Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Konflik antara kelompok Houthi atau Ansarullah di Yaman dan Arab Saudi kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan serangan terhadap fasilitas energi dan infrastruktur strategis.

Eskalasi konflik ini memunculkan kekhawatiran terhadap kelancaran pasokan minyak dunia, jalur perdagangan, serta stabilitas ekonomi global. Keterlibatan negara-negara lain juga dikhawatirkan memperluas konflik di kawasan Timur Tengah.

Pengamat Timur Tengah Faisal Assegaf menilai, serangan terhadap fasilitas energi dan jalur transportasi dapat memperbesar dampak ekonomi konflik.

Ia juga menyoroti upaya diplomatik untuk mencapai gencatan senjata serta sejumlah tuntutan Houthi, termasuk penghentian agresi dan pencabutan blokade laut maupun udara. Lantas, bagaimana dampak konflik ini terhadap pasokan energi dunia dan apakah perang akan meluas ke kawasan lain?



Produser: Prayogi Haro

Editor: Novaltri

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/698645/full-memanas-pengamat-timur-tengah-soal-perang-houthi-arab-ancaman-pasokan-minyak-indonesia
Transkrip
00:03Intro
00:06Terima kasih Anda masih bersama kami di Sapa Indonesia Pagi
00:09Saudara, serangan udara Yordania di wilayah Daraa, Surya Selatan
00:14menelan tujuh korban jiwa termasuk tiga anak dan seorang perempuan
00:19serangan ini menyisakan duka mendalam bagi seorang ayah
00:22yang kehilangan anak-anak dan juga istrinya
00:28Masud Muhammad Al-Salim mengungkapkan kisah pilu saat mencari anak-anak dan istrinya
00:33setelah rumahnya di desa Altaf dihantam serangan udara pada sunin malam
00:39Kantor Kesehatan Daraa melaporkan tujuh orang tewas dan tiga lainnya luka-luka
00:45Militer Yordania menyebut serangan tersebut menargetkan tempat persembunyian kelompok bersenjata
00:52sebagai balasan atas serangan mematikan terhadap para pelayat di sebuah gereja di Yordania
00:58Sementara, pemerintah Transisi Surya menyatakan operasi tersebut dilakukan tanpa koordinasi terlebih dahulu dengan Damaskus
01:15Informasi selanjutnya datang dari Biro Politik Houthi yang memperingatkan negara manapun yang berpihak ke Arab Saudi akan dianggap sebagai tindakan
01:23agresi terhadap Yaman
01:27Muhammad Al-Buhaiti menyampaikan hal tersebut usai anggota Parlemen Mesir menyetujui permintaan Presiden Abdel Fatah El-Sisi untuk mendukung Arab
01:37Saudi dalam melawan Houthi
01:39Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya khawatiran publik bahwa Mesir dapat terlibat dalam konflik berkepanjangan di Yaman
02:12Sementara itu, Saudara media kelompok Houthi melaporkan pasukan pemerintah yang didukung Arab Saudi
02:17Menyerang pabrik semen di Sana'a
02:21Al-Masirah TV menayangkan rekaman yang memperlihatkan kobaran api di pabrik semen Hamdan di Sana'a, Ibu Kota
02:30Petugas pemadam kebakaran berupaya menjinakan api menggunakan peralatan dan air
02:35Rekaman juga memperlihatkan petugas berusaha menyelamatkan pekerja yang terjebak di tengah kobaran api yang semakin besar dan asap yang mengepul
02:45Serangan ke pabrik tersebut dilakukan melalui udara
02:58Media kelompok Houthi juga melaporkan pasukan pemerintah yang didukung Arab Saudi melancarkan rangkaian serangan udara di Provinsi Ta'is
03:06Televisi Al-Masirah menyebutkan serangan udara menghantam pelabuhan Moka, Distrik Dubab di dekat Selat Bab El-Mandeb
03:15Saksi mata menyebut pelabuhan tersebut digempur mulai dari jam 4 pagi
03:20Militer Riyaman menyebut mereka menargetkan posisi Houthi di Ta'is
03:40Saudara kelompok Houthi mengklaim telah menembakkan sejumlah ruda ke kilang minyak di Arab
03:46Begitupun sebaliknya serangan Arab yang menyerang pabrik Houthi di Sana'a gejolak timur tengah kian memanas
03:53Apa dampaknya dan kapan perang ini akan meredah?
03:56Kita bahas bersama pengamat timur tengah Faisal Asagab
03:59Mas Faisal selamat pagi, apa kabar?
04:02Alhamdulillah baik
04:03Alhamdulillah
04:04Mas Faisal ini kan ada aksi saling balas tembak antara Houthi dan juga Arab Saudi yang kembali menargetkan kilang minyak
04:12dan juga pabrik vital
04:14Menurut Anda ini sejauh mana serangan ini dapat mengubah eskalasi militer dan mengancam pasokan energi global?
04:21Nah yang jelas sejak perang meletup lagi antara gerakan Ansarullah atau Houthi di Yaman melawan Arab Saudi
04:27Ini fasilitas-fasilitas energi dan infrastruktur transportasi udara termasuk semua bandara udara itu menjadi target
04:36Karena sejak 13 Juli Ansarullah sudah mengumumkan bahwa mereka akan membalas blokade udara dan laut yang dilakukan oleh Arab Saudi
04:43Makanya pelabuhan di Yanbu, Jeddah di dekat Laut Merah
04:48Itu kapal-kapal Arab Saudi menjadi sasaran kapal-kapal tanker
04:52Setahu saya sejak perang meletup sudah setidaknya 9 kapal tanker minyak Arab Saudi yang dihantam serangan Al-Husin
04:59Ini tentu saja akan menambah, akan menimbulkan masalah pasokan minyak global akan menurun atau tersendat
05:08Karena kan di Rastanura yang dekat dengan Selat Hormuz juga diblokade oleh Iran, ditutup dan juga ada blokade Laut Amerika
05:16Serangan hingga sejak 3 perang meletup Maret 2015 itu serangan terhadap infrastruktur minyak Arab Saudi oleh Ansarullah Yaman ini
05:26Sudah tidak ada hitungan resmi dari pemerintah Arab Saudi
05:30Tapi ada laporan dari Yaman yang menyebutkan Arab Saudi sudah rugi 6 miliar dolar
05:35Sedangkan untuk serangan ke bandar-bandar udara yang dilakukan sejak 13 Juli lalu
05:40Sebagai balasan atas blokade udara Arab Saudi terhadap Ansarullah sejak 2015
05:45Itu sudah menimbulkan kerugian perkiranya 2,5 sampai 3 miliar dolar
05:51Belum lagi event-event ekonomi, bisnis, ataupun budaya yang dibatalkan
05:55Gara perang ini terus semakin meningkat
05:58Dan perang ini akan semakin meningkat karena Arab Saudi ternyata mengajak negara lain
06:02Artinya mereka tidak berperang sendiri
06:04Setelah sebelumnya Maret 2015 sampai 2019 mengajak Unemirat Arab
06:09Dan 10 negara Arab lainnya sekarang ada fakta Mekah
06:13Walaupun itu kelihatannya cuma aliansi politik terus ditambah Mesir
06:17Mesir juga ikut setelah ini
06:19Dan bahkan ada pernyataan yang mengerikan dari Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat
06:24Putri Rima binti Bandar bin Abdul Aziz
06:27Dia anak mantan Duta Besar terlama Arab Saudi untuk Amerika Serikat Pangeran Bandar
06:32Dia bilang Ansarullah atau Houthi ini harus diperlakukan dengan ISIS
06:36Harus diperlakukan seperti ISIS
06:38Makanya perlu ada koalisi internasional untuk melawan Ansarullah atau Houthi ini
06:43Ini yang berbahaya
06:44Kalau misalkan ini diaminkan oleh Trump ataupun yang lainnya
06:47Maka kita akan melihat perang yang akan lebih besar lagi karena menimbulkan banyak negara
06:54Mas Faisal berarti artinya disini juga perang bukan hanya terkait dengan perang secara fisik
07:00Tapi juga ada perang narasi
07:01Arab Saudi ini kan menggayat negara lain
07:04Namun Houthi menyebutkan bahwa jika memang ada negara lain yang ikut terlibat
07:08Ini artinya masuk ke dalam agresi begitu
07:11Menurut Anda ini akan seperti apa melihat ini?
07:15Saya kira Mesir sudah memutuskan parlemennya
07:19Tapi yang saya tahu Mesir itu masuk ke koalisi ini
07:23Untuk menyerang Ansarullah ini tidak gratis
07:26Ada bayaran yang ada jasa yang disampaikan oleh Arab Saudi
07:31Saya lupa kalau tidak salah akan ada uang cadangan devisa sekitar 4 atau 5 miliar dolar
07:37Di Bank Sentral Mesir
07:38Kemudian juga ada bantuan ekonomi
07:40Yang saya pernah baca sekitar 12 miliar dolar
07:43Tapi karena Mesir memutuskan sebagai defensif
07:46Bukan ofensif mendukung Arab Saudi melawan Ansarullah di Yaman
07:50Itu dapat setengahnya
07:51Itu informasinya seperti itu
07:53Dan saya kira ya tentu saja kalau Mesir ikut dalam membantu Arab Saudi
07:58Itu menjadi target sah dari Ansarullah atau Houthi di Yaman
08:02Untuk menjadi target serangan
08:03Ini saya kira Arab Saudi telah membuat perang ini makin berbahaya
08:08Bukan hanya kawasan Timur Tengah karena dunia
08:10Karena Ansarullah sudah menerapkan blokade laut dan udara
08:15Dan itu menimbulkan efek kemana-mana
08:17Oke Mas Faisal dengan diserangnya kilang minyak
08:20Berarti pasokan minyak global juga seperti yang disebutkan menurun
08:24Apakah ini semakin memperlihatkan bahwa sebetulnya nantinya Arab Saudi secara eskalasi
08:32Semakin berambisi untuk menguasai salah satunya selat Bab El Mandib
08:39Kalau lihat pernyataan tadi
08:41Duta besar Arab Saudi Putri Rimah binti Bandar bin Abdul Aziz
08:45Kemudian Arab Saudi sudah mengajak Mesir
08:47Setelah sebelumnya mengajak Turki dengan Pakistan
08:49Artinya memang Arab Saudi masih ingin memaksa ambisinya
08:54Dalam hal ini ambisi dari Putra Mahkota
08:56Pangeran Muhammad bin Salman
08:58Walaupun di sisi lain ada isarat bahwa Saudi ingin menyerah
09:02Ingin ada kembali gencatan senjata
09:04Kita tahu ada kunjungan dari Menteri Pertahanan Arab Saudi
09:07Pangeran Khalid bin Salman
09:09Adik kandung dari Muhammad bin Salman
09:11Kemudian ditemani oleh Kepala Intelijen Turki
09:14Ibrahim Kalin dan juga Kepala Staf Angkatan Darat
09:17Asi Munir datang ke Teheran
09:19Bertemu Presiden dan Ketua Dewan Kamandan Nasional Tertinggi
09:22Dan itu adalah laporan dari Israel Khayom
09:26Mengutip sumber-sumber diplomatik
09:27Bahwa Khalid bin Salman datang gak?
09:29Gak tangan kosong
09:30Artinya dia dengan pesawat Angkatan Udaranya Arab Saudi
09:33Membawa uang sebesar 1 miliar dolar
09:35Untuk diberikan kepada Ansarullah atau Houthi
09:38Untuk menghentikan serangannya
09:39Artinya kan ini ada indikasi
09:40Saudi juga sudah terdesak dengan serangan-serangan ini
09:44Kita tahu ketika bandara diserang
09:46Banyak event sekarang ini
09:47Event seperti Riyadh Fashion Week
09:49Terus juga event festival film internasional
09:53Laut Merah
09:54Dan juga FEF
09:55Future Investment Initiative
09:57Sudah ditunda untuk tahun depan
10:00Jadi kalau memang Saudi masih ngotot
10:02Seperti kata perkataan rimah
10:03Bentuk pasukan koalisi
10:05Artinya kita akan melihat perangkan semakin besar
10:07Dan itu menunjukkan ambisi Saudi
10:08Walaupun mereka sudah terdesak
10:10Karena kan ini ancamannya juga
10:12Untuk ancaman energi global
10:14Pasar ekonomi global
10:15Dan ini ancaman ini bukan ditentukan
10:17Kemampuan Saudi untuk menahan serangan Ansarullah atau Houthi
10:20Tapi tentang keputusan Ansarullah
10:23Apakah mereka ingin menyerang
10:24Fasilitas-fasilitas energi milik Arab Saudi
10:26Dan itu sudah terbukti
10:27Semuanya bisa dihantan
10:29Tanpa bisa dicegah oleh Arab Saudi atau ditahan
10:32Oke kalau kita melihat
10:33Secara helikopter view
10:35Lebih luas lagi
10:35Mas Faisal
10:36Apakah maraknya aksi militer lintas batas
10:39Mulai dari gempuran Jordania ke Suria
10:42Hingga serangan Houthi ke fasilitas vital Arab Saudi
10:44Apakah ini menandakan runtuhnya doktrin pertahanan pasif kawasan
10:48Dan juga mengonfirmasi
10:49Masuknya Timur Tengah ke dalam fase perang terbuka
10:52Multifront
10:54Ya memang benar
10:55Memang Timur Tengah
10:57Sejak ada perubahan
10:58Misalkan Bin Salman naik
11:00Ada Bin Zayed
11:02Kemudian juga Sehtamin Bin Hamad
11:04Terus juga ada Erdogan
11:06Yang ingin mengembalikan romantisme
11:08Kesultanan Usmania
11:09Ini Timur Tengah perubahan yang terjadi
11:12Dinamika ini
11:13Bukan hanya ditentukan oleh aktor
11:14Luar, eksternal
11:16Seperti Amerika, Rusia, atau Cina
11:18Tapi mereka sudah bermain sendiri
11:19Menentukan
11:20Kita tahu
11:20Unimerat Arab bermain di Libya
11:22Unimerat Arab bermain di Sudan
11:24Bermain di Somalia
11:25Sama dengan Turki
11:26Arab Saudi juga bermain di Suria
11:28Ketika menggulikan asa
11:29Termasuk Unimerat Arab
11:30Dan Unimerat Arab
11:31Dan Saudi
11:31Juga bermain di Yemen saat ini
11:33Ya saya kira memang
11:34Perkembangan ini menunjukkan bahwa
11:37Masing-masing
11:38Raja ini
11:39Atau calon Raja
11:40Seperti Bin Salman ini
11:41Raja de facto
11:42Mereka punya ambisi sendiri
11:44Bagaimana
11:45Untuk negaranya
11:46Bisa muncul sebagai kekuatan
11:48Paling dominan berpengaruh
11:49Di Timur Tengah khususnya
11:51Kita tahu juga Erdogan
11:53Juga masuk di Suria juga
11:54Dan juga sekarang
11:56Melalui fakta Mekah
11:57Ini mereka juga
11:58Walaupun belum kelihatan
12:00Aliansi pertahanannya
12:01Tapi
12:01Saya kira lebih aliansi politik
12:04Karena memang
12:04Kalau perang dengan
12:06Ansarullah Yaman ini
12:07Tentu perang yang akan
12:08Mengurah semuanya
12:09Sumber ekonomi
12:10Terus juga keamanan
12:11Terus juga sosial
12:12Dan lain-lain
12:13Saya kira
12:14Arab Saudi
12:14Mesir atau
12:15Turki dengan Pakistan
12:17Juga akan berpikir ulang
12:18Kalau memang benar-benar
12:19Ingin berperang lama
12:21Apalagi Arab Saudi
12:22Tentu
12:23Ekonomi akan makin hancur
12:24Kita tahu
12:25Ambisi Bin Salman
12:26Dengan proyek NEON
12:27Juga sudah hancur
12:28Proyek selain nilai
12:29500 miliar dolar
12:30Amerika Serikat
12:31Juga mulai
12:31Sedikit demi sedikit
12:33Dikurangi dan disetot
12:34Salah satunya adalah
12:35Kota Cermin
12:35Oke
12:37Mas Faisal
12:37Kalau kita berbicara lagi
12:38Terkait dengan
12:39Multifront
12:39Sejauh mana sih
12:40Gesekan simultan
12:42Di front utara
12:43Misalnya terkait dengan
12:44Penutupan perbatasan
12:45Darat nasib
12:46Akibat serangan Yordania
12:47Dan juga front selatan
12:48Adanya ancaman jalur laut
12:50Bab El-Mandeb
12:51Oleh Huti
12:52Ini saling mengunci
12:53Hingga melumpuhkan
12:54Rantai pasok
12:55Serta jalur
12:56Perdagangan energi global
12:59Perbatasan antara
13:00Yordania dengan Suria
13:01Sudah dibuka lagi
13:01Nasib setelah serangan
13:03Dengan alasan
13:05Yordania
13:05Menuduh
13:06Kelompok-kelompok
13:08Ekstremis ISIS
13:08Masih ada berada di Suria
13:10Nah ini memang
13:11Banyak milisi ISIS
13:12Yang masih berada di Suria
13:13Dan itu menjadi tantangan
13:14Bagi Presiden
13:15Sementara Suria
13:16Ahmad Hussein Asyarat
13:17Dulu nama
13:18Gerilanya Abu Muhammad Al-Julani
13:20Ketika bergabungan ISIS
13:21Dan Al-Qaeda
13:22Ini yang menjadi tantangan
13:23Untuk perbatasan
13:24Antara Suria dengan Yordania
13:25Makanya
13:26Yordania menuding
13:28Di Suria lah
13:30Ideologi ideologi ekstremis
13:32Yang muncul
13:32Atau
13:33Mempengaruhi
13:34Situasi di selatan
13:34Tapi memang faktanya
13:36Di selatan Yordania
13:37Itu wilayah yang miskin
13:39Kurang mendapat perhatian
13:40Ketimbang wilayah utara Yordania
13:42Seperti
13:43Di Irbit
13:44Ataupun di Bokota Aman
13:45Itu wilayah yang agak
13:46Lebih maju ketimbang
13:47Karena saya pada 2015
13:48Pernah ke Karat
13:49Saya mewawancarai
13:51Saya mewawancarai orang tua
13:51Dari pilot Yordania
13:53Yang ditembak jatuh oleh ISIS
13:55Dan dibakar di kandang
13:56Al-Qasasbi
13:57Saya sempat ke sana
13:58Itu di daerah yang
13:59Di atas gurun
14:01Dan
14:01Boleh dibilang termasuk
14:02Daerah miskin
14:03Karena selatan
14:04Tidak terlalu diperhatikan
14:05oleh pemerintah aman
14:05Nah terus juga
14:06Mengenai
14:07Ansarullah ini
14:08Saya kira
14:09Kalau misalkan
14:10Perang semakin lama
14:11Makanya
14:12Salah satu tujuan
14:13Khalid bin Salman
14:14Ke Iran
14:15Ke Teheran adalah
14:16Untuk segera
14:18Tercapai gencatan senjata
14:19Dengan Ansarullah atau Huti
14:20Tapi kan kita tahu
14:21Ada tiga ya
14:23Ada empat
14:23Yang diinginkan oleh
14:25Ansarullah atau Huti
14:25Pertama
14:26Hentikan agresi
14:27Tarik mundur semua milisi
14:28Hapus blokade
14:30Cabut blokade laut dan udara
14:32Dan juga minta kompensasi
14:33Terhadap perang
14:34Ini yang membuat
14:35Baik
14:35Baik
14:36Artinya
14:36Kalau kita cermati
14:38Begitu
14:38Eskalasi
14:39Kian tinggi
14:40Begitu belum ada
14:41Tanda-tanda
14:42Akan meredah
14:43Konflik ini
14:43Bahkan ini
14:44Arab Saudi juga sudah
14:45Ada komunikasi
14:47Begitu dengan Mesir
14:48Sehingga tadi juga ada
14:50Caman dari Huti
14:50Terkait dengan agresi
14:52Ini tentunya kita juga
14:52Kan cermati
14:53Bagaimana juga dampaknya
14:54Terhadap tanah air
14:55Karena disebutkan tadi
14:56Pasokan minyak global
14:58Juga kian menurun
14:59Baik terima kasih
15:00Dan juga masalah
15:01Kalimantik tektarian
15:02Oke
15:02Baik
15:03Baik terima kasih
15:04Pak Faisal Asagap
15:06Pengamat Timur Tengah
15:07Atas waktu
15:08Dan juga penjelasannya
15:09Bersama kami di Sapa
15:10Indonesia Pagi
15:11Sehat selalu
15:12Terima kasih
15:13Mas

Dianjurkan