00:00Sejak minggu malam hingga Senin pagi, sebagian besar wilayah kota Palangkaraya diguyur hujan dengan intensitas rendah dan juga sedang.
00:07Meski demikian, indeks kualitas udara masih pada level yang sangat tidak sehat.
00:15Hingga Senin pagi, indeks kualitas udara di wilayah kota Palangkaraya mencapai 235 mikrogram per meter kubik.
00:23Oleh karena itu, Pemkot Palangkaraya mengimbul masyarakat untuk tetap menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar wadah.
00:32Hingga kini sudara kebakaran hutan dan lahan masih mengalah di sejumlah titik di kota Palangkaraya.
00:37Dampaknya kabut asap terus menyelimuti Palangkaraya dan membuat jarak pandang menjadi sangat terbatas.
00:49Malam tadi, Palangkaraya diguyur hujan, lumayan cukup daras.
00:56Kebetulan di tempat saya terlihat ada genangan air di pagi hari ini, jadi curah hujan cukup lumayan.
01:04Sepertinya di tempat lain juga, diguyur hujan juga karena saya ada mendapat informasi dari keluarga saya yang berada di tempat
01:16lain di area Palangkaraya juga diguyur hujan.
01:20Terkait untuk dampak karhutlah sudara informasi terkini, kita akan tanyakan Jurnalis Kompas TV, Kurnia Tarigan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
01:28Kurnia, selamat pagi. Bagaimana kondisi kabut asap pagi di Palangkaraya setelah diguyur hujan di sana?
01:35Ya, selamat pagi Nanda dan Saudara.
01:38Dapat kami informasikan langsung dari Palangkaraya terkait dengan kondisi terkini.
01:45Dampak dari kebakaran hutan dan lahan yang sudah 4 bulan masih terus terjadi di wilayah Palangkaraya.
01:53Dampaknya, 3 bulan sudah Palangkaraya terselimuti kabut asap.
01:58Dalam beberapa waktu yang lalu, sejak terhitung hari Kamis sampai dengan hari Sabtu, kabut asap begitu pekat Nanda, bahkan tampak
02:10berwarna kuning.
02:11Malam tadi hingga pagi hari ini, curah hujan terpantau turun di sebagian besar wilayah kota Palangkaraya.
02:21Namun dengan turunnya curah hujan di sebagian besar wilayah kota Palangkaraya,
02:26tidak serta-merta membuat kualitas udara di kota Palangkaraya menjadi sehat.
02:33Hingga kini kami memantau berdasarkan data dari BMKG Palangkaraya,
02:39kualitas udara di kota Palangkaraya saat ini mencapai 207 mikrogram per meter kubik.
02:46Masih dalam level sangat tidak sehat.
02:50Dengan kondisi ini tentu membuat warga kota Palangkaraya harus tetap menggunakan masker
02:57saat akan beraktifitas di luar ruangan, mengingat kondisi kebakaran hutan dan lahan hingga kini masih terus terjadi.
03:06Menurut data dari BPBD Kota Palangkaraya, sedikitnya ada 1.460 hektare luas lahan yang sudah terbakar.
03:15Dan kasus ispa di Palangkaraya juga mengalami kenaikan.
03:20Saat ini kasus ispa di Palangkaraya mencapai 11.300 kasus Nanda.
03:27Oke, kasus ispa di sana semakin meningkat.
03:31Dan setelah memang diguyur hujan, Kurnia,
03:35tapi Anda melihat dan memantau bagaimana aktivitas warga yang terdampak di sana?
03:41Yang Anda terkait dengan kondisi pekat kabut asap yang terus masih menyelimuti kota Palangkaraya,
03:48tidak memiliki pilihan lain bagi warga Palangkaraya untuk tetap beraktifitas di luar ruangan.
03:58Memang kami melihat, sebagian besar warga kota Palangkaraya yang beraktifitas di luar ruangan
04:04tetap menggunakan standar kesehatan, menggunakan masker,
04:08namun tetap saja kondisi kabut asap kendati menggunakan masker,
04:13tetap mempengaruhi kesehatan warga.
04:16Bahkan dari kabut asap hingga kini sudah memasuki dua bulan.
04:23Siswa harus menjalani proses pembelajaran jarak jauh.
04:28Bahkan sejak awal Oktober kami memantau berdasarkan informasi
04:33dari Angkasa Pura, Palangkaraya, Bandara Silikriwud,
04:38sejak awal Oktober sudah tidak ada jalur penerbangan dari dan menuju Palangkaraya
04:45karena jarak pandang atau visibiliti di landasan pacu Bandara Silikriwud, Palangkaraya
04:50sangat terbatas nanda.
04:52Oke, meski sempat diguyur hujan sejak Sabtu sampai dengan Minggu ini,
04:57tapi tampaknya di sana asap kabut masih cukup pekat.
05:01Terima kasih, Kurnia Tarigan, atas laporan Anda di Palangkaraya, Kelimantan Tengah.
05:05Selamat kembali bertugas, hati-hati dalam bertugas.