Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Sentil Singapura Uring-uringan Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyoroti dampak ketegasan posisi tawar Indonesia di panggung internasional yang mulai membuat negara tetangga seperti Singapura merasa ketar-ketir. Pernyataan tersebut disampaikan Amran saat menerima audiensi 46 perwira siswa Pendidikan Reguler (Dikreg) 54 Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI) di Jakarta pada Selasa, 27 Oktober 2026. Selain berseloroh mengenai pemotongan ekspor gas sebesar 8 persen yang membuat Singapura uring-uringan, Amran turut memamerkan keberhasilan riset dalam negeri terkait produksi bensin dan solar mandiri berbasis energi terbarukan.

Ia juga membongkar praktik kecurangan underinvoicing oleh mafia komoditas seperti CPO yang dinilainya telah menyedot potensi pendapatan negara hingga belasan ribu triliun rupiah ke luar negeri.Di hadapan para perwira TNI, Amran menegaskan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk memperketat tata kelola ekspor satu pintu serta mengambil alih jutaan hektar lahan sawit bermasalah.Langkah tegas dan hilirisasi ini diharapkan dapat menghentikan kebocoran pajak sekaligus memastikan seluruh kekayaan sumber daya alam dimanfaatkan sepenuhnya untuk kedaulatan bangsa.

#mentan #amran #singapura #sawit #cpo

Creative/Video Editor: Aqilah/Reiki
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00B56
00:01Kembali
00:03Sekarang ini juga bisa jadi
00:05Basic
00:06Namanya basic
00:08Basic
00:08Kita sudah proses
00:13Ini orangnya
00:14Ini jadi basic
00:18Jadi kalau basic
00:20Dan
00:23Energi terbarukan
00:25Terus
00:26Kita memang
00:30Coba
00:30Baru gas kita tutup
00:328% kuri-kuri yang datang
00:35Itu lebih baik dikit
00:38Apalagi kalau kita nakal
00:40Kalau saya memang nakal
00:41Karena anak kuri-kuri kita nakal
00:43Kalau saya saya bakar dikit
00:45Meledaki maki lama
00:48Kalau saya
00:49Tapi jangan kuri-kuri
00:52Cukup saya rasa
00:53Itu maki yang paling benci sama saya
00:55Ya kalau saya
00:57Ledakan itu
00:59Yanirkan
01:00Ledakan itu
01:01Mati
01:02Mati
01:03Satu tahun
01:04Apa tidak
01:05Minta
01:06Minta bergabung Indonesia
01:09Itu salah satu
01:10Itu salah satu bahwa
01:10Edensi
01:11Panang itu sejak
01:12Tapi nomor satu
01:14Pak
01:15Karena perlu
01:16Oke
01:17Ini kita sudah
01:18Bagus
01:21Makanya orang ketakutan
01:22Dengan pemimpinan
01:24Pak Prabowo
01:24Ketakutan
01:25Bukan karena
01:26Saya bukti
01:28Kemudian berikutnya
01:31Kita lihat
01:32Panang kita
01:33Yang kita nanti
01:35Ini kedepan
01:35Ini maksud
01:36Indirisasi
01:37Ada keputusan juga
01:39Yang ekstri
01:41Mafia yang mengambil
01:43Pasir negara
01:44Kita ambil semua
01:45Coba
01:47Salit diambil 4 juta
01:48Enggak pernah
01:49Kerjaan selama
01:49Republik ini
01:504 juta salit diambil
01:53Nih
01:53Sekarang sudah
01:556 juta ya
01:566 juta diambil
01:58Dan ini kembali negara
02:00Ada yang menjelaskan
02:02Deksi
02:03Tahu Bapak Yudha
02:04Deksi
02:06Ini satu pintu
02:08Mana Deksi
02:12Iya ekspor
02:14Dan antara
02:15Sumber daya
02:16Sumber daya
02:17Indonesia
02:18Satu pintu
02:19Kenapa satu pintu
02:21Kita dikibuli selama ini
02:22Karena susah
02:24Tahu pengibunannya
02:26Tidak dibunuhi selama ini
02:27Itu
02:2815 ribu
02:3016 ribu
02:3116 ribu
02:32Ini
02:34Ini
02:35Uang kita mengalir 2 negeri
02:37Ini
02:3816 ribu
02:39Kalau sekarang
02:39Rolah
02:4016 ribu
02:41Baik
02:43Mengalir 2 negeri
02:45Cara mengalirnya ini
02:46Pertanyaan
02:48CPO
02:48Ini cara mengalirnya
02:50Jadi orang tidak paham apa yang anda
02:52Dari
02:52Mengalirnya adalah gini
02:54Harga CPO Indonesia
02:5614 ribu
02:57Oke
02:58Dijual ke orang itu
02:5927 ribu
03:00Dia berikan di Indonesia ini
03:02Harga dunia
03:03Naikkan naik ting
03:04Naikkan grafiknya
03:05Tapi disini turun
03:07Gila gak negara gila
03:08Mafianya
03:09Nah
03:10Ini caranya adalah
03:11Ambil ikuisi
03:12Yang maksud itu adalah
03:13Disini puluhannya
03:15Disini juga puluhannya terima
03:16Paham?
03:18Dia order disini
03:20Dia order di luar
03:2250%
03:2347%
03:24Tambah ini kan
03:2550%
03:2650%
03:27Tidak kaya pada
03:28Itulah nama
03:29Sebenarnya
03:31Yang lebih gila
03:33Ini
03:33Turunan KTDS
03:35Perangga dunia naik
03:36Dibodohi
03:37Menurutnya sudah pinta
03:38Apalagi Bapak sudah
03:39Sesuai
03:41Sesuai
03:41Masa dibodohi kan?
03:43Enggak mungkin Bapak jadikan satu
03:45Kalau Bapak masih mencuri
03:46Ini
03:47Benarkah
03:48Yang diisi tadi
03:50Saya tunjukkan ini
03:52Agnianai
04:01Agnianai

Dianjurkan