00:00Beralih ke informasi dari mancanegara, Presiden Amerika Serikat Donald Trump
00:03merahasiakan percakapan telepon terbaru dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
00:08Percakapan itu terjadi di tengah desakan Israel untuk kembali serang Iran
00:12setelah pemilihan paruh waktu AS 3 November mendatang.
00:18Kepada jurnalis, Trump hanya bilang percakapan telepon
00:21antara dirinya dan Netanyahu berjalan baik.
00:26Sebelumnya, Trump mengindikasikan akan ada serangan terbaru terhadap Iran
00:30di depan pendukungnya saat kampanye di Iowa pada hari minggu lalu.
00:34Trump mengklaim harga minyak akan segera turun
00:36setelah perang antara AS dan Iran berakhir.
00:46Kepada jurnalis itu, Anda akan melihat gasolin yang datang.
00:50Dan salah satu alasan yang tidak selesai dengan Iran adalah
00:53saya ingin menjadi baik, saya ingin mencoba menelamatkan
00:55semua kehidupan itu jika saya bisa.
00:57Dan mereka duduk di sana dengan yang sangat buruk.
00:59Tapi pada saat ini, kita harus memberi mereka kumpulan.
01:04Di sisi lain, Iran berharap Amerika Serikat memilih diplomasi
01:08daripada jalur lain.
01:09Meski demikian, Iran menegaskan siap menghadapi serangan AS
01:13dan mengklaim pasukan militer kini lebih kuat daripada sebelumnya.
01:17Menteri Luar Negeri Iran Abbas Arakchi bilang
01:19respons Teheran akan tergantung pada rasionalitas Washington.
01:23Arakchi mengungkap saat ini masih tak ada pembicara langsung
01:27antara Iran dan Amerika Serikat.
01:55Terima kasih.
01:56terima kasih.
01:57selamat menikmati.
01:57Terima kasih.
01:58Terima kasih.
01:58Terima kasih.