00:00Seberapa besar pengaruh pemilu Israel dengan nasib warga Gaza-Palestina?
00:04Kita akan bahas bersama peneliti Asia Middle East Center, Pizarro Gozali.
00:08Selamat malam, Bung Pizarro.
00:12Apakah pergantian atau bergantinya pemerintahan di Israel dari kubu Netanyahu
00:16ke koalisi oposisi seperti Gadi Esenkot akan menghentikan operasi militer di Gaza
00:21atau ini hanya sekedar ganti gaya kepemimpinan seperti itu?
00:25Iya, memang harus kita akui ya, Bela, bahwa Gadi Esenkot ini ideologinya juga zionisme.
00:31Bahkan dia menamakan dirinya itu blok oposisi atau blok zionisme kayak gitu ya.
00:37Jadi memang dia punya cara pandang yang berbeda dengan Netanyahu, tetapi punya ideologi politik yang sama.
00:43Tapi problematikanya, Bela, sekarang ya, oposisi ini juga belum memenangkan pertarungan,
00:49belum mendapatkan 50 persen plus satu.
00:51Dia harus merangkul mitra-mitra koalisi yang lainnya untuk bisa membentuk pemerintahan dan mengalahkan Netanyahu.
00:57Dan pilihannya itu tidak banyak, Bela.
01:00Pilihannya sekarang yang terbuka itu berkoalisi dengan partai-partai Arab yang sangat luar biasa bersejarahnya.
01:06Dia hampir menguasai 20 kursi di parlemen.
01:10Padahal dalam pemilu sebelumnya itu hanya sekitar 10 saja atau kurang daripada itu semua gitu ya.
01:15Nah, ini menjadi daya tawar bagi partai-partai Arab untuk menjajakan diri kepada Gadi Esinkot untuk membentuk pemerintahan baru.
01:22Tetapi dengan syarat-syarat khusus yang menurut saya, itu bisa kemudian menjadi angin segar bagi Palestina.
01:28Pertama ialah, misalkan, ini misalkan untuk menghentikan dulu kekerasan Israel kepada warga Palestina,
01:34pemegang keluarga negara Israel di dalam Israelnya, Bela.
01:37Karena kan partai-partai Arab ini, ini sebenarnya orang Palestina, tapi itu dia paspore-paspore Israel gitu.
01:43Dan kasus penindasan yang dilakukan oleh tentara, oleh polisi Israel, aparat keamanan Israel di dalam Israel kepada warga Palestina,
01:50itu luar biasa.
01:51Tahun 2025 saja, ada lebih dari 250 warga Palestina yang itu diterbunuh, tewas di dalam internal Israel kayak gitu.
01:59Dan ini bisa menjadi daya tawar mereka.
02:01Kemudian, ini kan partai Arab ini kan aslinya itu orang-orang Palestina ya.
02:04Dia punya komunikasi juga kepada keluarganya di Gaza, komunikasi juga dengan keluarga di tepi barat maupun di Yerusalem.
02:10Ya, kita harapkan kemudian, kalau kemudian mereka berhasil membentuk pemerintahan,
02:14ini sedikit banyak punya leverage lah untuk kemudian menekan GDS Incot,
02:19untuk tidak semena-mena lagi atau tidak kemudian melakukan tindakan curabu seperti di eranya Netanyahu ya kan,
02:26yang memang secara sengaja melakukan serangan kepada Palestina.
02:29Jadi, kita berharap ada kemudian pola komunikasi atau negosiasi yang bisa dibuka kepada faksi-faksi yang ada di Gaza maupun
02:38di Palestina,
02:39ketika memang GDS Incot ini terpilih.
02:41Tapi ini tentu ketika memang partai-partai Arab ini juga punya leverage ya, bisa kemudian melakukan tekanan.
02:47Sekarang bolanya itu ada di GDS Incot.
02:50Pilihannya, kalau dia tidak mau berkoalisi dengan partai-partai Arab, maka Netanyahu akan kembali berkuasa.
02:55Karena kalau kemudian terjadi political deadlock, tidak ada yang bisa menguasai 50%, maka akan dilakukan pemilu ulang.
03:01Dan dalam masa transisi pemilu ulang itu, Netanyahu bisa kembali berkuasa menjadi Perdana Menteri sementara gitu.
03:07Jadi, pilihannya pahit.
03:09Bagi blok oposisi ini, dia mau kemudian menyerahkan kekuasaan itu kepada Netanyahu,
03:13atau memang dia mau berkoalisi dengan Arab.
03:15Yang walaupun kita mengetahui GDS Incot pun juga,
03:18secara umum lah politik Israel itu menganggap orang-orang Palestina itu kelas kedua.
03:22Dia didiskriminasikan, dia tidak punya hak-haknya.
03:25Tetapi dengan perubahan yang terjadi sekarang, berbeda dengan 50 tahun lalu,
03:29ini 15% nih partai-partai Arab.
03:31Dan dia bisa menjadi kingmaker ya.
03:33Yang terbaru bahkan Ahmad Tibi, itu salah satu caleg kandidat dari partai Arab.
03:38Dia sudah menantang GDS Incot.
03:40Apakah Anda berani berkoalisi dengan kami untuk menjunggalkan kenyataan Netanyahu?
03:43Nah, ini sesuatu yang menarik menurut saya.
03:45Bung Pizarro, kalau misalnya kita melihat rek-rekordnya si partai-partai Arab ini,
03:48dan juga SNCOT,
03:50ada seberapa besar kemungkinan partai Arab bisa memasukkan,
03:53misalnya tidak lagi ada serangan-serangan untuk Gaza atau warga-warga Palestina?
03:56Seberapa besar kemungkinan itu bisa tercapai?
03:59Ya, emang ini sangat bergantung apa kemudian partai-partai Arab.
04:02Tidak hanya masuk ke pemerintahan ya.
04:03Dia punya posisi jabatan menteri, misalkan bela ya.
04:06Wakil menteri, misalkan ya.
04:08Atau misalkan di bidang-bidang menteri yang terkatkan keamanan.
04:11Kalau itu akhirnya mereka masuk ke sana,
04:13tidak hanya berhasil membentuk pemerintahan,
04:14tetapi mereka bisa menaruh orang-orangnya.
04:16Saya rasa ini ada bergening gitu ya.
04:19Walaupun kita nggak bisa berharap,
04:20misalkan ini menjadi jalan Palestina Merdeka,
04:23menjadi jalan Gaza Merdeka.
04:24Itu tampaknya masih sangat sulit gitu.
04:26Tapi minimal, itu ada aspirasi dari warga Palestina,
04:29untuk kemudian dibicarakan di Knesset,
04:31dibicarakan di pemerintahan Israel,
04:33untuk tidak misalkan,
04:34contoh atau gini,
04:36atau misalkan melindungi warga sipil di Gaza ya.
04:38Misalkan anak-anak, perempuan, lansia,
04:41yang memang itu tidak menjadi target kombatan kayak gitu ya.
04:43Ini mungkin bisa dimainkan oleh mereka.
04:45Karena apa?
04:46Tadi lagi-lagi, suara mereka ini nggak kecil nih.
04:4815 persen loh.
04:50Itu cukup besar.
04:50Kalau skenario,
04:51Bung Pizarro maaf saya potong,
04:53skenario terburuknya,
04:54kalau tadi kan misalnya tidak tercapai atau deadlock seperti itu,
04:57kemudian Netanyahu menjadi Perdana Menteri sementara,
04:59skenario terburuk bagi warga sipil di Gaza atau warga Palestina
05:03yang memegang paspor Israel tadi seperti apa?
05:06Ya, nah kalau kemudian Netanyahu menjadi Perdana Menteri sementara,
05:09itu kan pasti tongkat kekuasaan masih di tahan mereka.
05:11Pengalaman selama ini,
05:12ketika Netanyahu menjadi penguasa di Israel,
05:15itu warga Palestina yang ada di Israel,
05:17pemegang paspor Israel,
05:18itu tertindas mereka.
05:20Bahkan tahun 2018 kan Israel mendeklarasikan dirinya sebagai negara Yahudi gitu.
05:24Ya akhirnya dia mengelimin orang Arab,
05:26orang Rus,
05:27ataupun orang-orang yang lainnya gitu.
05:28Pasti suatu-suatu akan sangat suram.
05:29Tidak hanya bagi orang-orang Pak Cina di internal Israel,
05:32tetapi juga di Gaza, tepi barat, dan juga Jerusalem.
05:34Baik, kita akan tunggu seperti apa hasilnya.
05:37Apakah, kita tidak berharap ada deadlock,
05:39tapi kita berharap bahwa Partai Arab ini bisa kemudian memasukkan
05:42semacam hal-hal yang bisa membuat warga Gaza semakin lebih baik lagi.
05:50Warga Palestina yang ada di Israel juga kehidupannya bisa lebih membaik lagi.
05:53Terima kasih atas perbincangannya,
05:55Pizarro Gozali, peneliti Asia Middle East Center.
05:57Selamat malam.
05:58Selamat malam.