Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 jam yang lalu
Lapor ke Presiden Prabowo, Maruarar Umumkan Lonjakan Target Bedah Rumah Naik dari 45.000 Menjadi 400.000 Unit

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menghadap Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (26/10/2026) guna melaporkan capaian serta fokus strategis sektor perumahan.

Agenda pembahasan mencakup evaluasi penyaluran rumah subsidi, penguatan industri genteng tanah liat lokal, hingga lompatan signifikan target program bedah rumah. Dalam keterangannya usai pertemuan tersebut, Maruarar mengutarakan bahwa kuota program bedah rumah besutan pemerintah mengalami lonjakan drastis pada tahun 2026.

Jika pada tahun sebelumnya target bedah rumah tercatat sebanyak 45.000 unit, maka di bawah arahan Presiden Prabowo angka tersebut ditingkatkan hampir sepuluh kali lipat mencapai 400.000 unit rumah.

Selengkapnya dalam video di atas.

#MaruararLaporkanKenaikanTargetBedahRumah #TargetBedahRumahNaikJadi400RibuUnit

Creative/Video Editor: Icha/Rizal
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Juga tadi kami juga sudah diminta, menyiapkan untuk program ke depan,
00:06bagaimana program ASRI, Bapak Presiden itu sangat sekali ingin Indonesia itu nyaman, indah,
00:14memberikan UMKM, sehat, untuk program yang nanti pada waktunya saya akan sampaikan,
00:20untuk program tahun depan.
00:23Kemudian juga kami diskusikan bagaimana investasi dari, informasi dari Pak Rosan,
00:33Menteri Investasi sampai hari ini sudah ada 4.000 triliun ya, rupiah yang masuk,
00:39dan sekitar 5,5 tenaga kerja yang menyerap.
00:43Lalu juga cukup banyak event, seperti FIFA ASEAN, sepak bola yang sudah, motor GP di Lombok yang juga berhasil,
00:52kemudian juga konser yang berada di Jakarta, bertaraf dunia, internasional,
01:00merada TNW dan juga selanjutnya ada Guns N' Roses, Westlife, BTS itu juga sangat penting untuk iklim investasi.
01:10Dan itu sudah disampaikan bahwa artinya posisi keamanan TNI Polri sangat membantu untuk event-event yang seperti itu,
01:21dan juga termasuk event-event di daerah.
01:24Jadi kami juga dalam kaitannya kementerian kami, event-event di daerah bersama UMKM,
01:31baik rumah subsidi dengan skala masif, yaitu Rp71.000 di bulan Desember,
01:38dan bulan depan, bulan November, tanggal 8, sebanyak 600 truk.
01:42Itu 600 truk, kalau satu truk itu kira-kira panjangnya 5 meter,
01:48kalau dikali 600, berarti kalau satu baris itu sekitar 3 kilometer, itu pun kalau tidak ada jaraknya.
01:54Kalau itu dibagi dua, satu lain ada dua baris, sekitar minimal 1,5 kilometer.
01:59Dan ini bisa dicek, sangat membahagiakan UMKM-UMKM,
02:04sehingga roda ekonomi bergerak di daerah-daerah,
02:08seperti di Majelengka, nanti kemudian juga di Malang, dan di berbagai tempat di Indonesia.
02:14Jadi itu yang saya sampaikan kepada teman-teman.
02:17Silahkan mungkin ada yang mau ditanyakan.
02:30Ini bagian program yang dibuat oleh negara,
02:36Presiden Prabowo itu, tahun lalu itu kita ada 45 ribu bedah rumah.
02:41Tahun ini ditingkatkan luar biasa menjadi 400 ribu rumah.
02:46Nah, jadi itu tadi adalah suplai untuk yang ada di Jawa Barat.
02:51Kalau nanti yang di Jawa Tengah itu, titiknya yang sedang dipersiapkan adalah di Kebumen.
02:57Pak Gubernur juga sedang mempersiapkan, Pak Lutfi.
03:00Kemudian kalau di Jawa Timur itu titiknya UMKM Genteng adanya di Tenggalek.
03:07Jadi kita juga nanti akan masuk ke tempat yang lain,
03:10seperti bata, kayu, dan sebagainya.
03:13Nah, jadi kita ingin memperdayakan UMKM-UMKM lokal.
03:17Jadi kalau bisa produk Jawa Barat, bisa dipakai di Jawa Barat.
03:21Produk Jawa Tengah, bisa dipakai di Jawa Tengah.
03:23Sesudah genteng, kita juga akan ke tempat yang lain.
03:26Pembiayanya didukung oleh Bank Rakyat Indonesia, BRI.
03:30Kemudian juga kalau di Jawa Barat, Bank Jabar juga support.
03:33Nah, kemudian untuk SNI-nya tadi Departemen Perindustrian juga men-support.
03:37Jadi kita juga, kualitas dari UMKM ini ternyata bisa gitu.
03:42UMKM kita ini kalau dibina benar, dikasih kesempatan, bisa kok.
03:46Ya, buktinya 7 bulan lalu itu di Majalengka tidak ada yang satu pun bersertifikat SNI.
03:51Sekarang sudah ada 34 yang bisa.
03:53Tapi mereka perlu waktu dan dibimbing.
03:56Dan kerjanya jadi bagus.
03:58Tahun ini 2,4 juta.
04:01Saya rasa tahun depan itu bisa mendapatkan order paling enggak sekitar 4-5 juta.
04:06Jadi juga ada pekerjaan yang pasti.
04:09Sehingga ekonomi bisa bergerak di daerah.
04:12Saya rasa itu ya, teman-teman.
04:13Terima kasih.
04:14Terima kasih.
04:14Terima kasih.
04:20Terima kasih.
04:21Terima kasih.

Dianjurkan