Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 hari yang lalu
JAWA TENGAH, KOMPAS.TV - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berdialog dengan nelayan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang mengeluhkan keterbatasan kuota bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar untuk kapal berukuran 30 GT ke bawah.

Dalam dialog tersebut, nelayan meminta penambahan kuota agar mereka dapat melaut dengan lancar. Gibran merespons dengan menyatakan akan mengecek kuota solar dan menindaklanjuti keluhan tersebut bersama pemerintah daerah.

Selain persoalan solar, nelayan juga mengeluhkan pendangkalan di sekitar perairan Kaliasa hingga kawasan Pelabuhan Perikanan Samudra (PPS) yang membuat kapal kandas saat air surut dan berisiko merusak baling-baling.

Gibran menyebut pengerukan mungkin diperlukan dan meminta agar penanganannya turut memperhatikan sedimentasi agar masalah serupa tidak terus berulang. Ia kemudian mengajak pihak terkait mengecek langsung lokasi pendangkalan.



Produser: Prayogi Haro

Editor: Novaltri

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/698389/dengar-curhat-gibran-temui-nelayan-cilacap-soroti-kuota-solar-subsidi-dan-pendangkalan-perairan
Transkrip
00:00Ya ini tugas kita turun ke lapangan untuk menyelesaikan permasalahannya satu persatu terkait solar.
00:05Karena perintahnya Pak Presiden kan kita harus segera suas sembah depangan.
00:10Ya ini tugas kita turun ke lapangan untuk menyelesaikan permasalahannya satu persatu terkait solar.
00:28Silacap selalu kekurangan BBM Teksiki Solar untuk kapal 30 JT ke bawah.
00:34Saya mohon barangkali nanti Bapak Wakil Presiden, ini yang sangat ditunggu-tunggu sekali oleh rakyat yang ada di Kabupaten Silacap,
00:42supaya ini bisa terrealisasi dan memberikan keamanan-kenyamanan untuk nelayan dan para nelayan bisa melaut dengan baik.
00:57Jadi kita di sini, hadir di sini untuk menyelesaikan permasalahan nelayan yang ada di sini.
01:04Karena perintahnya Pak Presiden kan kita harus segera suas sembah depangan, beras, dan lain-lain.
01:12Tadi ada beberapa peluang terkait solar ya.
01:16Sekarang sudah ada tiga SPBU nelayan di sini.
01:21Kuotanya sudah oke.
01:24Kuotanya kurang banyak.
01:26Oke.
01:27Jadi kuotanya harus...
01:30SPBU barunya.
01:33Coba nanti kami cek ya Bu ya.
01:35Terima kasih sekali Bapak Ibu.
01:37Nanti kami tindak lanjutin Pak Ses ya.
01:40Pak Segda juga.
01:41Kita pastikan bantuan-bantuannya bisa tersalurkan ke sini.
01:46Berarti ini sudah dua kali ya, disampaikan peluhan terkait pendangkalan.
01:52Di sini kita ke sana Pak.
01:59Berkaitan dengan pendangkalan yang ada di sekitaran Kaliyasa sampai dengan di pelabuhan PPC Pak.
02:08Betul adanya, saya sendiri, Taufik Hidayat, nelayan asli Pak.
02:14Saya nelayan tradisional yang memakai sukung biber.
02:17Memang amat sangat terdampak dengan pendangkalan di Kaliyasa, Pak.
02:24Terutama tak kalah air surut.
02:28Apalagi sekarang di musimu wur-wur kita,
02:30Niko, Nawi, Sawak Surut, Niko kandasan Pak.
02:35Otomatis kita mau mencari untuk kesejahteraan keluarga,
02:39tapi kadang-kadang mesinnya itu kandas, Pak.
02:43Sehingga propellernya itu rusak.
02:45Akan menjadikan sebuah biaya tambahan lagi.
02:48Dan itu realitas saya alami, Pak.
02:51Sehingga saya berhentikan diri untuk berbicara di depan orang nomor dua di Indonesia, Pak.
02:57Berkait pendangkalan, pendangkalannya mohon maaf, Pak.
03:00Temu.
03:01Ini memang terjadi di beberapa tempat.
03:05Kami kemarin ada kunjungan ke Lampung,
03:08Bacirebon ada fenomena serupa juga.
03:11Jadi nanti mungkin perlu dilakukan pengerukan.
03:14Setelah pengerukan, biar tidak terjadi datangnya sentimentasi lagi.
03:18Mungkin kita sekarang ke tempat pendangkalannya sebentar ya, Pak.
03:21Kita cek lokasinya di sana seperti apa.
03:24Di sini ya, Bu.
03:25Kita koordinasi terus biar masalah yang ada di sini bisa terselesaikan.
03:38Cara baru nonton di Smart TV.
03:41Nonton live streaming dan ribuan tayangan Kompas Gramedia langsung dari Smart TV kamu.
03:47Cara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu.
03:51Cari Kompas TV melalui pencarian.
03:54Pilih aplikasi lalu install.
03:56Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
04:02Download Kompas TV apps di TV kamu sekarang juga.
04:05Terima kasih telah menonton video ini.

Dianjurkan