Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Pasca penetapan tiga tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto, perhatian publik tertuju pada mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Pada Selasa (3/11/2026), Bareskrim Polri mengumumkan Listyo Sigit bersama dua perwira tinggi Polri lainnya sebagai tersangka. Ketiganya juga disebut telah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Mabes Polri.

Baca Juga Listyo Sigit CS Sadap Prabowo! Sekjen Gerindra Sugiono Ungkap Motif Insubordinasi & Dugaan Makar di https://www.kompas.tv/video/699739/listyo-sigit-cs-sadap-prabowo-sekjen-gerindra-sugiono-ungkap-motif-insubordinasi-dugaan-makar

Reporter Hazmi KompasTV menelusuri langsung situasi di sekitar Rutan Mabes Polri, Jakarta Selatan, untuk mencari tahu perkembangan penanganan kasus tersebut.

Sejumlah wartawan dari berbagai media tampak berkumpul dan menunggu informasi terbaru terkait keberadaan serta proses hukum yang dijalani Listyo Sigit. Bagaimana situasi terkini di lokasi?



Produser: Prayogi Haro

Editor: Joshua

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/699743/pov-cari-listyo-sigit-menelusuri-eks-kapolri-tersangka-penyadapan-presiden-prabowo-di-mabes-polri
Transkrip
00:00POV mencari keberadaan Jenderal Listio Sigit Prabowo di Mabes Polri.
00:30Ini awal bulan tapi udah ada berita yang cukup mencenangkan dari pemerintahan kita.
00:35Yang dimana baru aja semalam nih tanggal 3 November 2026,
00:39polisi menyatakan ada tiga tersangka atas dugaan kasus penyadapan ke Presiden Prabowo Subianto.
00:47Dan itu bukan yang paling mencenangkan.
00:49Ada yang lebih mencenangkan lagi.
00:51Ternyata tersangkanya adalah seorang mantan Kapolri Jenderal Listio Sigit Prabowo.
00:58Wow pokoknya mulut gue ini lebih wow daripada Dracen ataupun Dracor yang sering banget gue tonton gitu kan.
01:06Saat ini gue lagi ada di Mabes Polri Jakarta yang dimana dengan misi untuk mencari keberadaan Jenderal Listio Sigit Prabowo.
01:14Karena seperti yang kita tau nih teman-teman juga pada belum tau kan semenjak polisi menyatakan beliau menjadi tersangka
01:21tapi keberadaannya masih belum diketahui dan belum muncul ke publik.
01:25Nah saat ini gue ada misi untuk mencari kemana keberadaan Pak Sigit berada gitu kan.
01:33Kita kan pengen menanggung secara langsung apakah benar beliau melakukan penyadapan ke Presiden Prabowo Subianto
01:40dan bagaimana cara melakukannya.
01:42Ya memang kemarin tuh dari polisi sih menyatakan kalau misalkan mereka menggunakan cara memasuki beberapa nomor yang ada
01:49tanpa melakukan prosedural sebagaimana mestinya gitu.
01:54Jadi dimasukkanlah nomor-nomor itu ke dalam sistem.
01:57Nah sebenernya tuh bukan Pak Sigit doang yang dijadikan tersangka.
02:00Ada dua tersangka lainnya itu ada Irjen Ahri Sontanasusian dan juga ada Irjen Eko Hadi Santoso.
02:07Jadi polisi menyatakan ada tiga orang yang menjadi tersangka atas kasus dugaan penyadapan ke Presiden Prabowo Subianto gitu.
02:29Nah jadi nih depan gue nih gedung baris krimnya gitu.
02:32Makanya temen-temen wartawan tuh pada nunggu disini.
02:34Terus di seberangnya itu baru adalah rutan dari Mabes Polingnya yang tadi gue tanya nih sama satpon di depan kan.
02:42Jadi rutan itu disini cuman masuknya tuh harus ada pake akses gitu.
02:47Gue gak bisa satpon segitu kan.
02:48Jadi ya gue cuman disini sampe depan sini aja sambil nunggu sama wartawan-wartawan yang lainnya disini.
02:54Gitu guys.
02:55Jadi gue nih disini sama temen-temen wartawan lainnya tuh pada nungguin Pak SP tuh ada dimana gitu kan.
03:00Nah kayak di belakang gue nih ada kakak siapa nih? Cantik banget nih.
03:03Dari Salonika.
03:05Dari reporter Kompas TV.
03:06Report sama Kompas TV sama dong?
03:08Iya dong.
03:09Kak lu kan disini lebih pagi ya daripada gue.
03:12Gimana kira-kira kabar disini gimana sih?
03:14Tadi kita tuh sampe sini dari jam 6 pagi dan memang dari depan penjagaannya itu tuh gak keliatan ada penjagaan
03:23khusus gitu.
03:23Karena kita udah mengantisipasi apakah bakal ada mobil rantis atau mobil-mobil yang emang disiagarkan atau menjaga lebih khusus.
03:31Tapi pagi sampe pagi tadi sih gak ada gitu kan.
03:35Malah sepi ya kayak lalu lalang disini juga gue ngeliatnya sih banyak yang biasa kayak hari-hari biasa gitu ya
03:41kayak.
03:41Bener.
03:42Dan walaupun memang sebenernya rutan itu kan ada di bawah sini ya di basement gitu.
03:47Informasi terakhirnya kalau misalnya yang beneran di rutan gitu ya.
03:51Berarti kan emang ada disini nih di lingkungan barisnya disini.
03:54Tapi kita dari tadi sih gak ngeliat juga apakah ada misalnya mobil-mobil penjagaan.
04:01Ataupun emang misalnya ada jenguk atau kuasa hukum itu kita juga gak ngeliat ada aktivitas yang terlihat berarti gitu.
04:10Dari tadi lalu lalangnya juga masih normal aja karena juga baris stream kan kasusnya banyak ya.
04:14Jadi emang masih normal aja dan kita gak ngeliat apalagi ke arah basement lewat lift itu juga gak keliatan.
04:22Ada yang berarti.
04:24Penjagaan atau yang penting banget gitu ya Kak.
04:26Malah justru yang gue liat bukan penjagaan yang rame.
04:29Tapi temen-temen wartawan yang rame Kak disini.
04:31Bener banget nih bisa diliat di belakang kami.
04:33Ini semuanya adalah wartawan.
04:36Temen-temen dari wartawan terus juga di bagian sana ada.
04:40Rame banget disini wartawan.
04:42Sampai di dalam sini sini sini sini sini sini.
04:45Di dalam aja.
04:48Karena temen-temen wartawan lain yang masih ada disini.
04:56Ini abang-abang wartawan juga semuanya.
04:58Kita sedang menunggu kepastian apakah tersangka ini nanti akan dibawa kesini.
05:04Atau ada hal-hal lain yang akan terjadi di depan baris krim ini.
05:11Jadi pokoknya rame banget ya Kak Tessa ya.
05:13Ya walaupun memang agak dak-dik-dik semalem banget nih dapet infonya.
05:18Kalau misalkan ada mantan Kak Polri yang dijadikan tersangka atas penyedapan Presiden Prabowo Subianto.
05:26Tapi sejauh ini dari baris krim dan lobes polri belum ada penjagaan yang berarti.
05:30Kita tunggu update-an informasi selanjutnya ya Kak ya.
05:33Dadah.

Dianjurkan