00:00Masih menyaksikan Berakinyus Kompos TV Saudara, kali ini bersama saya Niputu Trisnanda.
00:04Hujandra sempat mengguyur kota Banjarbaru dan sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan pada minggu sore.
00:10Hujan membuat kabut asap mulai berkurang.
00:13Hujan yang turun pada minggu sore merupakan operasi modifikasi cuaca
00:18yang dilakukan oleh BPP di Kalimantan Selatan selama 3 hari hingga 27 Oktober mendatang.
00:26Dengan turunnya hujan diharapkan dapat membantu memadamkan kebakaran hutan dan juga lahan
00:32serta mengurangi kabut asap di sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan.
00:40Kemarin alhamdulillah hujan, memang kemarin siang dilakukan OMSI
00:46dan alhamdulillah setelah izin Allah hujan turun di beberapa wilayah di Kalimantan Selatan.
00:54Mudah-mudahan ini bisa mempercepat penanggulangan kabut asap yang terjadi di Kalimantan Selatan.
01:01Memang ada potensi awan hujan selama 3 hari, dari hari kemarin, hari ini, dan besok.
01:07Memang OMSI kita saat ini memasuki tengah keempat.
01:12Untuk mengetahui kondisi karhutlah terkini di Banjarbaru, Kalimantan Selatan,
01:16sudah ada jurnalis Kompas TV, Nabila Ceva, dan juga juru kamera Arpawi di lokasi.
01:23Nabila, selamat siang.
01:24Bagaimana kondisi kabut asap akibat karhutlah di tempat Anda melaporkan saat ini,
01:29dan bagaimana penanganannya sejauh ini?
01:34Baik, Pak Putu dan juga Saudara dapat kami laporkan dari Posko Guntung Gamar di Kota Banjarbaru.
01:41Setelah sempat diguyur hujan pada minggu sore lalu,
01:46dengan intensitas yang cukup deras begitu,
01:50emang kabut asap di Kota Banjarbaru ini sudah lebih baik dikajibandikan dengan hari sebelumnya.
02:00Kami melihat data, angka partikulat PM 2,5 di Kota Banjarbaru hingga Senin pagi ini
02:09berada di angka 97 mikrogram per kubik atau berada di kategori tidak sehat.
02:15Kita bandingkan dengan hari minggu lalu sebelum turun hujan,
02:19ini sempat berada pada angka tertinggi sebesar 225 mikrogram per kubik
02:25atau berada pada kategori sangat tidak sehat.
02:28Setelah turun hujan, ini kualitas udara di Kota Banjarbaru
02:31sempat berada di angka 55 mikrogram per kubik,
02:36yaitu di kategori sedang setelah turun hujan.
02:39Namun hari ini kategori kualitas udara di Kota Banjarbaru ini
02:44kembali ke angka tidak sehat seperti itu,
02:48sehingga kabut asap tipis memang masih terlihat,
02:51terutama di tempat kami melaporkan ini,
02:53memang sangat dekat dengan lahan yang terbakar.
02:57Sehingga data BPBD pada tanggal 25 Oktober kemarin,
03:04ini terdapat sekitar 28 ribu hektare lahan yang sudah terbakar,
03:10sementara 40 hektare lainnya ini masih terbakar.
03:15Diharapkan dengan turunnya hujan,
03:17dengan intensitas yang deras kemarin,
03:20ini bisa menurunkan angka lahan yang masih terbakar ini.
03:24Dan berdasarkan data BMKG,
03:26memang pada hari ini masih diperkirakan akan turun hujan,
03:32begitu potensi awan masih terlihat,
03:34meskipun hujan ringan gitu di wilayah Kabupaten Banjar.
03:40Namun operasi modifikasi cuaca hingga hari ini masih terus dilakukan,
03:45dan diharapkan bisa memaksimalkan potensi awan hujan,
03:49seperti hari minggu lalu putus.
03:52Kalau kondisinya di sana meskipun sudah turun hujan,
03:55tapi kualitas udara masih juga belum membaik,
03:58dan upaya modifikasi cuaca juga masih terus dilakukan,
04:01bagaimana kondisi kesehatan masyarakat di sana?
04:04Apakah aktivitas juga masih tetap dibatasi,
04:06mengingat masih ada sekitar tadi yang dilaporkan 40 ribu hektare
04:11yang masih terbakar di wilayah Banjarbaru, Kalimantan Selatan?
04:16Ya, putus.
04:17Hingga dalam lima pekan terakhir ini di Kalimantan Selatan,
04:21jumlah kasus infat secara terata-ata mencapai 10 ribu kasus per pekan,
04:26yang tersebar di 13 kabupaten kota,
04:29dengan terbanyak ini di kota Banjarmasin,
04:33Kabupaten Banjar, dan kota Banjarbaru.
04:36Untuk mengantisipasi lonjakan ispa ini sendiri,
04:39hingga saat ini,
04:40Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan
04:45menginstruksikan kesiap siagaan sejak bulan Juli lalu,
04:50baik rumah sakit maupun puskesmas,
04:52dan hingga saat ini posto-posto kesehatan
04:54di lokasi terdampak juga telah disiagakan.
04:59Sehingga masyarakat yang terdampak bisa langsung mendatangi
05:02posto kesehatan terdekat dari rumah mereka.
05:06Oke, kalau itu untuk masyarakat,
05:09bagaimana dengan relawan dan juga petugas yang
05:11sampai dengan saat ini masih berada di zona merah?
05:15Apakah juga faktor kesehatan ini diperhatikan oleh pemerintah setempat?
05:19Terima kasih.
05:20Terima kasih.
05:20Terima kasih.