00:00Dan untuk mengetahui kondisi terkini, dari kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Ciremai,
00:05sudah ada Junius Kompas TV, Muhammad Syahri Romdon di Kuningan, Jawa Barat.
00:11Syahri, selamat pagi. Bagaimana dengan kondisi kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Ciremai pagi ini?
00:16Apakah api sudah padam seluruhnya?
00:19Ya, baik Ota di studio dan juga saudara selamat pagi.
00:23Laporan dari PBD Kabupaten Kuningan bahwa pagi ini dinyatakan seluruh api yang sebelumnya ada sekitar 13-15 litri api sudah
00:34dinyatakan padam sepenuhnya.
00:36Namun, meskipun sudah dinyatakan padam, masih terdapat beberapa kumpulan asap di satu atau dua titik.
00:42Atas dasar itu, pagi ini tim gabungan melakukan apel kembali ke setiap siagaan karhutlah.
00:49Kami tadi sejak pagi ini mengikuti kegiatan apel tersebut dan melihat ada sekitar 100 lebih orang yang masuk ke dalam
00:58tim gabungan pada pagi hari ini.
01:01Mereka berasal dari Kodim, Yonif, kemudian ada beberapa relawan dan juga dari masyarakat sekitar, yaitu Desa Pesawan dan juga Desa
01:09Sedan.
01:10Mereka dibagi menjadi dua kelompok okta. Pertama, mereka dikirim ke Bukit Seribu Bintang yang berada di sekitar 500 atau kurang
01:19lebih 500 sampai 1 km dari titik saya melaporkan kepada Anda.
01:24Dan juga Karang Dingding. Nah, Karang Dingding inilah yang cukup jauh dan juga terjal karena dia harus naik ke beberapa
01:31ketinggian sekitar 1000 MDPL.
01:37Nah, dari dua titik ini mereka bertugas untuk melakukan mop up atau pendinginan.
01:41Di mana di titik tersebut yang sempat terjadi kepakaran dengan kuantitas yang cukup banyak, mereka melakukan pendinginan dengan cara membawa
01:51beberapa pompa air yang di panggung tadi.
01:53Mereka mengisi bahan bakar air karena kita ketahui salah satu hal terbesar hambatan yang terbesar adalah ketiadaan pasokan air di
02:03bagian atas.
02:04Sehingga akhirnya upaya dari bawah mereka menggunakan beberapa kendaraan dan juga ketika sudah sampai titik tidak dapat lagi dilawai oleh
02:12kendaraan, mereka harus berjalan kaki dan mereka harus membawa perbekaan air itu untuk melakukan pendinginan.
02:17Karena kata Kepala Pelasana BPPD Kabupaten Peningan dari sejak Rabu sampai Jumat kemarin, sampai Kamis kemarin, maaf, Sabtu kemarin menurut
02:27kami,
02:27itu adalah selain soal banyaknya semak belukar yang sudah sangat kering, angin kencang, medan terjal, dan salah satu yang cukup
02:35menyulikan itu adalah ketersediaan pasokan air.
02:38Sehingga akhirnya satu-satunya untuk melakukan pendinginan menggunakan metode air.
02:43Nah, atas hari itu pagi ini mereka diterjunkan kembali ke Bukit Seribu Bintang dan juga Karang Dinding untuk semata-mata
02:50melakukan hal tersebut.
02:52Secara keseluruhan, sejak Rabu malam sampai pada Sabtu kemarin, di 13 sampai 15 titik api yang berada di sekitar radius
03:01600 atau 800 mdpl sampai sekitar 1.300 mdpl sudah dinyatakan pada seluruhnya.
03:08Namun, mereka masih berjaga di titik-titik tersebut untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang menimbulkan menjadi pemicu untuk
03:19terjadinya kebakaran di titik lain
03:20karena mengingat angin masih cukup tinggi, pembusan angin dikhawatirkan membawa bara tersebut mengenai beberapa ranting-ranting, beberapa semak belukar yang
03:28memang sangat kering di sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Cirmai ini, Okta.
03:33Oke, ada upaya yang dilakukan untuk memadamkan api, lantas Cari sudah diketahui belum sebetulnya penyebab kebakaran di kawasan Gunung Cirmai
03:41ini apa?
03:42Sampai saat ini, sejak Rabu malam, lebih 44 menit awal kejadian sampai tadi malam, Sabtu malam minggu, kami masih belum
03:51mendapatkan rilis resmi dari otoritas terkait,
03:54baik dari Taman Nasional Gunung Cirmai dan juga BPBD penyebab terjadinya kebakaran ini.
04:01Mereka masih melakukan fokus penanganan terhadap pemadaman dan juga penginginan dan sekaligus melakukan pendataan dokter.
04:09Dari sekitar, dari semenjak kemarin, Rabu ada sekitar 13 sampai 15 titik api tersebut, ada sekitar 30 sampai 60 hektarnya
04:19luas kawasan Taman Nasional Gunung Cirmai ini yang mengalami kebakaran.
04:24Dan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Cirmai, Tony Anwar mengatakan bahwa seluruhnya ini merupakan area konservasi.
04:31Sekipun demikian, masih berada di tingkatan bawah, sehingga vegetasi-vegetasi yang terbakar itu berupa ilalang, semak benukar,
04:40bagian memang ada terkena pohon pinus namun tidak terlalu cukupikan, dan beberapa konservasi flora dan fauna yang cukup banyak itu
04:47berada di bagian 1300 mdpl ke atas.
04:51Ada beberapa flora dan fauna yang juga terancam dari kejadian kemarin, salah satunya adalah yang ditemukan oleh relawan kelompok kani
04:59hutan,
05:00ada anak suri yang juga sempat diselamatkan, dan berharap semoga tidak ada lagi flora dan fauna yang terancam akibat dari
05:08kebakaran yang terjadi sejak Rabu
05:09sampai Sabtu kemarin yang dinyatakan sudah tidak ada lagi hotspot atau titik api di sekitaran lokasi tersebut.
05:16Oke, kita menunggu rilis resmi dari BPPBD maupun juga Taman Nasional Gunung Ciremai, karena saat ini masih dilakukan pendataan terkait
05:23dengan nantinya apa sebetulnya penyebab dari kebakaran di sana.
05:28Terima kasih, Jurnalist Kompas TV, Muhammad Syari Romdon dari Kuningan, Jawa Barat setelah bertugas kembali.