Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Mahasiswa di Lampung menggelar aksi demonstrasi pada Rabu, 28 Oktober 2026, dengan menyampaikan lima tuntutan atau poin evaluasi terhadap pemerintah.

Salah satu tuntutan yang disuarakan adalah penetapan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional. Aksi unjuk rasa ini berlangsung saat wilayah Lampung sempat diguyur hujan.



#lampung #demomahasiswa #karhutla

Baca Juga Pantauan Situasi Terkini Pengamanan Jelang Unjuk Rasa Mahasiswa di Yogyakarta di https://www.kompas.tv/regional/698486/pantauan-situasi-terkini-pengamanan-jelang-unjuk-rasa-mahasiswa-di-yogyakarta



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/698488/demo-mahasiswa-lampung-sampaikan-5-tuntutan-salah-satunya-status-bencana-nasional-untuk-karhutla
Transkrip
00:00Saudara, hari kedua digelarnya Unjuk Rasa keluarga mahasiswa Institut Teknologi Sumatera atau ITERA
00:05mengkritisi berbagai program pemerintah dan juga penanganan karhutlah serta tata kelola ekonomi.
00:17Gelombang Unjuk Rasa di Lampung terus dilakukan di hari kedua keluarga mahasiswa ITERA.
00:23Berdasarkan informasi awal, masa aksi akan menggelar demo di Tugu Adipura Bandar Lampung
00:28pada pukul 10 waktu Indonesia Barat tadi pagi, membawa 5 poin tuntutan seperti
00:33menetapkan karhutlah sebagai bencana nasional, benahi tata kelola ekonomi,
00:38pulihkan kepercayaan publik, hentikan penyempitan ruang sipil, kembalikan militer kebarak,
00:43berantas KKN, penuhi hak pendidikan kesehatan dan pelayanan publik.
00:47Di lokasi Unjuk Rasa, nampak polisi dan kendaraan taktis telah bersiaga.
00:59Informasi tergini akan disampaikan oleh jurnalis Kompas TV, Roma Afriya Idam dari Lampung.
01:04Selamat sore Roma. Roma, Unjuk Rasa di Lampung dijadwalkan pukul 10 pagi tadi.
01:11Lalu seperti apa situasi sore ini?
01:14Ya, sore Isan dan juga saudara, tepatnya pada pukul 12 lewat sedikit tadi,
01:20pengunjuk Rasa berasal dari Institut Teknologi Sumatera telah melakukan penggelaran aksi
01:27demo di Tugu Adipura, Kota Bandar Lampung.
01:30Di mana, masa aksi ini menyampaikan 5 poin tuntutan terkait dengan evaluasi pemerintah saat ini.
01:37Di salah satunya, ya ini masalah kautlah, masa aksi sempat digoyor hujan tadi,
01:45namun masa aksi terus melakukan orasi-orasi penyampaian dan juga pementangan banner penyampaian asiferasi mereka.
01:52Isan dan juga saudara, untuk mengetahui apa saja poin dan juga yang mau disampaikan oleh pengunjuk Rasa,
01:58saya sudah bersama dengan
02:03Saya Kevin Andriano.
02:05Terkait dengan poin-poin, apa saja poin-poin yang mau kita sampaikan tadi?
02:10Untuk poin pertama itu adalah tetapkan karhutlah sebagai bencana nasional,
02:13kemudian berantas KKN,
02:16lalu berantas kami menolak militerisasi,
02:20kemudian memperbaiki pelayanan publik, yaitu pendidikan kesehatan dan pelayanan publik lainnya,
02:24dan yang terakhir ada kami menuntut untuk pemerintah dapat membenahi ekonomi yang ada di Indonesia.
02:31Tadi kan kita sempat, penuntutan kita telah ditemui oleh Porko Pindah.
02:36Tadi sempat, apa yang disampaikan oleh perwakilan dari Porko Pindah tadi?
02:40Tadi kami sudah dihadiri oleh perwakilan,
02:43tapi di sini bukan perwakilan Porko Pindah, hanya sekretariat TPRD.
02:46Dan di sini pengajak kami untuk audiensi,
02:49sedangkan tujuan kami di sini,
02:51kami hanya ingin mengajak pimpinan Provinsi Lampung untuk kita sama-sama
02:55menyatakan empati kita kepada kawan-kawan kita yang terdampak bencana.
03:00Nah kalau untuk tuntutan dari mahasiswa tadi,
03:04untuk Porko Pindah menemunya seperti apa sih Bang awalnya?
03:06Tuntutan kami sebenarnya jelas dan sederhana.
03:09Kami hanya ingin mengajak pemerintah Provinsi Lampung,
03:12kita bersama-sama dengan masyarakat dan mahasiswa,
03:15kita sama-sama menyampaikan tuntutan yang ada kepada pemerintah pusat
03:19sebagai bentuk evaluasi dan bentuk empati kita
03:22dan solidaritas kepada masyarakat yang terdampak bencana.
03:24Seperti itu, Bang.
03:25Nah kalau ini, tadi kan udah ditemuin,
03:27ini menunggu apa lagi nih Bang?
03:29Kita menunggu pimpinan untuk hadir,
03:31karena sedari tadi tidak ada pimpinan yang menghadiri
03:34dan juga mendatangi kami, Bang.
03:37Pimpinan dari mana maksudnya Bang?
03:39Kami mengundang Porko Pindah, yaitu Gubernur,
03:41kemudian Ketua DPRD,
03:43Kajati, Kapolda, dan juga Pangdam.
03:46Oke, kalau ditemuin nanti, apa yang mau dibahas kita Bang?
03:49Di sini, kami bukan mau melakukan diskusi,
03:51tapi kami mau mengajak untuk kita sama-sama menyatakan sikap,
03:54membawakan tuntutan yang sudah kami bawakan.
03:56Seperti itu, Bang.
03:57Nah kalau sampai sore nanti tidak ditemuin,
04:00seperti apa Bang?
04:01Kalau memang kami tidak ditemuin,
04:02kami di sini sudah menyebarkan beberapa spanduk,
04:05tuntutan maupun aspirasi yang kami bawakan.
04:08Dan di sini, kami juga mengajak seluruh masyarakat
04:10untuk sadar akan apa yang terjadi pada Indonesia hari ini.
04:13Dan siapa yang kami, jika memang tidak ditemuin,
04:16kami akan menyampaikan kepada seluruh masyarakat Lampung
04:19bahwasannya pemerintah daerah tidak lagi membersamai mahasiswa
04:22atau masyarakat menyampaikan empati kepada masyarakat yang terdampak rencana.
04:25Artinya, bahwasannya kita akan menangkalkan sikap
04:27atau masih bertahan melakukan orasi di sini?
04:30Kita pastinya akan menyatakan sikap
04:31dan mendatangkan ekskalasi aksi yang lebih besar.
04:33Lebih besar ya Bang?
04:34Siapa?
04:35Itu rencana kapan Bang, ekskalasi?
04:36Nanti akan kita pastikan konsolidasi lagi
04:39karena kita tidak mau aksi itu sembarangan
04:42karena kita dari Institut Teknologi Sumatera
04:44pastinya mau aksi yang memang punya dampak
04:46dan aksi yang memang bermanfaat.
04:48Oke, makasih Kevin.
04:52Ya Ishan dan juga Saudara, itulah tadi wawancara saya
04:56dengan Presiden KM Itera Lampung
04:59di mana Narasumber menyampaikan bahwasannya
05:02aksi ini meminta dan menuntut untuk Torko Pindah
05:07pimpinan Torko Pindah untuk hadir bersama mereka di sini
05:10untuk bersama-sama memecahkan masalah
05:14atau poin tuntutan dari masa aksi sendiri
05:17di mana masa aksi ini membawa 5 poin
05:19salah satunya ya masalah kebakaran
05:21atau kehatutlah, kehatutlah yang melanda
05:24di sejumlah wilayah Ishan.
05:28Ya, aksi masih berlangsung di Lampung
05:30seperti apa pengamanan ujuk rasa
05:32yang dilakukan di sana, Roma?
05:34Ya, kalau untuk pengamanan sendiri
05:36memang sejak pagi pukul 7
05:38pihak kepolisian telah melakukan
05:40menggelar apel pasukan
05:43untuk melakukan aksi ini
05:45dan dilanjutkan dengan menyiagakan
05:48mobil berada seperti kesehatan dan juga mobil
05:53barias lain dan juga pengalihan arus
05:57dari jalan untuk mengantisipasi kemacetan
06:01saat dilakukannya unjuk rasa ini.
06:03Ya, Roma, Polri lewat Kapolri mengimbau
06:07masa aksi, mahasiswa termasuk
06:10untuk menjaga kondisivitas penyampaian pendapat
06:13dan juga menghindari perbuatan yang anarkistis.
06:16Seperti apa penyampaian pendapat yang berlangsung di Lampung saat ini, Roma?
06:20Ya, tadi sempat saya lihat bahwasannya
06:24perwakilan dari pihak kepolisian
06:25yakni Polresta Bandar Lampung
06:27menyampaikan kepada para penyampaian
06:29untuk menyampaikan aspirasannya secara damai
06:33dan juga tidak mengganggu aktivitas
06:35lalu lintas kendaraan di mana
06:37masa aksi ini ditempatkan di bunderan
06:40yakni di tengah-tengah
06:44oleh pihak kepolisian
06:46untuk tidak mengganggu
06:48kendaraan yang lalu lintas.
06:51Sebenarnya, lokasi tempat unjuk rasa ini
06:52merupakan lokasi putar balik
06:56atau putar arah begitu.
06:57Namun,

Dianjurkan