Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAYAPURA, KOMPAS.TV - Kabut asap di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Papua, semakin tebal dalam dua pekan terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut asap berasal dari kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Papua serta wilayah lintas batas Papua Nugini.

Bentangan Cagar Alam Pegunungan Cycloop yang biasanya terlihat jelas kini tampak samar tertutup kabut asap. Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat terhadap dampak kesehatan dan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan belajar di sekolah.

BMKG Wilayah V Jayapura menjelaskan, fenomena tersebut bukan kabut basah biasa, melainkan kabut asap tipis akibat karhutla. Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari, sebaran asap terdeteksi dari kebakaran di wilayah utara Papua Nugini dan Merauke, Papua Selatan.

Sementara itu, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Jayapura berada dalam kategori sedang. Meski demikian, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan dianjurkan menggunakan masker untuk mengurangi paparan partikel asap.

#karhutla #kabutasap #jayapura

Baca Juga Kabut Asap Karhutla Palangka Raya, Pemkot Sediakan Mobil Oksigen Gratis | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/697866/kabut-asap-karhutla-palangka-raya-pemkot-sediakan-mobil-oksigen-gratis-kompas-siang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/698011/kabut-asap-makin-tebal-di-jayapura-bmkg-sebut-dampak-karhutla-lintas-batas-kompas-siang
Transkrip
00:00Kabut asap Karhutla di kota Jayapura dan kabupaten Jayapura makin tebal dalam dua pekan terakhir.
00:08BMKG menyebut asap berasal dari Karhutla di jumlah wilayah Papua serta lintas batas Papua Nugini.
00:15Bentangan cagar alam pegunungan Saiklop yang biasanya terlihat jelas kini tertutup kabut asap pekat dalam dua pekan terakhir.
00:23Kondisi ini memicu khawatiran masyarakat terutama terhadap dampak kesehatan dan aktivitas sehari-hari termasuk kegiatan sekolah.
00:32Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika wilayah 5 Jayapura memastikan fenomena kabut ini bukan kabut basah biasa
00:43melainkan kabut asap tipis akibat Karhutla.
00:46Perakirawan BMKG menjelaskan berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari sebaran asap kebakaran di wilayah utara Papua Nugini.
00:57Selain itu kebakaran hutan dan lahan di Merauke, Papua Selatan juga menambah sebaran asap.
01:03Sedangkan indeks standar pencemaran udara atau ISPU di Jayapura berdasarkan hasil analisis BMKG berada dalam kategori sedang.
01:13Meski berada dalam kategori sedang, masyarakat yang masih beraktivitas di luar ruangan dianjurkan menggunakan masker dan mengurangi paparan partikel asap.
01:30Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari, terdapat sebaran asap di wilayah kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Kerong.
01:40Hal ini dipengaruhi oleh kebakaran yang terjadi di Papua Nugini bagian utara,
01:47di mana didukung dengan arah angin yang berasal dari arah timur menuju barat yang melewati kota dan Kabupaten Jayapura beserta
01:55Kabupaten Kerong.
01:56Selain itu kebakaran yang terjadi di Merauke juga berdampak pada wilayah kota Kabupaten Jayapura dan Kerong,
02:04di mana dampaknya itu relatif lebih kecil dibandingkan yang terjadi di Papua Nugini.
02:10Karena arah angin dari Merauke itu menuju arah barat.

Dianjurkan