00:00Kita kekabar lain saudara seorang pengemudi taksi online menjadi korban perampokan dan pembunuhan
00:04oleh dua pemuda yang berpura-pura menjadi penumpang.
00:08Jasad korban dibuang pelaku ke Kabupaten Asahan.
00:16Inilah video saat personel Jatanras,
00:19Direktorat Reserser Kriminal Umum Puda Sumatera Utara,
00:22menggerabek sebuah rumah di medan tuntungan yang menjadi tempat persembunyian dua pemuda.
00:27Keduanya diduga membunuh dan merampok Muhammad Imran,
00:30pengemudi taksi online yang jasadnya ditemukan di Parit,
00:33kawasan Kabupaten Asahan beberapa waktu lalu.
00:36Sebelumnya, keduanya memesan taksi online melalui aplikasi.
00:41Korban dibunuh sesaat setelah dua pelaku menaiki mobil.
00:44Usai meninggal dunia, jasad korban kemudi dibuang ke Kabupaten Asahan
00:48yang jaraknya 170 km dari tempat pembunuhan korban.
00:52Dari hasil pemeriksaan, salah satu pelaku mengaku sangat terdesak,
00:56melunasi pinjaman online-nya.
00:58Dan ajakan untuk kesepakatan melakukan perampokan,
01:03itu sudah direncanakan oleh mereka pada tanggal 8 Oktober yang lalu.
01:08Berarti kurang lebih sekitar dua minggu sebelum eksekusi.
01:12Kira-kira seperti itu.
01:13Sehingga ini masuk, unsur perencanaannya seperti itu ya.
01:15Jadi motivasinya ingin merampas harta milik si driver online,
01:22yaitu mobil dan handphone, untuk membayar utang yang utang mereka,
01:29yang si pelaku pertama maupun yang pelaku yang kedua.
01:34Kedua pelaku merencanakan untuk menggual mobil korban
01:36yang hasilnya untuk menggunasih utang-utang mereka.
01:39Keduanya dijerat dengan pasal pembunuhan berencana dan perampokan.