00:00Terhimpit kondisi ekonomi, seorang warga lansia di Palengkaraya, Kalimantan Tengah
00:05terpaksa bertahan dalam kondisi sesak nafas di tengah kepungan kabut asap Karhutlah.
00:11Bantuan oksigen gratis dari rumah aman asap jadi penyelamat.
00:20Rumah terkepung asap, seorang warga lansia di Palengkaraya mengalami gangguan pernapasan.
00:27Relawan tiba memberi pertolongan dan membawa bantuan.
00:32Oke, obos ujung kota Palengkaraya yang rumahnya memang dikepung oleh asap karena cukup kalau bisa lihat di belakang tuh asap
00:39semua.
00:40Dan bapaknya terkena asma sehingga sesak bahkan dia sudah tidak bisa tidur dengan posisi normal.
00:50Tabuk oksigen dari relawan rumah aman asap ini jadi penyelamat bagi Sudar Sodo dan keluarga.
00:58Ia kini bisa sedikit bernapas lega setelah berhari-hari menahan sakit dan sesak nafas akibat menghirup kabut asap Karhutlah.
01:08Bapak ini agak enakan, Pak Pak.
01:12Sudah agak enakan, Pak.
01:14Kalau sebelumnya gimana rasanya, Pak?
01:16Rasanya itu, sebelumnya itu kalau, lalu ya gini, mungkir gini, Pak tidur.
01:22Tidurnya agak gitu, sambil duduk.
01:25Cuman bisa tidur sambil duduk?
01:27Iya.
01:28Ini nih.
01:29Apa yang bapak rasakan kalau bapak terhentang tidurnya?
01:33Lalu tuh, di sini.
01:35Pengkak ya.
01:37Kendala ekonomi, serta belum terdaftar sebagai penerima BPJS Kesehatan,
01:42membuat keluarga Sudar Sodo takut untuk berobat di fasilitas kesehatan.
01:47Dibantu para relawan, Sudar Sodo dirujuk ke RSUD Kota Palangkaraya untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
01:55Pertolongan pertama, pasien kita jemput, kemudian kita hantarkan ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan dan perawatan.
02:02Mungkin kalau kelihatan kondisi pasien seperti ini, biasanya dilakukan rawat inap di rumah sakit kita, rumah sakit kota Palangkaraya,
02:13milik kota, ya insya Allah gratis semuanya.
02:15Bagi warga dengan keterbatasan ekonomi, kabut asap menambah beban di tengah sulitnya memenuhi kebutuhan sehari-hari.
02:23Warga berharap, karhut lainnya dapat segera berakhir, agar kehidupan mereka dapat kembali normal.
02:30Kurnia Tarigan, Kompas TV Palangkaraya, Kalimantan Tengah