Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Terimpit kondisi ekonomi, seorang warga lansia di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, terpaksa bertahan dalam kondisi sesak napas di tengah kepungan kabut asap karhutla. Bantuan oksigen gratis dari Rumah Aman Asap menjadi penyelamat.

Rumah terkepung asap, seorang warga lansia di Palangka Raya mengalami gangguan pernapasan.

Relawan tiba memberikan pertolongan dan membawa bantuan.

Tabung oksigen dari relawan Rumah Aman Asap ini menjadi penyelamat bagi Sudarsono dan keluarga.

Ia kini bisa sedikit bernapas lega setelah berhari-hari menahan sakit dan sesak napas akibat menghirup kabut asap karhutla.Agak enakan rasanya. Sebelumnya, mlungker gini tidurnya sambil duduk karena sakit.

Kendala ekonomi serta belum terdaftar sebagai penerima BPJS Kesehatan membuat keluarga Sudarsono takut untuk berobat di fasilitas kesehatan.

Dibantu para relawan, Sudarsono dirujuk ke RSUD Kota Palangka Raya untuk mendapatkan pemeriksaan medis.

Bagi warga dengan keterbatasan ekonomi, kabut asap menambah beban di tengah sulitnya memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Warga berharap karhutla ini dapat segera berakhir agar kehidupan mereka dapat kembali normal.

#karhutla #asap #palangkaraya

Baca Juga Video Amatir Bentrokan di Pasar Caringin, 2 Orang Tewas | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/regional/697971/video-amatir-bentrokan-di-pasar-caringin-2-orang-tewas-sapa-pagi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/697974/sesak-napas-oksigen-gratis-jadi-penyelamat-warga-di-tengah-kepungan-asap-karhutla-sapa-pagi
Transkrip
00:00Terhimpit kondisi ekonomi, seorang warga lansia di Palengkaraya, Kalimantan Tengah
00:05terpaksa bertahan dalam kondisi sesak nafas di tengah kepungan kabut asap Karhutlah.
00:11Bantuan oksigen gratis dari rumah aman asap jadi penyelamat.
00:20Rumah terkepung asap, seorang warga lansia di Palengkaraya mengalami gangguan pernapasan.
00:27Relawan tiba memberi pertolongan dan membawa bantuan.
00:32Oke, obos ujung kota Palengkaraya yang rumahnya memang dikepung oleh asap karena cukup kalau bisa lihat di belakang tuh asap
00:39semua.
00:40Dan bapaknya terkena asma sehingga sesak bahkan dia sudah tidak bisa tidur dengan posisi normal.
00:50Tabuk oksigen dari relawan rumah aman asap ini jadi penyelamat bagi Sudar Sodo dan keluarga.
00:58Ia kini bisa sedikit bernapas lega setelah berhari-hari menahan sakit dan sesak nafas akibat menghirup kabut asap Karhutlah.
01:08Bapak ini agak enakan, Pak Pak.
01:12Sudah agak enakan, Pak.
01:14Kalau sebelumnya gimana rasanya, Pak?
01:16Rasanya itu, sebelumnya itu kalau, lalu ya gini, mungkir gini, Pak tidur.
01:22Tidurnya agak gitu, sambil duduk.
01:25Cuman bisa tidur sambil duduk?
01:27Iya.
01:28Ini nih.
01:29Apa yang bapak rasakan kalau bapak terhentang tidurnya?
01:33Lalu tuh, di sini.
01:35Pengkak ya.
01:37Kendala ekonomi, serta belum terdaftar sebagai penerima BPJS Kesehatan,
01:42membuat keluarga Sudar Sodo takut untuk berobat di fasilitas kesehatan.
01:47Dibantu para relawan, Sudar Sodo dirujuk ke RSUD Kota Palangkaraya untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
01:55Pertolongan pertama, pasien kita jemput, kemudian kita hantarkan ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan dan perawatan.
02:02Mungkin kalau kelihatan kondisi pasien seperti ini, biasanya dilakukan rawat inap di rumah sakit kita, rumah sakit kota Palangkaraya,
02:13milik kota, ya insya Allah gratis semuanya.
02:15Bagi warga dengan keterbatasan ekonomi, kabut asap menambah beban di tengah sulitnya memenuhi kebutuhan sehari-hari.
02:23Warga berharap, karhut lainnya dapat segera berakhir, agar kehidupan mereka dapat kembali normal.
02:30Kurnia Tarigan, Kompas TV Palangkaraya, Kalimantan Tengah

Dianjurkan