00:00Harusnya ada di istana di Hambalang.
00:03Presiden tanya, Rokigerung kemana?
00:07Saya bilang, saya mau hadapi masalah di Hongkong.
00:11Sekarang saya persilahkan kepada tamu kita yang kita tunggu-tunggu,
00:18yang selama ini juga menyebut saya sebagai anggota DPR,
00:24selama saya jadi menghenti anggota DPR adalah anggota DPR yang dungu.
00:27Kami persilahkan kepada Bung Rokigerung untuk...
00:38Saya tahu pertanyaannya.
00:43Oke teman-teman, ini ternyata waktunya habis, masalahnya panjang.
00:52Oke, WSI nanti.
00:57Ini waktu saya ngobrol ya, Anda udah tadi, bagian saya.
01:05Apa itu masalah?
01:09Bukan, bukan berapa.
01:11Saya tanya apa itu masalah, bukan berapa.
01:14Perhatikan cara kita ngobrol tadi ya.
01:18Masalah, tetap masalah kalau dia dihindari.
01:24Sekarang kita mau attack masalah itu tuh.
01:27Walaupun waktunya terbatas.
01:32Tapi saya tahu bahwa ada kejujuran dari delapan menteri untuk datang menghadapi masalah.
01:40Kemarin saya harusnya ada di istana di Hambalang.
01:46Presiden tanya, Rokigerung kemana?
01:49Saya bilang, saya mau hadapi masalah di Hongkong.
01:56Terus Pak Presiden bilang, mau belanja masalah.
02:00Saya bilang, enggak, saya mau belanja emosi.
02:06Dan akhirnya,
02:09yang terjadi adalah
02:12jualan emosi di sini.
02:14Dan saya borong semua.
02:17Borong artinya saya akan katakan kepada Pak Presiden bahwa
02:20emosi tetap ada.
02:22Kendhati masalah sebagian sudah dipecahkan.
02:25Itulah sifat psikologi manusia.
02:28Saya ambil risiko untuk itu.
02:33Ada delapan menteri, saya tahu.
02:34Saya tahu semua masalah di Republik.
02:36Kendhati saya baru dua minggu bekerja.
02:41Soal pertama adalah soal kewarganegaraan.
02:44Tadi ada yang sebut bahwa kami disebut sebagai janda-janda kaya Hongkong.
02:54Sementara saya jomblo yang melarat di Hongkong.
02:59Anda bukan janda kaya.
03:01Anda rahim Republik di luar tanah air.
03:05Begitu cara lihatnya.
03:11Pada rahim-rahim di Hongkong lah.
03:13Tergantung suplai nutrisi.
03:16Lewat tali pusar yang namanya regulasi.
03:18Supaya tiba di Magelang, tiba di Bitung, tiba di Banyuwangi.
03:23Melalui remitansi.
03:26Yaitu hubungan Anda dengan negeri.
03:29Rahim Anda ada di luar tanah air.
03:31Tetapi bayi Anda diasuh di tanah air.
03:35Dan saya merasakan itu sebagai penderitaan batin.
03:40Walaupun saya enggak punya rahim.
03:46Kita sepakati bahwa negara punya tugas untuk menjaga rahim itu sehat untuk menerima calon bayi.
03:57Regulasi itu namanya placenta.
04:00Yang kita bicarakan tadi memastikan bahwa placenta itu
04:05harus disediakan negara dalam bentuk status kewarganegaraan.
04:10Saya warganegara Indonesia, Anda warganegara Indonesia.
04:13Itu perjanjian hukum saja.
04:15Tapi lebih dari menjadi warganegara, Anda warga dari republik.
04:21Tanggung jawabnya lebih besar dari segera menjadi warganegara.
04:26Kalau saya di warganegara, negara enggak urus, saya ganti warganegara.
04:30Saya ganti status warganegara saya untuk kepentingan bisnis.
04:35Maka saya punya dua paspor.
04:36Paspor hukum sebagai warganegara, paspor negara lain sebagai cara untuk menyelundupkan kepentingan saya.
04:45Dan itu namanya pengecut.
04:49Sekali lagi, kita sama-sama warganegara.
04:53Tapi lebih dari sekitar warganegara, kita warga dari kebersamaan berbangsa.
04:59Itu namanya warga republik.
05:01Jadi sekali lagi saya suka ada kejujuran di sini.
05:07Dari Maryati, siapa tadi ibu Maryati ya?
05:12Dari Maryati ke Ibu Yuni.
05:17Maryati ke Ibu Yuni, sepenuh hati sangat berani.
05:23Oke, teman-teman lain kali kita akan ketemu lagi.
05:29Waktunya sudah habis.
05:31Saya mesti tutup di sini dan saya percaya saya ada di Hongkong.
05:35Di mana ada masalah, di situ pasti ada solusi.
05:39Bila saya bikin salah, itu karena saya belum makan nasi.
05:43Baik.
05:44Oke, satu waktu kita masih bertemu.
05:48Kita nongkrong di Hongkong.
05:54Tapi di Hongkong tidak boleh ada kongkalingkong.
05:57Terima kasih.
05:58Terima kasih.
06:05Cara baru, nonton di Smart TV.
06:07Nonton live streaming dan ribuan tayangan Kompas Gram Media langsung dari Smart TV kamu.
06:13Cara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu.
06:17Cari Kompas TV melalui pencarian.
06:20Pilih aplikasi, lalu install.
06:23Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
06:27Download Kompas TV apps di TV kamu sekarang juga.
06:32Terima kasih.
06:33Terima kasih.
06:33Terima kasih.