00:00Disiarkan secara langsung dari studio newsroom Kompas TV, Anda menyaksikan program berita Kompas Metang.
00:05Hanya di Kompas TV, independen. Terpercaya, saya Dipun Terbagia.
00:09Dan saya masih tertarik, kita langsung mulai informasi pertama.
00:12Saudara mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi di kawasan bundaran Hotel Indonesia dan sekitarnya.
00:26Pantauan udara tim Kompas TV, masa aksi yang tergabung dalam komite selamatkan daulat rakyat.
00:32Komite sadar sudah sampai di sekitar jalan Jenderal Sudirman termasuk area Duku Atas dan depan UOB Plaza di kawasan jalan
00:39MH Tamrin.
00:40Tampak diblokade oleh barikade polisi sehingga masa aksi tidak bisa masuk ke kawasan bundaran HI.
00:46Masa aksi yang terdiri dari berbagai aliansi mahasiswa, lintas kampus di Indonesia ini berunjuk rasa tanpa menggunakan almamater.
01:02Kemudian kembang, kembang, kembang, kembang.
01:18Kemudian kembang, kembang.
01:25Sempat ada saling dorong antara pendemo dan juga polisi yang berjaga di kawasan Sudirman, Jakarta.
01:31Pendemo berusaha untuk mendekat ke kawasan Bundaran Hotel Indonesia.
01:36Pendemo yang terdiri dari berbagai aliansi mahasiswa lintas kampus di Indonesia ini
01:40berunjuk rasa tanpa menggunakan almamater.
01:43Setelah tiba di lokasi, mereka menyampaikan sejumlah tuntutan
01:47diantaranya perbaikan ekonomi dan penanganan karhutlah.
02:05Terima kasih telah menonton!
02:34Visual terkini yang Anda saksikan di layar kaca
02:40adalah gambar yang berada di dua lokasi, sodara.
02:48yaitu di Bundaran Hotel Indonesia dan juga di Sudirman, Jakarta.
02:58Di sini kita melihat, sodara, bagaimana sejumlah mahasiswa masih berada di jalan untuk menuntut sejumlah tuntutan.
03:04Lebih tepatnya di ringkas ada lima tuntutan.
03:06Mulai dari status bencana yang dimintakan dapat dikenakan terhadap kasus karhutlah yang ada sekarang ini
03:12hingga kepada penggunaan APBN, bagaimana APBN diminta untuk lebih pro terhadap rakyat,
03:19mahasiswa mengkritisi terkait dengan proyek MBG dan juga COPDESH.
03:25Dua daerah gambar ini hanya mewakili dari 53 aksi penyampaian aspirasi di sejumlah titik yang disampaikan oleh Polda Metro Jaya.
03:36Dan khusus di Bundaran HI, mahasiswa yang tergabung dalam gerakan Indonesia Sadar
03:42menyuruhkan sejumlah tuntutan, mulai dari penanganan karhutlah, prioritas anggaran negara, hingga penegakan hukum dan demokrasi.
03:53Tadi sempat terjadi aksi saling dorong, di mana aksi unjuk rasa dilakukan oleh para mahasiswa tanpa menggunakan almamater.
04:11Sekali lagi di layar kaca Anda, Saudara, ada dua titik di mana tempat sebaran para mahasiswa
04:15melakukan unjuk rasa menyuarakan aspirasi mereka, mulai dari di depan Bundaran HI dan juga di Jalan Sudirman.
04:24Seperti yang Anda saksikan, para mahasiswa masih bertahan sejak pukul 2 siang tadi,
04:29di mana mereka menyuarakan sejumlah tuntutan, setidaknya ada 5 tuntutan,
04:34yang disampaikan, disuarakan. Yang pertama, terkait dengan persoalan karhutlah,
04:39mereka meminta dan mendesak menetapkan status bencana nasional,
04:44adili korporasi yang bertanggung jawab dan benahi tata kelelahan.
04:48Sementara poin kedua, para mahasiswa meminta APBN dan program pemerintah
04:53menghentikan pemborosan anggaran untuk kepentingan politik,
04:57termasuk yang mereka kritik dalam program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih.
05:01Tuntutan ketiga, pendidikan dan pekerjaan.
05:04Turunkan biaya pendidikan yang diminta oleh teman-teman mahasiswa.
05:07Mereka juga meminta ratakan akses layanan dasar serta sediakan pekerjaan berkualitas.
05:12Sementara poin keempat yang dituntut oleh para mahasiswa, khususnya di HI Saudara,
05:17hukum dan korupsi hentikan penyalahgunaan hukum untuk mempertahankan kekuasaan dan berantas KKN.
05:23Sementara yang terakhir adalah meminta agar memulihkan kebebasan berpendapat adili pelanggaran HAM
05:30dan hentikan militarisasi ruang sipil.
05:42Kita coba bergabung ke lokasi Sudirman.
05:45Ada rekan kami yang akan siap melaporkan bagaimana situasi yang terjadi saat ini.
05:49Ada Putu Trisnanda. Putu, Anda mendengar suara saya.
05:58Oke, sebelum kami bergabung dengan rekan kami di lapangan,
06:02sekali lagi kami sampaikan api layar kaca Anda merupakan lokasi di Sudirman.
06:06Teman-teman mahasiswa masih di Bundaran Hotel Indonesia maksud kami,
06:10di Bundaran Hotel Indonesia.
06:12Teman-teman mahasiswa saat ini konsisten menyorakan aspirasi mereka sejak pukul 2 siang tadi
06:19dengan membawa sejumlah tuntutan.
06:21Dan salah satu yang paling digarisbawahi adalah perbaikan ekonomi
06:25dan penggunaan anggaran yang pro rakyat.
06:31Sekarang kami mencoba menghubungi rekan kami nanti.
06:34Ada Renata di lapangan.
06:36Namun sebelumnya kami sampaikan, Saudara,
06:38sedari layar kaca Anda merupakan visual terbaru di Bundaran Hotel Indonesia.
06:44Teman-teman mahasiswa datang ke lapangan tanpa menggunakan almamater.
06:59Mahasiswa menyorakan suara mereka di lapangan di Bundaran Hotel Indonesia
07:05dengan sejumlah tuntutan yang sudah disuarakan sejak pukul 2 siang tadi.
07:11Sedianya masa hanya ditahan di dekat kawasan Sudirman.
07:18Namun kini masa sudah bisa bergerak sampai ke Bundaran Hotel Indonesia.
07:35Sebentar lagi kita akan bergabung dengan jurnalis Kompas TV
07:39yang meliput langsung di lapangan.
07:42Renata akan menyampaikan kepada kita situasi terkini setelah akhirnya
07:46masa berhasil memasuki area hotel Indonesia
07:52Indonesia, di depan Hotel Indonesia
07:54yang sebelumnya sempat tertahan sampai di kawasan Sudirman.
08:10Sebelumnya masa sempat tertahan di area UOB
08:15dan sekarang yang Anda lihat visual terbaru
08:19masa sudah berhasil berada di depan Hotel Indonesia.
08:23Kita sempat jurnalis Kompas TV, Renata.
08:26Terkait dengan kondisi yang ada saat ini.
08:27Renata, bagaimana situasi terkini yang bisa Anda laporkan
08:30kepada pemirsa Kompas TV setelah sebelumnya
08:35masa tertahan di area UOB?
08:41Baik, Ilona dan juga saudara dapat kami informasikan memang
08:45di sini, di titik kami melaporkan
08:48masih ada batasan yang dilakukan oleh petugas gabungan TNI Polri.
08:53Jadi memang kalau dari masa yang memang sudah dari tadi siang
08:57berada di sini memang belum bisa untuk menembus langsung ke Bundaran HI.
09:01Nampaknya Ilona memang masa aksi yang sudah sampai ke Bundaran HI ini
09:05tidak langsung melalui gedung UOB.
09:07Tapi kalau yang bisa kami sampaikan di gedung UOB sendiri
09:11memang dari pembatasnya ini saja bahkan sudah mundur beberapa langkah.
09:16Itu artinya masa aksi ini sudah mulai berusaha
09:19untuk menyusul atau bersatu dengan rekan-rekan mereka,
09:23teman-teman mereka, mahasiswa yang sudah berada di Bundaran HI.
09:28Karena kita tahu Ilona memang sejatinya
09:31mahasiswa ini menargetkan titik Bundaran HI atau Bundaran Hotel Indonesia
09:37sebagai tempat mereka menyuarakan aspirasi dan juga tuntutan-tuntutan.
09:42Dan yang kami bisa informasikan juga kepada Anda Ilona dan juga saudara,
09:47nampaknya memang mahasiswa yang berada di sini
09:49masih berusaha untuk kemudian melangkah lebih jauh begitu
09:55untuk menyusul teman-teman mereka.
09:57Bahkan yang sebelumnya, tadi di jalan MH Tamrin ini
10:01kalau Anda tahu ada dua jalan, awalnya mereka hanya mengisi satu jalan saja.
10:08Namun yang mengarah ke Bundaran HI dan juga yang mengarah sebaliknya ini
10:13bahkan mahasiswa sudah mulai memenuhi dua jalanan ini.
10:17Itu artinya mahasiswa ini memang sudah berusaha untuk memperlebar barisan mereka
10:22untuk kemudian berupaya begitu untuk menyusul teman-teman mereka.
10:28Itu berkaitan dengan situasi terkini.
10:31Berkaitan dengan tuntutan Ilona dan juga saudara,
10:34yang kita ketahui memang ada lima tuntutan setidaknya yang ingin disuarakan pada hari ini.
10:40Ini berkaitan dengan beragam sektor.
10:42Yang pertama berkaitan dengan penanganan bencana ekologis.
10:47Utamanya peristiwa kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah titik di Indonesia.
10:53Mahasiswa mendesak agar pemerintah segera menetapkan status bencana nasional.
11:04Kemudian, di tuntutan mahasiswa mengatur, mengelola anggaran pendapatan dan belanja negara.
11:15Diharapkan atau diminta oleh masyarakat agar pemerintah ini bisa mengelola lebih bijak,
11:20mengelola APBN untuk tidak digunakan untuk program-program politis.
11:25Beberapa program yang disebutkan antara lain MBG, Makan Bergisi Gratis,
11:30dan juga Kooperasi Desa Kelurahan Merah Putih.
11:35Dan juga Ilona, tuntutan lainnya berkaitan dengan sektor pendidikan.
11:40Mahasiswa meminta agar pemerintah ini menurunkan biaya pendidikan.
11:48Meminta akses layanan dasar yang merata,
11:52dan juga penyediaan lapangan pekerjaan berkualitas.
11:57Tuntutan keempat berkaitan dengan reformasi hukum.
12:01Bagaimana mahasiswa ini meminta agar penghentian penggunaan hukum
12:06untuk penyalahgunaan kekuasaan dan memberantas KKN.
12:10Dan juga yang terakhir kita tahu,
12:14tuntutan yang juga ingin disuarakan oleh mahasiswa ini berkaitan dengan
12:17perlindungan hak asasi manusia dan juga demokrasi.
12:20Dimana mahasiswa ini meminta agar kebebasan bersuara ini bisa dikembalikan lagi kepada publik.
12:27Juga mengadili pelanggaran HAM dan menghentikan militarisasi di ruang publik.
12:33Setidaknya ada lima tuntutan ini yang disuarakan oleh mahasiswa
12:37yang tersebar di berbagai titik.
12:39Kalau di tempat kami melaporkan, di Gadung UOB,
12:42sepertinya masa aksi masih begitu semangat untuk menyampaikan
12:48kemudian tuntutan-tuntutan mereka.
12:50Beberapa kali saya mendengar yell-yell dan juga mereka sempat bernyanyi.
12:54Ini tentunya beberapa aktivitas yang dilakukan untuk membangkitkan semangat
13:00saat menyampaikan aspirasi.
13:02Ilona, kalau yang kita tahu memang aturan ini mengatur agar mahasiswa
13:07bisa menyelesaikan orasinya atau penyampaian pendapatnya
13:12pada pukul 6 sore pada pukul 18 waktu Indonesia bagian Barat.
13:17Kita nantikan seperti apa eskalasinya di lapangan.
13:21Namun memang untuk saat ini nampaknya mahasiswa masih berusaha
13:24untuk menembus batasan yang sudah diatur oleh petugas gabungan Ilona.
13:29Terima kasih, Renata. Nanti kami update lagi kepada Anda.
13:32Terima kasih.