19Siapa sih gak tau yubrik.
10:20Mau makan, mau kamar mandi, mau OE, mau semua.
10:23Yubrik suara gue yang kedenger.
10:24Yubrik, my heart, break my heart.
10:27Jadi sekarang aku mau coba dulu eksis.
10:30Aku gak mau hilang-hilang timbul lagi.
10:36Film, shooting film di Malaysia sana.
10:39Yang satu yang aku suka dari kru-kru Malaysia sana.
10:41Satu.
10:43Kita bener-bener dibikin seprofesional mungkin.
10:47Kita bener-bener dihargai banget.
10:49Karena dia tau, mungkin ya.
10:51Dia tau kita tuh datang diundang sama produser mereka.
10:54Diundang sama warga negara mereka.
10:56Kita datang dan kru-kru-nya hormatnya minta ampun.
10:59Dan bener-bener santun sama kita.
11:01Dan situ aku berlokasi waktu itu di Ceras.
11:03Ceras itu kita tuh aku berlokasinya di hutan Duren.
11:06Di hutan pohon Duren.
11:07Gitu ya.
11:08Di kebon Duren.
11:09Itu memang daerah yang serem gitu ya.
11:11Yang mana malam juga aku melihat jam 8 pun waktu itu ada hujan.
11:14Aku melihat ada baju putih kayak guntilanak gitu di atas pohon.
11:18Hujan-hujan di ponduren itu.
11:20Sudah biasa.
11:21Kecekak-kecekikik ngeliat-ngeliat aku tuh sudah biasa.
11:24Pertama aku pingsan.
11:25Biasanya aku sudah biasa melihat-lihat gitu-gitu.
11:27Jadi situasi shootingnya pun bener-bener serem waktu itu.
11:31Seserem honornya saya dolar.
11:41Interaksi sama pemainnya ya.
11:42Sama pemainnya aku rasa tidak menemui kesulitan.
11:45Apalagi pemain yang di setan monatik ini.
11:47Semua aktor-aktor besar dari negara Indonesia.
11:50Eh dari negara Malaysia.
11:51Dan mereka benar-benar welcome gitu sama aku.
11:54Menghargai aku banget.
11:55Welcome.
11:56Ya kan bahasa mereka walaupun Melayu kan kita bisa apalah-apalah sedikit.
11:59Apalagi aku berasal dari Medan.
12:01Kota Medan itu tidak berapa jauh ngomongannya dengan Malaysia.
12:05Dan aku pikir aku juga disana tidak perlu harus berbahasa Indonesia.
12:08Jadi mereka juga baik sama aku walaupun mereka artis aktor-aktor besar loh disitu.
12:14Aktor besar-aktor besar tapi mereka welcome sama aku.
12:18Itu yang menurut aku suka.
12:19Sehingga aku ada tiga bulan shooting disana.
12:21Tiga bulan sampai aku beli mobil disana.
12:25Beli mobil.
12:25Kenapa aku pikir oh yaudah ya karena shooting itu aku harus membutuhkan mobil.
12:31Karena tiga bulan aku disitu.
12:32Sampai aku waktu itu mau beli apartemen.
12:35Mau beli apartemen aku tanya sama produser itu.
12:38Terus ada kondo disitu.
12:39Kondonya itu adalah deketan dengan suaminya Dato' Siti Nualiza.
12:43Waktu itu baru married mereka.
12:45Kondonya disitu.
12:46Di tengah kota itu.
12:47Kondonya disitu tadinya aku mau ngontrak disitu.
12:49Mau ngontrak tapi ya per enam bulan.
12:52Tapi ujung-ujungnya gak jadi.
12:55Gak jadi karena aku pikir yaudahlah tiga bulan aku di hotel.
12:58Di hotel bintang lima yang ditempatkan oleh produser.
13:00Terima kasih produser.
13:07Asrap yang pasti.
13:09Asrap ini dulu diantarin sama BCL.
13:11BCL setia banget sama asrap.
13:13Tapi disitu aku bisa melihat sosok asrap ini adalah sosok yang benar-benar ganteng.
13:17Di film layar lebar itu muncul.
13:20Itu kelihatan tuh asrap tuh keren banget.
13:21Badannya memang keren sih.
13:23Dan baik banget.
13:24Dan menghargai banget.
13:26Dan aku lihat asrap ini adalah sosok pemain yang gak sombong juga.
13:30Apalagi dia tau aku dari Indonesia.
13:32Dia dari Malaysia.
13:33Dia welcome banget sama aku.
13:34Welcome asik gitu.
13:35Jadi menurut aku asrap gak sombong.
13:37Welcome asik.
13:39Ya gue juga waktu kemarin itu kan.
13:41Kita sama produser juga nyekar ke makamnya asrap.
13:44Gue nyekar ke sana.
13:45Karena gue pikir dia adalah teman kerja yang nice.
13:50Kadang-kadang dia suka makanan dia.
13:53Kalau dia makan gitu kan.
13:54Dia suka tawarin kita dulu.
13:55Ayo kita makan gitu.
13:56Jadi baik lah anaknya nice banget.
13:57Pendalaman karakter yang aku peranin Susana.
14:06Disitu menurut aku.
14:07Aku baru membaca.
14:08Itu alhamdulillahnya ya.
14:10Alhamdulillahnya aku seorang penyanyi dangdut.
14:11Tapi sinetron aku kalian boleh lihat di Youtube.
14:14Sinetron aku tuh ratusan.
14:15Dari MD, dari Soalnya Film, dari Multifason.
14:18Ratusan sinetron amaku.
14:20Berdampingan dengan Pari Abar.
14:22Segala macam itu udah ratusan sinetron aku.
14:23Kalau film cuma dua.
14:25Karena aku pilih-pilih.
14:25Aku tidak susah untuk mendalami karakter itu.
14:28Apalagi kan di sana juga dikasih asisten aku.
14:31Orang Malaysia yang ngajarin aku.
14:33Dikasih aku, diajarin aku begini-begini.
14:35Aku pikir oh yaudah natural aja.
14:37Tapi begitu kemarin premier.
14:39Premier kemarin.
14:41Begitu aku muncul.
14:42Alhamdulillahnya seluruhnya tepuk tangan satu bioskop.
14:45Nah itu minggu aku.
14:46Oh apakah aku sepertinya film pemain ya.
14:49Mereka tepuk tangan satu bioskop semuanya.
14:51Begitu aku muncul.
14:52Dan begitu aku muncul.
14:53Itu ada apapun gerakan aku.
14:54Ketawa gitu.
14:57Begitu aku terakhir mati.
14:58Itu pada diem.
14:59Baru pada kamar mandi.
15:00Bulak balik.
15:03Aku alhamdulillahnya mereka suka dengan penampilan aku.
15:06Dan untuk karakter sendiri aku gak sulit.
15:08Karena aku memang sudah bermain sinetron di Medan E.
15:10Di Jakarta kan.
15:12Pertama 94 aja gue masih sekolah aja.
15:15Gue udah bermain sinetron sama.
15:16Nika Ardila.
15:18Terus Dayanti.
15:19Sarasehan.
15:20Dan itu ada di Youtube semua.
15:21Bukan omong-omong doang.
15:27Karakter Susana yang pasti gini.
15:29Centilnya ada.
15:31Galaknya ada.
15:32Baiknya ada.
15:33Nangisnya ada.
15:36Ininya apa.
15:37Menggodanya ada.
15:38Kayaknya hampir-hampir sama lah dengan punya gue.
15:41Enggak lah.
15:42Tapi yang pasti karakter Susana ini gue berat.
15:44Karena ini aku membawakan seorang legend.
15:46Seorang penyanyi legend yang ada di jaman Piramli.
15:49Jadi gue bagaimanapun juga.
15:51Gue harus masuk ke karakter situ.
15:52Dan asesan gue yang dikasih dari Malaysia itu.
15:56Banyak bercerita tentang Susana itu.
15:57Jadi disitu gue curi disitu.
15:59Tantangan terberat sama shooting adalah.
16:06Gue bingung dengan waktu itu.
16:08Waktu-waktu gue di Malaysia itu.
16:10Gue bingung untuk pulang ke Indonesia.
16:13Karena misalnya gue kangen dengan makanan Indonesia.
16:14Gue bingung pulangnya.
16:15Gue kangen pecah lele.
16:17Kalau misalnya nasi uduk.
16:18Hampir sama dengan nasi lemak.
16:20Kangen pecah lele.
16:21Kalau gue mau pulang gak bisa.
16:22Karena gue padat banget.
16:23Tiga bulan tuh gue full disana.
16:25Dan padat dan gak pulang-pulang.
16:26Yang bikin gue itu adalah kangen.
16:29Kangen sama keluarga.
16:30Kangen sama makanan.
16:31Karena anak gue ada sesatunya kan.
16:32Ada anak gue tunggal.
16:33Anak tunggal gue.
16:34Itu yang bikin gue kangen.
16:36Terus dia nyusul lah ke sana.
16:38Nanti kalau.
16:38Jadi aku gak bisa pulang.
16:39Mereka yang nyusul.
16:40Iya.
16:41Oh iya.
16:41Besok tanggal 25 film tayang.
16:43Filmnya tayang.
16:44Tapi ya ini nih.
16:45Kenapa?
16:46Nih oh iya lupa aku.
16:47Waktu 6 bulan lalu.
16:50Dia tayang di Malaysia.
16:51Sudah tayang di Malaysia.
16:52Sudah tayang di Brunei.
16:53Sudah tayang di Singapura.
16:54Dan di Malaysia sendiri.
16:55Ini adalah film Setang Munafik ini.
16:57Paling lama bertahan di bioskopnya.
17:0021 hari.
17:02No debat.
17:03No debat.
17:0421 hari paling lama bertahan.
17:06Yang lain 10 hari 15 hari.
17:08Alhamdulillahnya film Setang Munafik.
17:10Dia 21 hari bertahannya di sana.
17:13Di negaranya.
17:14Masuk ke sini memang agak susah ya.
17:16Karena jarang kan film Malaysia masuk ke Indonesia.
17:19Jarang banget.
17:20Kecuali kalau film Hollywood.
17:22Kalau film Bollywood.
17:23Itu mungkin sudah ada tempat.
17:25Sudah ada tempat.
17:26Sudah ada penonton.
17:28Tapi kalau film Malaysia memang agak susah.
17:30Jadi banyak prosedur yang harus kita urus kemarin itu.
17:32Yang diurus sama mereka.
17:33Sehingga agak lama baru masuk sini.
17:34Tapi begitu masuk aku lihat.
17:36Aku yakin tanggal 25.
17:38Insya Allah.
17:39Filmnya akan segera diputar.
17:40Dan kalian bisa menonton di seluruh bioskop.
17:43Yang itu diurus sama produser.
17:44Aku gak ngerti.
17:45Yang pasti foto aku di Grand Indonesia terpampang lebar.
17:48Ah agak lain udah basi.
17:51Ya.
17:51Sorry ya agak lain udah basi.
17:53Ya udah basi.
17:53Ya ini.
17:54Ini lain.
17:55Kalau ini memang agak lain.
17:56Ini agak lain beneran.
17:57Kalau ini.
17:58Ini film agak lain beneran.
17:59Karena apa?
18:00Selain logatnya Melayu.
18:02Selain pemain filmnya.
18:03Selain testinya gede-gede.
18:05Pemain film itu kenal-kenal.
18:06Sama Rizka lor.
18:07Sama kayak Agnes Monica.
18:09Sama kayak Anggo Cita Sasmi.
18:12Udah pemain luar negeri.
18:13Beda bayarannya.
18:14Beda kualitasnya.
18:15Actingnya udah jangan ditanya.
18:17Gue dari 1994 gue udah bermain.
18:19Jangan ditanya soal acting gue.
18:21Agak lain gak ada apa-apanya dibandingkan film Setan Munafik ini.
18:24Gue berani bersaing untuk film di libur ini.
18:27Sampai tahun baru gue berani bersaing.
18:29Film Setan Munafik tiada doanya.
18:31Oh insya Allah.
18:38Insya Allah mereka ada lagi produksi.
18:41Produksi yang mereka itu adalah tentang seorang publik di sana.
18:48Publik tokoh di sana.
18:50Nah itu film Legion.
18:52Nah itu aku akan terlibat juga.
18:53Tessa Mariska tetap dipanggil say.
18:55Karena katanya actingnya bikin penonton gregetan dan gak mau pulang.
18:59Produksi Malaysia juga.
19:03Kayaknya aku jadi langgaran Malaysia ya.
19:05Ya kalau jujur aku belum main film film.
19:14Karena aku lebih suka kalau aku suka ceritanya.
19:17Aku mau.
19:17Karena kalau aku baca aku masuk ke dalam cerita itu.
19:20Berarti itu cocok buat aku.
19:21Kalau misalnya cuma untuk yang misalnya ya.
19:25Aku gak suka aku gak mau.
19:27Aku lebih suka pilih film.
19:29Walaupun satu dua tapi melekat di hati.
19:32Melekat di pikiran.
19:34Jadi itu yang bikin aku.
19:36Karena ini film luar negeri kan.
19:37Jadi aku pikir.
19:38Uh udah deh gue ambil deh kapan lagi.
19:40Selain honornya gede.
19:42Selain kesempatan kita go internasional.
19:44Selain kesempatan kita juga main di negara lain.
19:46Dan bertukar-bertukar pikiran.
19:49Bertukar pengalaman.
19:50Kan itu menjadi sesuatu yang penambahan yang baru buat aku.
19:53Jangan berkutuk-kutuk-kutuk disini doang.
19:55Ya ngakunya arti besar.
19:56Tapi gak pernah main di film luar negeri.
19:58Kasian deh loh ya.
19:59Kalau artis mengaku sekelas Tessa Mariska gak pernah main di luar negeri.
20:04Pulang kampung sana.
20:05Pulang kampung.
20:05Pulang kampung.
20:10Aku sebenarnya pengen film itu yang benar-benar nangis.
20:16Aku tuh gampang nangis.
20:17Untuk acting aku paling gampang nangis.
20:20Tapi aku belum pernah dikasih peran orang wanita tersisa.
20:23Gak pernah gitu.
20:24Aku pengen.
20:24Tapi disini ada aku tersisa sama si Walid.
20:26Itu kan aku disisa si Walid tuh.
20:28Tapi tidak, tidak, tidak, tidak, tidak, tidak, tidak apa.
20:31Tidak, tidak, tidak total.
20:33Aku pengennya aku berperan sebagai orang yang tersakiti.
20:37Apa suami yang diambil pelakor.
20:39Aku yang teraniah ya aku suka tuh.
20:41Karena aku bisa mengeluarkan.
20:42Disitu kita bisa beracting kering.
20:46Oh aku kan pernah juga dididik sama Ria Irawan.
20:48Kalau waktu aku main teater.
20:52Aku manggung teater di Taman Ismail Marjuki.
20:54Aku dididik Ria Irawan tuh 3 bulan lebih aku dididik sama dia.
20:57Untuk bermain teater.
20:58Supaya actingnya natural.
21:01Aku juga film pertama aku yang none.
21:03Yang sinetron pertama aku none.
21:04Itu diambil sama Putu Wijaya.
21:06Tahu dong Putu Wijaya?
21:07Yang sekelas Putu Wijaya tidak pernah memegang pemain yang asal-asalan.
21:11Itu aku Alhamdulillah.
21:12Begitu aku masuk sama Nika Adila langsung Putu Wijaya yang nyukadarain.
21:16Film none stripping waktu itu di TPI.
21:19Itu semua ada di Youtube ya.
21:21Jadi bukan omong-omong, bukan omong-omong doang.
21:23Jadi apa yang aku omongin kalian bisa lihat.
21:26Bener gak jejak digitalnya.
21:28Jadi aku gak omong-omong gitu.
21:29Jadi buat kalian yang baru lahir yang bilang gue pansos, kasihan deh lu lahirnya.
21:33Seperti kelamaan.
21:40Unik dan menarik karena satu, disitu dikemas demikian rupa.
21:44Semua dikemas lucunya ada, horornya ada, seremnya ada, orang teriaknya ketakutan ada, teriak ketawa ada.
21:50Dan teka-tekinya di akhir cerita kita terjawab semua.
21:54Itu yang menurut aku penonton diajak untuk berpikir.
21:58Supaya penonton gak ngantuk.
21:59Kan sekarang banyak nonton film.
22:01Kita nonton film tiba-tiba bangun dan selesai aja.
22:04Lampu udah hidup aja.
22:05Karena filmnya tidak menarik.
22:06Nah ini filmnya menarik, gue jamin lu gak bakalan tidur.
22:09Tapi kemarin begitu gue sudah mati.
22:12Banyak banget yang keluar kamar mandi.
22:14Berarti dari tadi nungguin gue yang muncul ya kalian ya.
22:20Sub indo by broth3rmax
Comments