Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Sebuah mobil dengan ratusan lubang peluru dipamerkan di sebuah pasar di Kota Zwolle, Belanda. Instalasi tersebut dibuat untuk mengenang Hind Rajab, anak Palestina yang tewas dalam insiden penembakan oleh tentara Israel.

Pameran ini digelar oleh kelompok aktivis Forensic Architecture pada Minggu lalu. Mobil yang dipamerkan merupakan replika kendaraan yang disebut memiliki 335 lubang peluru dan menjadi lokasi Hind Rajab bersama kerabatnya saat serangan militer Israel.

Pada 29 Januari 2024, Hind Rajab sempat meminta pertolongan darurat saat terjebak di dalam mobil tersebut. Namun, ia akhirnya meninggal dunia setelah kendaraan itu terkena rentetan tembakan.

#hindrajab #anakpalestina #gaza #israel

Baca Juga Liga Arab Desak Investigasi Internasional Penyiksaan Tahanan Palestina di Israel di https://www.kompas.tv/internasional/699283/liga-arab-desak-investigasi-internasional-penyiksaan-tahanan-palestina-di-israel

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/699374/pameran-mobil-berlubang-peluru-kenang-anak-palestina-hind-rajab-sapa-malam
Transkrip
00:00Kita beralih ke belahan dunia lainnya.
00:02Saudara sebuah mobil dengan ratusan lubang peluru menarik perhatian pengunjung di sebuah pasar kota Zule, Belanda.
00:11Mobil tersebut jadi simbol mengenang kematian Hin Rajab, seorang anak Palestina yang tewas karena tembakan tentara Israel.
00:20Para aktivis dari Forensic Architecture menggelar pameran ini pada hari minggu lalu.
00:27Mobil ini jadi replika kendaraan dengan 335 lubang peluru tempat Hin Rajab dan kerabatnya terbunuh akibat serangan militer Israel.
00:3729 Januari 2024 lalu, Hin Rajab berupaya meminta pertolongan darurat di tengah terperangkap dalam mobil tersebut sebelum akhirnya tewas karena
00:49rentetan peluru pasukan Israel.
00:57Terima kasih telah menonton!
01:00seperti televisi dan juga media sosial
01:02tapi kemahiran itu sudah ada di sini
01:04dan kemahiran itu masih ada di sini
01:06meskipun kemahiran
01:09dikasa, orang di Gaza
01:10masih mengatakan penyakit, kemahiran
01:15tidak ada banyak makanan,
01:17dan kemahiran israeli masih mengatakan
01:20palestinia di Gaza

Dianjurkan