Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Seorang pengemudi taksi online menjadi korban perampokan dan pembunuhan oleh dua pemuda yang berpura-pura menjadi penumpang.

Jasad korban dibuang pelaku ke Kabupaten Asahan.

Ini adalah video saat personel Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara menggerebek sebuah rumah di Medan Tuntungan, yang menjadi tempat persembunyian dua pemuda.

Keduanya diduga membunuh dan merampok Muhammad Imran, pengemudi taksi online yang jasadnya ditemukan di parit kawasan Kabupaten Asahan beberapa waktu lalu. Keduanya memesan taksi online melalui aplikasi.

Korban dibunuh sesaat setelah kedua pelaku menaiki mobil. Usai korban tewas, jasadnya kemudian dibuang ke Kabupaten Asahan, yang jaraknya mencapai 170 kilometer dari tempat korban dibunuh.

Dari hasil pemeriksaan, salah satu pelaku sangat terdesak untuk melunasi pinjaman onlinenya.

#taksionline #pemuda #asahan

Baca Juga Gudang Penimbun Solar di Bengkulu di Gerebek | SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/regional/698464/gudang-penimbun-solar-di-bengkulu-di-gerebek-sapa-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/698465/pengemudi-taksi-online-dibunuh-dan-dirampok-dua-pemuda-sapa-siang
Transkrip
00:00Kita kekabar lain saudara seorang pengemudi taksi online menjadi korban perampokan dan pembunuhan
00:04oleh dua pemuda yang berpura-pura menjadi penumpang.
00:08Jasad korban dibuang pelaku ke Kabupaten Asahan.
00:16Inilah video saat personel Jatanras,
00:19Direktorat Reserser Kriminal Umum Puda Sumatera Utara,
00:22menggerabek sebuah rumah di medan tuntungan yang menjadi tempat persembunyian dua pemuda.
00:27Keduanya diduga membunuh dan merampok Muhammad Imran,
00:30pengemudi taksi online yang jasadnya ditemukan di Parit,
00:33kawasan Kabupaten Asahan beberapa waktu lalu.
00:36Sebelumnya, keduanya memesan taksi online melalui aplikasi.
00:41Korban dibunuh sesaat setelah dua pelaku menaiki mobil.
00:44Usai meninggal dunia, jasad korban kemudi dibuang ke Kabupaten Asahan
00:48yang jaraknya 170 km dari tempat pembunuhan korban.
00:52Dari hasil pemeriksaan, salah satu pelaku mengaku sangat terdesak,
00:56melunasi pinjaman online-nya.
00:58Dan ajakan untuk kesepakatan melakukan perampokan,
01:03itu sudah direncanakan oleh mereka pada tanggal 8 Oktober yang lalu.
01:08Berarti kurang lebih sekitar dua minggu sebelum eksekusi.
01:12Kira-kira seperti itu.
01:13Sehingga ini masuk, unsur perencanaannya seperti itu ya.
01:15Jadi motivasinya ingin merampas harta milik si driver online,
01:22yaitu mobil dan handphone, untuk membayar utang yang utang mereka,
01:29yang si pelaku pertama maupun yang pelaku yang kedua.
01:34Kedua pelaku merencanakan untuk menggual mobil korban
01:36yang hasilnya untuk menggunasih utang-utang mereka.
01:39Keduanya dijerat dengan pasal pembunuhan berencana dan perampokan.

Dianjurkan