Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Hasil pemilu Israel memperlihatkan kubu Perdana Menteri Benjamin Netanyahu kalah tipis.

Kubu oposisi yang dipimpin mantan kepala IDF, Gadi Eisenkot mengklaim kemenangannya.

Para pendukung Partai Yashar yakni partai oposisi Gadi Eisenkot, bersorak gembira di Tel Aviv pada Selasa (27/10/2026) waktu setempat.

Dari hasil jajak pendapat, Gadi Eisenkot memperoleh 53 kursi untuk blok oposisi, sedangkan Netanyahu hanya memperoleh 50 kursi.

Gadi Eisenkot bersikeras bahwa rakyat telah memilih untuk menentang Netanyahu, karena hasil jajak pendapat menunjukkan persaingan yang buntu.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memberikan pernyataan usai hasil hitung cepat pemilu Israel, yang menunjukkan koalisi pendukungnya belum berhasil mengamankan mayoritas kursi parlemen.

Di hadapan para pendukungnya, Netanyahu menegaskan bahwa dirinya akan membentuk pemerintahan baru yang kuat dari kelompok sayap kanan.

Netanyahu secara khusus menyerukan persatuan kelompok mayoritas Yahudi di Israel.

Seberapa besar pengaruh pemilu Israel dengan nasib warga Gaza, Palestina, kita akan bahas bersama Peneliti Asia Middle East Center, Pizaro Gozali.

Baca Juga Pemilu Israel: Netanyahu Tertekan, tetapi Belum Tersingkir dari Kekuasaan di https://www.kompas.tv/internasional/698469/pemilu-israel-netanyahu-tertekan-tetapi-belum-tersingkir-dari-kekuasaan

#pemilu #israel #netanyahu #palestina

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/698560/full-analisis-peneliti-soal-peluang-oposisi-israel-hentikan-operasi-militer-di-gaza-kompas-malam
Transkrip
00:00Seberapa besar pengaruh pemilu Israel dengan nasib warga Gaza-Palestina?
00:04Kita akan bahas bersama peneliti Asia Middle East Center, Pizarro Gozali.
00:08Selamat malam, Bung Pizarro.
00:12Apakah pergantian atau bergantinya pemerintahan di Israel dari kubu Netanyahu
00:16ke koalisi oposisi seperti Gadi Esenkot akan menghentikan operasi militer di Gaza
00:21atau ini hanya sekedar ganti gaya kepemimpinan seperti itu?
00:25Iya, memang harus kita akui ya, Bela, bahwa Gadi Esenkot ini ideologinya juga zionisme.
00:31Bahkan dia menamakan dirinya itu blok oposisi atau blok zionisme kayak gitu ya.
00:37Jadi memang dia punya cara pandang yang berbeda dengan Netanyahu, tetapi punya ideologi politik yang sama.
00:43Tapi problematikanya, Bela, sekarang ya, oposisi ini juga belum memenangkan pertarungan,
00:49belum mendapatkan 50 persen plus satu.
00:51Dia harus merangkul mitra-mitra koalisi yang lainnya untuk bisa membentuk pemerintahan dan mengalahkan Netanyahu.
00:57Dan pilihannya itu tidak banyak, Bela.
01:00Pilihannya sekarang yang terbuka itu berkoalisi dengan partai-partai Arab yang sangat luar biasa bersejarahnya.
01:06Dia hampir menguasai 20 kursi di parlemen.
01:10Padahal dalam pemilu sebelumnya itu hanya sekitar 10 saja atau kurang daripada itu semua gitu ya.
01:15Nah, ini menjadi daya tawar bagi partai-partai Arab untuk menjajakan diri kepada Gadi Esinkot untuk membentuk pemerintahan baru.
01:22Tetapi dengan syarat-syarat khusus yang menurut saya, itu bisa kemudian menjadi angin segar bagi Palestina.
01:28Pertama ialah, misalkan, ini misalkan untuk menghentikan dulu kekerasan Israel kepada warga Palestina,
01:34pemegang keluarga negara Israel di dalam Israelnya, Bela.
01:37Karena kan partai-partai Arab ini, ini sebenarnya orang Palestina, tapi itu dia paspore-paspore Israel gitu.
01:43Dan kasus penindasan yang dilakukan oleh tentara, oleh polisi Israel, aparat keamanan Israel di dalam Israel kepada warga Palestina,
01:50itu luar biasa.
01:51Tahun 2025 saja, ada lebih dari 250 warga Palestina yang itu diterbunuh, tewas di dalam internal Israel kayak gitu.
01:59Dan ini bisa menjadi daya tawar mereka.
02:01Kemudian, ini kan partai Arab ini kan aslinya itu orang-orang Palestina ya.
02:04Dia punya komunikasi juga kepada keluarganya di Gaza, komunikasi juga dengan keluarga di tepi barat maupun di Yerusalem.
02:10Ya, kita harapkan kemudian, kalau kemudian mereka berhasil membentuk pemerintahan,
02:14ini sedikit banyak punya leverage lah untuk kemudian menekan GDS Incot,
02:19untuk tidak semena-mena lagi atau tidak kemudian melakukan tindakan curabu seperti di eranya Netanyahu ya kan,
02:26yang memang secara sengaja melakukan serangan kepada Palestina.
02:29Jadi, kita berharap ada kemudian pola komunikasi atau negosiasi yang bisa dibuka kepada faksi-faksi yang ada di Gaza maupun
02:38di Palestina,
02:39ketika memang GDS Incot ini terpilih.
02:41Tapi ini tentu ketika memang partai-partai Arab ini juga punya leverage ya, bisa kemudian melakukan tekanan.
02:47Sekarang bolanya itu ada di GDS Incot.
02:50Pilihannya, kalau dia tidak mau berkoalisi dengan partai-partai Arab, maka Netanyahu akan kembali berkuasa.
02:55Karena kalau kemudian terjadi political deadlock, tidak ada yang bisa menguasai 50%, maka akan dilakukan pemilu ulang.
03:01Dan dalam masa transisi pemilu ulang itu, Netanyahu bisa kembali berkuasa menjadi Perdana Menteri sementara gitu.
03:07Jadi, pilihannya pahit.
03:09Bagi blok oposisi ini, dia mau kemudian menyerahkan kekuasaan itu kepada Netanyahu,
03:13atau memang dia mau berkoalisi dengan Arab.
03:15Yang walaupun kita mengetahui GDS Incot pun juga,
03:18secara umum lah politik Israel itu menganggap orang-orang Palestina itu kelas kedua.
03:22Dia didiskriminasikan, dia tidak punya hak-haknya.
03:25Tetapi dengan perubahan yang terjadi sekarang, berbeda dengan 50 tahun lalu,
03:29ini 15% nih partai-partai Arab.
03:31Dan dia bisa menjadi kingmaker ya.
03:33Yang terbaru bahkan Ahmad Tibi, itu salah satu caleg kandidat dari partai Arab.
03:38Dia sudah menantang GDS Incot.
03:40Apakah Anda berani berkoalisi dengan kami untuk menjunggalkan kenyataan Netanyahu?
03:43Nah, ini sesuatu yang menarik menurut saya.
03:45Bung Pizarro, kalau misalnya kita melihat rek-rekordnya si partai-partai Arab ini,
03:48dan juga SNCOT,
03:50ada seberapa besar kemungkinan partai Arab bisa memasukkan,
03:53misalnya tidak lagi ada serangan-serangan untuk Gaza atau warga-warga Palestina?
03:56Seberapa besar kemungkinan itu bisa tercapai?
03:59Ya, emang ini sangat bergantung apa kemudian partai-partai Arab.
04:02Tidak hanya masuk ke pemerintahan ya.
04:03Dia punya posisi jabatan menteri, misalkan bela ya.
04:06Wakil menteri, misalkan ya.
04:08Atau misalkan di bidang-bidang menteri yang terkatkan keamanan.
04:11Kalau itu akhirnya mereka masuk ke sana,
04:13tidak hanya berhasil membentuk pemerintahan,
04:14tetapi mereka bisa menaruh orang-orangnya.
04:16Saya rasa ini ada bergening gitu ya.
04:19Walaupun kita nggak bisa berharap,
04:20misalkan ini menjadi jalan Palestina Merdeka,
04:23menjadi jalan Gaza Merdeka.
04:24Itu tampaknya masih sangat sulit gitu.
04:26Tapi minimal, itu ada aspirasi dari warga Palestina,
04:29untuk kemudian dibicarakan di Knesset,
04:31dibicarakan di pemerintahan Israel,
04:33untuk tidak misalkan,
04:34contoh atau gini,
04:36atau misalkan melindungi warga sipil di Gaza ya.
04:38Misalkan anak-anak, perempuan, lansia,
04:41yang memang itu tidak menjadi target kombatan kayak gitu ya.
04:43Ini mungkin bisa dimainkan oleh mereka.
04:45Karena apa?
04:46Tadi lagi-lagi, suara mereka ini nggak kecil nih.
04:4815 persen loh.
04:50Itu cukup besar.
04:50Kalau skenario,
04:51Bung Pizarro maaf saya potong,
04:53skenario terburuknya,
04:54kalau tadi kan misalnya tidak tercapai atau deadlock seperti itu,
04:57kemudian Netanyahu menjadi Perdana Menteri sementara,
04:59skenario terburuk bagi warga sipil di Gaza atau warga Palestina
05:03yang memegang paspor Israel tadi seperti apa?
05:06Ya, nah kalau kemudian Netanyahu menjadi Perdana Menteri sementara,
05:09itu kan pasti tongkat kekuasaan masih di tahan mereka.
05:11Pengalaman selama ini,
05:12ketika Netanyahu menjadi penguasa di Israel,
05:15itu warga Palestina yang ada di Israel,
05:17pemegang paspor Israel,
05:18itu tertindas mereka.
05:20Bahkan tahun 2018 kan Israel mendeklarasikan dirinya sebagai negara Yahudi gitu.
05:24Ya akhirnya dia mengelimin orang Arab,
05:26orang Rus,
05:27ataupun orang-orang yang lainnya gitu.
05:28Pasti suatu-suatu akan sangat suram.
05:29Tidak hanya bagi orang-orang Pak Cina di internal Israel,
05:32tetapi juga di Gaza, tepi barat, dan juga Jerusalem.
05:34Baik, kita akan tunggu seperti apa hasilnya.
05:37Apakah, kita tidak berharap ada deadlock,
05:39tapi kita berharap bahwa Partai Arab ini bisa kemudian memasukkan
05:42semacam hal-hal yang bisa membuat warga Gaza semakin lebih baik lagi.
05:50Warga Palestina yang ada di Israel juga kehidupannya bisa lebih membaik lagi.
05:53Terima kasih atas perbincangannya,
05:55Pizarro Gozali, peneliti Asia Middle East Center.
05:57Selamat malam.
05:58Selamat malam.

Dianjurkan