00:00Di sana bagaimana dengan tuntutan mahasiswa, ada lima tuntutan apa yang paling prioritas setelah 20 Oktober lalu sudah dilakukan untuk
00:07mengajukan aspirasi kepada masyarakat, ke pemerintah.
00:18Ya selamat petang Ilona dan juga saudara sampai dengan saat ini aksi masa dari sejumlah kelompok,
00:25baik itu dari Komite Sadar yang terdiri dari sejumlah BEM, baik itu BEM UI, Undip dan juga beberapa BEM lainnya.
00:33Ini ada baru saja yang tiba tadi sekitar pukul 16 lebih 10 waktu Indonesia bagian Barat ini datang dari BEM
00:40ITB begitu yang juga tiba untuk menyampaikan sejumlah aspirasi dan juga sejumlah tuntutan di kawasan Bundaran HI.
00:47Dimana tadi bukan hanya mahasiswa saja tapi juga ada sejumlah kelompok masyarakat sipil yang juga turun aksi untuk menyampaikan aspirasi
00:56-aspirasi yang selama ini sudah dirasa cukup merasakan masyarakat.
01:00Dimana tadi disampaikan setidaknya ada lima tuntutan yang kalau kita mengutip begitu pernyataan dari BEM atau koalisi dari BEM yang
01:11ada begitu ya yang ikut aksi pada hari ini.
01:13Yang diantaranya ini tentu saja berkaitan dengan penanganan bencana ekologis baik itu karhutlah di kawasan Kalimantan, Sumatera, kemudian pemulihan atau
01:23recovery di NTT pasca bencana gempa yang juga cukup signifikan berpengaruh kepada masyarakat.
01:30Ini dituntut untuk segera bisa dilakukan penanganan yang cepat termasuk diantaranya adalah pilihan mendorong adanya penetapan bencana status penanganan bencana
01:39nasional.
01:39Selain itu juga tentu saja kondisi ekonomi ini juga menjadi sorotan dimana tadi beberapa pesan yang disampaikan oleh mahasiswa salah
01:47satunya adalah berkaitan dengan perbaikan kondisi ekonomi.
01:50Diharapkan pemerintah ini bisa mengedepankan kebijakan-kebijakan yang tentu saja ini pro rakyat dan program-program yang dirasa sifatnya adalah
02:00pemborosan.
02:00Ini diharapkan juga bisa di stop atau dievaluasi lebih lanjut seperti misalnya program makan bergizi gratis kemudian KDMP atau Koperasi
02:11Desa Merah Putih dan juga beberapa program-program lainnya yang diharapkan dengan anggaran yang besar itu bisa setidaknya dialihkan ke
02:19kebijakan-kebijakan yang lebih pro rakyat.
02:21Salah satunya terkait dengan pendidikan kesehatan yang tentu saja ini dibutuhkan oleh masyarakat begitu.
02:28Masa aksi sampai dengan saat ini masih berkumpul di Bundaran HI, beberapa ada yang bergeser.
02:33Ilona ada juga saudara ke arah Tugutani, ada juga yang bergeser ke arah Medan Merdeka.
02:37Tetapi untuk Komite Sadar yang tadi saya sampaikan merupakan bagian atau koalisi dari beberapa BEM Universitas di Indonesia.
02:44Ini masih berkumpul di Bundaran HI, salah satunya adalah dari UNDIP, dari UI, dari ITB, kemudian ada dari UNPAD juga
02:52yang tadi saya lihat membawa banner begitu ya,
02:55tanda identity atau identitas dari masing-masing BEM yang sampai dengan saat ini juga masih berkumpul di kawasan Bundaran HI.
03:02Untuk pengamanan sendiri, Ilona dan juga saudara sampai dengan saat ini saya pantau masih ada sejumlah anggota polri begitu atau
03:10personil polisi yang berjaga,
03:11baik itu untuk mengamankan ataupun juga mengatur area lalu lintas di sekitar kawasan Bundaran HI,
03:18karena memang ada rekayasa lalu lintas yaitu di mana beberapa area di Bundaran HI ini ditutup,
03:23seperti misalnya dari arah Budi Kemuliaan menuju ke Bundaran HI, kemudian juga tadi beberapa daerah lainnya di area Latuhar Hari
03:32menuju ke arah ini,
03:33ini juga ada rekayasa lalu lintas.
03:35Jadi bagi masyarakat yang kemudian akan beraktifitas di kawasan Bundaran HI menuju Tugutani ataupun juga Istana Merdeka,
03:42ini diharapkan bisa memilih jalur-jalur lain yang setidaknya bisa menghindari adanya kemacetan ataupun juga penutupan jalan.
03:49Sampai dengan saat ini masa aksi masih cukup kondusif, tidak ada bentrok ataupun juga tidak ada aksi saling dorong,
03:56semuanya masih menyampaikan aspirasi sesuai lima poin yang tadi saya sampaikan.
03:59Kembali ke Anda, Ilona.
04:00Terima kasih putu atas laporan Anda, nanti kami update lagi kepada Anda.
04:04Selamat datang kembali dengan pertugas di lapangan.