Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat Donald Trump merahasiakan isi percakapan telepon terbarunya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Percakapan tersebut berlangsung di tengah desakan Israel agar AS kembali menyerang Iran setelah pemilihan paruh waktu pada 3 November 2026 mendatang.

Kepada jurnalis, Trump hanya menyebut percakapannya dengan Netanyahu berjalan baik. Sebelumnya, Trump juga mengindikasikan kemungkinan serangan terbaru terhadap Iran saat berkampanye di Iowa.

Trump bahkan mengklaim harga minyak akan segera turun setelah perang antara AS dan Iran berakhir.

Di sisi lain, Iran berharap Washington memilih jalur diplomasi. Namun, Teheran menegaskan siap menghadapi serangan AS dan mengklaim kekuatan militernya kini lebih besar dibandingkan sebelumnya.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan respons Teheran akan bergantung pada sikap Washington. Ia juga menegaskan belum ada pembicaraan langsung antara kedua negara.

#iran #trump #teheran #amerika #perang

Baca Juga Trump Sebut AS Bisa Serang Fasilitas Nuklir Iran dalam 10 Menit di https://www.kompas.tv/internasional/699192/trump-sebut-as-bisa-serang-fasilitas-nuklir-iran-dalam-10-menit

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/699373/trump-indikasikan-as-serang-iran-teheran-klaim-militernya-lebih-kuat-sapa-malam
Transkrip
00:00Beralih ke informasi dari mancanegara, Presiden Amerika Serikat Donald Trump
00:03merahasiakan percakapan telepon terbaru dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
00:08Percakapan itu terjadi di tengah desakan Israel untuk kembali serang Iran
00:12setelah pemilihan paruh waktu AS 3 November mendatang.
00:18Kepada jurnalis, Trump hanya bilang percakapan telepon
00:21antara dirinya dan Netanyahu berjalan baik.
00:26Sebelumnya, Trump mengindikasikan akan ada serangan terbaru terhadap Iran
00:30di depan pendukungnya saat kampanye di Iowa pada hari minggu lalu.
00:34Trump mengklaim harga minyak akan segera turun
00:36setelah perang antara AS dan Iran berakhir.
00:46Kepada jurnalis itu, Anda akan melihat gasolin yang datang.
00:50Dan salah satu alasan yang tidak selesai dengan Iran adalah
00:53saya ingin menjadi baik, saya ingin mencoba menelamatkan
00:55semua kehidupan itu jika saya bisa.
00:57Dan mereka duduk di sana dengan yang sangat buruk.
00:59Tapi pada saat ini, kita harus memberi mereka kumpulan.
01:04Di sisi lain, Iran berharap Amerika Serikat memilih diplomasi
01:08daripada jalur lain.
01:09Meski demikian, Iran menegaskan siap menghadapi serangan AS
01:13dan mengklaim pasukan militer kini lebih kuat daripada sebelumnya.
01:17Menteri Luar Negeri Iran Abbas Arakchi bilang
01:19respons Teheran akan tergantung pada rasionalitas Washington.
01:23Arakchi mengungkap saat ini masih tak ada pembicara langsung
01:27antara Iran dan Amerika Serikat.
01:55Terima kasih.
01:56terima kasih.
01:57selamat menikmati.
01:57Terima kasih.
01:58Terima kasih.
01:58Terima kasih.

Dianjurkan