Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Keberadaan Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Desa Sibonor Ompuratus, Kabupaten Samosir, tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan irigasi, tetapi juga mendorong masyarakat mengelola teknologi energi bersih secara mandiri.

Melalui pembekalan keterampilan, warga dilibatkan dalam pengoperasian dan perawatan PATS agar manfaatnya berkelanjutan.

Petani juga didorong bergotong royong dan mengumpulkan dana untuk pemeliharaan fasilitas.

Inisiatif ini menjadi upaya mendukung pembangunan rendah karbon sekaligus memperkuat ketahanan pertanian melalui energi terbarukan.

Saksikan #Sustenesia setiap Sabtu pukul 09.00 WIB hanya di KompasTV!

Sahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV

Jangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop untuk mendapatkan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga Pompa Air Tenaga Surya, Solusi Petani Samosir Hadapi Kemarau | SUSTENESIA di https://www.kompas.tv/video/699734/pompa-air-tenaga-surya-solusi-petani-samosir-hadapi-kemarau-sustenesia

Subscribe channel YouTube KompasTV dan aktifkan lonceng supaya kamu tidak ketinggalan video terbaru dari KompasTV.

#Sustenesia #KetahananPangan #PelestarianLingkungan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/699740/warga-samosir-kelola-teknologi-pompa-surya-ciptakan-energi-bersih-sustenesia
Transkrip
00:07Intro
00:21Ada pemandangan berbeda di sebuah desa di tepian Danau Toba.
00:25Di desa Sibonor Ompuratus, Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samusir ini,
00:31hamparan panel surya kini memenuhi lahan seluas 570 meter persegi.
00:37Inilah pompa air tenaga surya atau PATS, teknologi berdaya matahari yang mampu mengalirkan air,
00:46bekal utama pertanian yang lebih berkelanjutan.
00:49Panel-panel surya berkapasitas 69,3 kWp ini menjadi sumber energi yang memompak air Danau Toba ke pertanian warga.
00:59Sistem ini mampu mengalirkan hingga 1.900 meter kubik air per hari.
01:05Mengapa PATS menjadi penting bagi masyarakat Sibonor Ompuratus?
01:10Padahal desa ini berada tepat di tepian Danau Toba dengan sumber air melimpah di hadapan mata.
01:16Mereka sebenarnya sudah melihat air Danau itu langsung di halamannya mereka sendiri,
01:21tapi mereka belum bisa memanfaatkan semaksimal mungkin.
01:25Nah inilah kemudian yang dijembatani bagaimana tantangan secara geografis bisa ditangani,
01:31sehingga misi bagaimana pembangunan pangan yang berbasis penyediaan air yang berkelanjutan ini bisa diperlukan.
01:37Yang menarik adalah ini juga dikaitkan dengan bagaimana kemudian air itu disediakan,
01:42yaitu dengan memanfaatkan tenaga surya.
01:46Dan bagian ini menjadi salah satu upaya juga untuk mengenalkan bahwa pendekatan neksus water, energy, dan food
01:56ini bisa dirangkai dalam satu intervensi.
02:00Dan menjadi penguat dari inisiatif daerah yang sudah memulainya,
02:06dan ini diperluas lagi skala dan juga keberlanjutannya.
02:12Kehadiran PATS di Sibonor Ompuratus merupakan bagian dari proyek percontohan teknologi rendah karbon.
02:19Teknologi yang bertujuan untuk menekan atau menghilangkan emisi gas rumah kaca,
02:25GRK dalam berbagai sektor pembangunan tanpa mengorbankan pertumbuhan ekonomi.
02:31Inisiatif ini digagas program Low Carbon Development Initiative kerjasama antara pemerintah Indonesia dan Inggris.
02:40Lewat inisiatif di Sibonor Ompuratus inilah, langkah menuju pembangunan rendah karbon mulai terwujud.
02:46Maka kerang terbuka dan air mengalir. Kita doangkan semoga air yang mengalir dapat memenuhi kebutuhan.
02:53Pemanfaatan energi matahari sebagai penggerak sistem irigasi jadi bagian ambisi Indonesia
02:59untuk mencapai target net zero emission di 2060.
03:07Sorak-sorai dan tarian adat mengiringi kehadiran proyek PATS di Sibonor Ompuratus.
03:15Suka cita ini, potret rasa syukur warga menyambut hadirnya harapan baru bagi pertanian tanah mereka.
03:24Ini Hendrik, salah satu petani tanah Samosir yang dibekali keterampilan mengelola PATS.
03:31Selain bercocok tanam, Hendrik kini juga berkontribusi merawat panel-panel surya
03:36dan memastikan air dari pompa mengalir sampai sawah warga.
03:44Bagi Hendrik, PATS hadir membawa solusi.
03:48Mengalirkan air dan otoba ke lahan persawahan warga bukan perkara mudah.
03:53Bang, dulu kalau kemarau, itu gimana cara abang sebagai petani
03:58mengambil air atau dapat air untuk sawah?
04:03Kita bantu alat mesin kecil pompa, kita tarik dari sini ke atas, ke ujung sana.
04:11Itu pompanya berarti pompa pakai bensin?
04:14Bensin, Kak.
04:15Kalau seperti itu, apakah pada akhirnya menambah biaya abang untuk pengeluaran?
04:22Iya, pasti pengeluaran juga.
04:24Abang sendiri suka dukanya jadi petani di Sibonor ini apa?
04:29Ya, kalau bagus cuaca mendukung hujan dari atas, air sungai,
04:38ya pasti hasil panen bagus juga, Kak.
04:42Kalau musim kemarau, nggak ada hasil, sedih rasanya, Kak.
04:49Gitu-gitu.
04:52Hendrik pun kini menyimpan harapan besar agar teknologi ini dapat dimanfaatkan secara optimal.
04:59Harapan saya ke seluruh warga Sibonor Operatus semoga sama-sama merawat
05:07dan menjaga kualitas PATS Sibonor Operatus ini.
05:14Warga yang telah dipekali pengetahuan dan keterampilan nantinya akan mengelola
05:19serta merawat sistem ini agar manfaatnya terus dirasakan waktu ke waktu.
05:25Bentuk keberlanjutan melalui pelibatan peran masyarakat.
05:29P3A yang mengelola PATS ini juga dibekali salah satu pengetahuan bagaimana ke depannya
05:39mungkin mereka bisa melakukan pengumpulan dana sendiri.
05:43melalui iuran yang mungkin saja dikembangkan setelah semua petani
05:49memahami manfaat dari PATS yang dihasilkan
05:53dan juga melihat bahwa kebutuhan untuk keberlanjutannya
05:56perlu didukung oleh satu kemandirian.
05:59Oleh karena itu, gotong royong di antara mereka
06:01dan bagaimana secara bertahap mereka bisa meyakinkan
06:05bahwa kebutuhan untuk pemeliharaan ini perlu diperlui secara mandiri.
06:13selamat menikmati.

Dianjurkan