Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 16 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV Pernyataan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang menyebut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai beban bagi Presiden Prabowo Subianto menuai perhatian.

Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti menilai, PDI Perjuangan mulai mengambil sikap di tengah meningkatnya desakan publik yang mempersoalkan posisi Gibran.

"Dengan cara begini juga menurut saya pada tingkat tertentu mereka sedang mengingatkan Presiden alias memperlihatkan hubungan mereka yang lebih terbuka juga dengan Presiden. Bahwa hubungan dengan Presiden itu tidak terganggu sekalipun mereka memiliki hubungan yang tidak harmonis dengan wakil presiden," ujar Ray di Kompas Petang, Minggu (25/10/2026).

Sementara itu, Ketua Umum All Cipayung Nusantara David Pajung menilai pernyataan PDI Perjuangan mengenai Gibran memiliki motif politik untuk memecah kekuatan antara Prabowo, Joko Widodo, dan Gibran.

"Ketika Hasto mengatakan bahwa ini menjadi beban bagi Pak Prabowo, sebenarnya itu mau, istilahnya, politik belah bambu. Satu diinjak, satu dipeluk. Seolah-olah memeluk Pak Prabowo, seolah-olah memberi support kepada Pak Prabowo. Padahal sebenarnya ada motif politik di belakang layar untuk memecah kekuatan Prabowo-Gibran atau Prabowo-Jokowi," kata David.

David berpandangan, upaya memisahkan Prabowo dari Gibran dan Jokowi merupakan bagian dari persaingan politik menuju Pemilu 2029.

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Aqshal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/697913/full-gibran-jadi-beban-prabowo-ini-kata-ray-rangkuti-david-pajung-kompas-petang
Transkrip
00:03Intro
00:06Saudara di tengah polemik ijazah SMA Gibran dan desakan agar Wapres Gibran mundur,
00:11Presiden ke-7 RI Jokowi Dodo tampil di depan publik bersama putranya,
00:16Wakil Presiden Gibran Raka Buming.
00:20Momen Jokowi dan putranya, Wakil Presiden Gibran Raka Buming terekam
00:24saat keduanya menghadiri pernikahan anak ketua relawan Gibran 08 Nusantara di Jakarta pada Sabtu kemarin.
00:31Jokowi bersama Gibran dan Kaisang duduk satu meja serta bersalaman,
00:36menyapa sejumlah tamu termasuk para pendukung yang kerap bersuara soal polemik ijazah Gibran dan Jokowi.
00:51Usai putusan MK terkait ijazah SMA Gibran, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto menyebut,
00:57putusan MK meruntuhkan legitimasi Wapres Gibran dan jadi beban bagi Presiden Prabowo Subianto.
01:05Berbakti kepada Nusa dan Bangsa.
01:09Menghimbau kepada Gibran supaya dengan sukarela rela ya,
01:16membutuhkan diri.
01:20Menjaga etika dan seluruh syarat-syaratnya tanpa adanya suatu intangkulasi dan perkuasaan
01:27meskipun ayahnya saya berkata seorang masyarakat ini juga menjadi beban bagi Presiden Prabowo
01:32karena ini meruntungkan legitimasi dari saudara-saudara.
01:36Hidrat berkata-kata.
01:39Ya kan sudah saya sampaikan, sudah amal.
01:43Ini ada reputasi politik, kemudian ada penumpang gelap yang menunggami lagi,
01:49jadi menjadi ramestan.
01:52Ya buat saya biasa.
01:55Reputasi politik untuk menunggu reputasi politik.
02:01Seseorang.
02:09Di tengah disakan agar wapres Gibran mundur dari sejumlah guru besar usai putusan MK terkait ijasa Gibran.
02:17Sekjen PDIP Hasto, Kristianto menyebut,
02:20persoalan ijasa Gibran berkaitan dengan persoalan etika dan moral.
02:24Menurut Hasto, polemik ijasa Gibran juga jadi beban bagi Presiden Prabowo Subianto
02:29karena temuan MK dinilai meruntungkan legitimasi wapres Gibran.
02:33Ini menyentuh persoalan etika, moral, dan juga tanggung jawab seorang pejabat publik
02:41yang harusnya betul-betul menjaga etika dan seluruh syarat-syaratnya
02:46tanpa adanya suatu intervensi dari kekuasaan, meskipun ayahnya saya itu adalah seorang presiden.
02:53Dan ini juga menjadi beban bagi Presiden Prabowo karena ini meruntungkan legitimasi dari saudara Gibran Raka Pemiraka.
03:02Merespons pertimbangan MK yang dianggap meruntungkan legitimasi wapres Gibran.
03:07Politisi PSI, Faldo Maldini, bilang hal tersebut tidak mempengaruhi legitimasi wapres Gibran.
03:13Saya kira yang namanya legitimasi pemerintahan Presiden Prabowo lahir dari lebih dari 96 juta suara masyarakat.
03:21Dan putusan MK itu kan tidak mengubah satu suara pun, mas.
03:26Dan amalnya jelas kok, mas, tidak ada yang dibatalkan, tidak ada yang didiskualifikasi.
03:31Yang justru bisa melemahkan legitimasi kami kira bukan putusan MK,
03:35tapi kebiasaan menafsirkan putusan melebihi isinya.
03:39Sekali lagi saya bilang bahwa temuan itu pertanyaan, putusan itu jawaban.
03:44Dan sampai hari ini jawabannya pemerintahan ini sah.
03:47Jadi legitimasi ini kan harus kita jaga bersama ya.
03:52Sebelumnya surat terbuka yang dilayangkan ke Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo
03:58diklaim mewakili 150 guru besar dari berbagai daerah di Indonesia.
04:03Surat terbuka menyuruhkan besakan agar Wakil Presiden Gibran Raka Buming mengundurkan diri.
04:08Selain sejumlah guru besar,
04:11desakan agar Wakil Presiden Gibran mundur usai putusan MK soal ijazah Gibran juga disuarakan PDIP.
04:16Gibran Raka Buming sebelumnya sempat merespons pertimbangan MK dengan mengatakan
04:21telah menyelesaikan pendidikan S1 yang artinya telah lulus SMA.
04:25Tim Liputan Kompas TV
04:32Jokowi bersama Gibran tampil bersama pendukungnya di depan publik di tengah desakan agar Wakil Presiden Gibran mundur.
04:39Dan anggapan dari PDI Perjuangan kalau polemik ijazah Gibran jadi beban bagi Presiden Prabowo Subianto
04:46karena temuan MK dinilai meruntuhkan legitimasi Wakil Presiden Gibran.
04:50Apakah tampilnya Jokowi bersama Wakil Presiden Gibran serta pendukungnya jadi jawaban atas sindiran PDIP?
04:56Kita bahas bersama Direktur Eksekutif Lingkar Madani Rai Rangkuti dan Ketua Umum Ol Cipayung Nusantara David Pajung.
05:02Selamat petang semuanya.
05:04Petang selamat sore sore Bung Rai
05:06Saya ke Bung Rai dulu ya Bung Rai
05:08Pak Jokowi ini kan serba semiotika ya kalau kita bahas oleh Pak Jokowi
05:11Nah kalau dia hadir bersama dengan Gibran di tengah-tengah desakan mundur
05:14di tengah dia disebut sebagai beban Pak Presiden ada maknanya enggak?
05:21Maknanya adalah bahwa Gibran itu nggak bisa membesarkan dirinya sendiri
05:25dan kebesarannya itu harus ditopang oleh orang tuanya dalam ini Pak Jokowi
05:29Nah ini Pak Jokowi lagi nopang Mas Gibran berarti?
05:33Betul ketika Pak Sudara Gibran berhadapan dengan berbagai tuntutan untuk mundur
05:38dan saya menuntut supaya dimajukan ke angket
05:41maka ditunjukkanlah bahwa Pak Jokowi berada di sampingnya
05:46jadi bukan hanya di belakangnya tapi di sampingnya
05:49itu artinya Pak Jokowi mengatakan Gibran itu adalah saya, saya adalah Gibran
05:53itulah kira-kira tuh yang mau disampaikan oleh Pak Jokowi
05:57Nah kalau gitu tapi maknanya apa?
05:59Nggak bisa menangkis
06:00Nah maknanya emang pengaruhnya apa kalau Pak Jokowi mau menunjukkan itu ke publik sebenarnya?
06:04Ya kan kesukaan publik kan kepada Pak Jokowi bukan kepada Gibran
06:10Jadi kalau misalnya Pak Jokowi terus berhadap berdampingan dengan Gibran
06:15ya publiknya mungkin diharapkan akan membaca bahwa ya Pak Jokowi itu tetap bersama dengan Gibran
06:22dan dengan sendirinya mereka yang mempersoalkan dan seterusnya-seterusnya lah ya
06:26atau yang ragu-ragu ya atau yang mulai runtuh ya kepercayaannya tetap kuat gitu
06:33Kalau dari Bang David gimana? Apakah ini memang adalah sikap Pak Jokowi mau membackingi dan takutip Gibran
06:39meyakinkan pendukung-pendukungnya?
06:42Ya jadi gini kan kemarin itu sebenarnya acara itu saya juga hadir
06:46acara Andi Aswan menikahkan putrinya
06:49dan kebetulan Pak Jokowi Mas Gibran diundang dan hadir ya
06:53nah ya tapi ya itu kita serahkan sepenuhnya juga
06:57misalnya Bung Raya atau publik
07:00menerjemahkan menginterpretasi itu secara politik
07:02wajar-wajar dan biasa-biasa saja itu
07:05tetapi yang mau dikatakan bahwa
07:07Gibran kan adalah tetap adalah seorang Gibran sebagai wakil presiden
07:11bahwa dalam relasi biologis Pak Jokowi itu adalah ayah Mas Gibran
07:17ya itu nggak bisa dipungkiri ya itu real
07:20kalaupun banyak masukan sebagai mantan presiden
07:24kepada Mas Gibran dari Pak Jokowi sebagai ayahnya
07:28kepada anaknya sebagai wakil pres hari ini
07:30memberi masukan dan langkah-langkah politik itu juga wajar-wajar saja ya
07:34bahkan dari mantan presiden yang sebelumnya
07:38kepada presiden yang menjabat itu juga wajar-wajar saja
07:41untuk saling memberi masukan
07:42tetapi soal konteks misalnya
07:45katakanlah kegaduhan-kegaduhan yang ada hari ini
07:49rasa-rasanya Pak Prabowo juga nggak terganggu sama sekali
07:52termasuk partai-partai koalisi juga
07:54nggak terganggu sama sekali dengan situasi itu
07:57karena mereka menyadari penuh
07:59Pak Prabowo menyadari full
08:00Mas Gibran menyadari full
08:02dan partai koalisi menyadari sepenuhnya bahwa
08:04nggak ada satupun pintu masuk
08:07kalau tujuannya untuk melengsarkan wapres
08:12bahkan dari kata Mas Hasto sekian PDI untuk mundur
08:16rasa-rasanya nggak ada argumen dan nggak ada resening
08:19alasan yang kuat untuk meminta seorang wapres yang saat itu mundur
08:23karena secara justru sih nggak ada pintu masuk
08:25dan hukum nggak ada pintu masuk berdasarkan laturan
08:28tapi Bang David, sorry
08:30kalau misalnya ada pandangan juga bahwa
08:32Mas Gibran nggak bisa nih menghadapi semua desakan ini sendiri
08:35memang harus dibantu Pak Jokowi
08:36Anda ada secara lewan mengamin itu juga nggak?
08:40gini
08:41yang ada di belakang Mas Gibran itu adalah
08:4490 juta lebih masyarakat Indonesia
08:47atau 58 persen ya
08:50para pemilih di 2024 kemarin
08:53jadi itu kekuatan beliau
08:55belum lagi topangan-topangan dari para jensi
08:59yang memang belum punya usia pilih
09:01pada tahun 2024
09:02tapi yang sangat merindukan sosok seorang pemuda
09:06untuk memimpin bangsa ini
09:07itu juga jensi yang belum punya hak suara
09:092 tahun kemarin
09:11katakanlah yang sudah punya hak suara mungkin tahun
09:132026, 2027, sampai 2029
09:15itu ada memberikan support moral
09:18sebagai sesama milenial
09:20sebagai sesama pemuda
09:21kepada Mas Gibran
09:22jadi itu kekuatan Mas Gibran per hari ini
09:24berarti Pak Jokowi muncul bareng
09:26ini nggak ada kaitannya sama sekali?
09:28Pak, kata saya kan itu kegiatan sosial ya
09:31pernikahan kemarin
09:32bahwa kalau itu diterjemahkan publik
09:34Bung Ray dan semua orang-orang
09:35ya itu wajar-wajar aja
09:37kalau dianggap Pak Jokowi membackup
09:40dan itu manusiawi kan
09:41sebagai ayah menolong anaknya
09:43atau membackup anaknya
09:44itu manusiawi banget
09:46sebenarnya nggak ada yang salah di situ Mbak
09:48oke, tapi kalau Bung Ray sebenarnya
09:50ini kan PDIP pertama ada kadernya
09:53yang menurunkan foto dari Mas Gibran
09:55kemudian juga sekarang menyentil bilang
09:56ini adalah bebannya Presiden
09:57mundur aja dan lain-lain
09:59sebenarnya Anda melihat ini
10:00memang sebuah bentuk
10:02menyuarakan kegelisahan dari Akarub
10:04buat atau ada motif lain sih?
10:05misalnya masih ada masalah-masalah lalu
10:07yang sekarang diungkit lagi?
10:10perlu kita uji dulu pernyataan Bung David ya
10:1458% itu
10:15itu mungkin lebih disumpai aja dulu Bung David ya
10:18yang 58% adalah 90 juta itu
10:20jangan terus dibawa-bawa ya
10:22karena itu bukan angka statis
10:24itu bisa naik bisa turun dan seterusnya gitu
10:26yang faktual sekarang itu kan
10:28tingkat kepuasan kepada Pak Prabowo
10:30itu cuma 44%
10:31dan sebagian dari pemilih Pak Prabowo
10:34juga sekarang menyatakan tidak puas
10:36kepada pemerintahan Pak Prabowo gitu
10:38jadi terus-menerus menyebut
10:40angka 58% ya
10:41lalu 90 juta itu
10:44sebetulnya gak menunjukkan
10:45angka hari ini gitu loh Pak
10:46berarti udah gak relevan Bung David
10:48makanya sumpai aja dulu Bung David
10:49benar gak bahwa
10:50masyarakat kita ini masih mendukung
10:5258% dan seterusnya itu gitu
10:54itu yang pertama
10:55yang kedua
10:56nah yang perlu mungkin kita lihat
10:58dari reaksi PDI Perjuangan ini
11:00artinya PDI Perjuangan mulai
11:02keluar nih
11:03dari bayang-bayang rasa
11:05khawatir
11:06seperti yang mereka lakukan pada
11:08Pilpres 2024 yang lalu
11:10ya
11:112024 yang lalu itu kan mereka
11:13agak khawatir dan agak
11:14menahan diri
11:15kalau misalnya langsung berhadapan
11:17dengan PDI Perjuangan
11:18tapi hari ini dengan mereka mulai
11:20ya mencatakan baiknya
11:21Sudara Gibran Tuju mundur
11:24sebagai Wakil Presiden
11:25karena berbagai desakan
11:26publik gitu
11:28itu artinya mereka mulai
11:29mereka lebih terbuka lagi
11:31untuk
11:32memperlihatkan hubungan
11:33antara PDI Perjuangan
11:35dengan
11:36Gibran
11:36yang kedua adalah
11:38mereka juga mulai
11:39ya menarik
11:41simpati dari mereka
11:42yang mulai banyak
11:43mempersoalkan
11:44ya kehadiri
11:45apa namanya itu ya
11:47keputusan
11:48makamah konstitusi
11:49terkait dengan
11:49tidak adanya
11:50ijazah Sudara Gibran
11:52karena kalau kita lihat
11:53sekarang ini
11:54mulai makin banyak
11:55ya kelompok-kelompok
11:57masyarakat yang
11:57menyuarakan
11:58Sudara Gibran
11:59supaya
12:00mundur
12:01ya
12:01entah itu yang dari
12:02150
12:03guru besar
12:04ya kemarin misalnya
12:05kita baca dari
12:06katanya
12:07warga Melayu
12:09di Sumatera
12:10Utara
12:11ya
12:11dan boleh jadi
12:12kedepan-kedepannya
12:13akan lebih banyak lagi
12:14tuntutan-tuntutan itu
12:15terjadi gitu
12:16nah artinya
12:17PDI Perjuangan
12:18mulai mencari
12:19apa namanya itu ya
12:21kedekatan
12:22dengan mereka-mereka
12:23yang sekarang
12:24mulai menyuarakan
12:25dengan keras
12:26ya supaya Sudara
12:27Gibran
12:28dibundur
12:28sebagai wakil presiden
12:30nah yang ketiga adalah
12:32dengan cara
12:33begini juga
12:34menurut saya
12:34pada tingkat tertentu
12:36mereka sedang
12:36mengingatkan presiden
12:38alias
12:39memperlihatkan
12:40hubungan
12:41mereka yang lebih
12:42terbuka juga
12:43dengan presiden
12:44bahwa hubungan
12:46dengan presiden itu
12:47tidak terganggu
12:47sekalipun mereka
12:49memiliki
12:50hubungan yang
12:51tidak harmonis
12:51dengan wakil presiden
12:53dan saya kira
12:54membaca
12:55apa yang terjadi
12:57pada
12:57pada realitas
12:58masyarakat kita
12:59sekarang ini
13:00yang masih melihat
13:01bahwa masalah
13:02Sudara Gibran ini
13:03semata-mata
13:04masalah Gibran
13:05dan belum
13:06berhubungan
13:06dengan presiden
13:07dan oleh
13:08tapi betul
13:09apa yang kemudian
13:10disampaikan oleh
13:11PD Perjuangan
13:12tidak menutup
13:13kemungkinan
13:14kalau ini berlanjut
13:15terus berlarut-larut
13:17ya
13:17permintaan publik
13:19yang mungkin
13:19makin membesar
13:20supaya Gibran itu
13:21mundur
13:21dan tidak ada
13:22reaksi presiden
13:23boleh jadi
13:24memang presiden
13:25ya dikait-kait-kaitkan
13:27dengan masalah ini
13:28saya kira
13:29itu yang mau
13:30diungkapkan oleh
13:31PD Perjuangan
13:31kalau dari Bang David
13:33sebenarnya
13:33dari teman-teman
13:34relawan
13:34apakah melihat
13:35ada motif lain juga
13:36dibalik
13:36sebenarnya
13:37dari berbagai
13:37sindiran
13:38dari PDIP
13:42jadi kalau
13:44partai
13:45misalnya
13:45PDIP
13:46PKS
13:47partai-partai
13:48yang di luar
13:49koalisi
13:49ya kita sangat
13:50memaklumi
13:51memaklumi
13:52kalau misalnya
13:53dengan segala macam
13:54cara
13:54memberikan stigma
13:56atau
13:56penilaian-penilaian
13:58negatif
13:58bahkan
13:59ada kecenderungan
14:00yang kita tangkap
14:01secara politik
14:02sebagai pendukung
14:04Prabowo-Gibran
14:04ada kecenderungan
14:05dari partai-partai
14:06yang akan menjadi
14:07kompetitor Pak Prabowo
14:08bahkan menjadi
14:09kompetitor Prabowo
14:10di 2024
14:12kemungkinannya
14:13juga akan terjadi
14:14mereka akan berusaha
14:15untuk memecah
14:16kekuatan koalisi
14:17antara Prabowo-Jokowi
14:18bersama Gibran
14:19nah
14:19sehingga
14:20tadi
14:21kalau Hasto
14:22mengatakan
14:23sebagai Serjen PDI
14:24bahwa ini menjadi
14:24beban
14:25bagi Pak Prabowo
14:26sebenarnya itu
14:27mau istilahnya
14:28politik belabambu
14:29satu diinjak
14:30satu dipluk
14:31seolah-olah memeluk
14:32Pak Prabowo
14:33seolah-olah membeli support
14:34kepada Pak Prabowo
14:35padahal
14:35sebenarnya ada motif
14:36politik di belakang layar
14:38dibalik itu
14:38untuk bagaimana
14:39memecah kekuatan
14:40Prabowo-Gibran
14:41atau Prabowo-Jokowi
14:42di situ
14:42karena apa
14:43sering saya katakan
14:44bahwa
14:44kalau secara elektoral
14:46proyeksi
14:472029
14:48kalau ini masih
14:49satu kekuatan
14:50Prabowo dan
14:51Gibran atau Prabowo-Jokowi
14:52ini masih
14:53nyatu
14:53maka sangat berat
14:54untuk mengalahkan
14:55mereka dalam
14:55elektoral
14:562029
14:56sehingga
14:57sejak
14:58sedini mungkin
14:59per hari ini
15:00itu sudah mulai
15:01diciptakan
15:02bagaimana caranya
15:03untuk memecah
15:03koalisi itu
15:04nah
15:04segmen dari
15:06Sekjen PDIP
15:07itu arahnya
15:07ke sana
15:08muaranya
15:08ke sana
15:08sebenarnya
15:09tetapi kan
15:09sampai detik ini
15:10tidak ditangkapin
15:11secara serius
15:12oleh Pak Prabowo
15:13maupun
15:14oleh Mas Gibran
15:14semuanya
15:15jalan saja
15:15fokus pada
15:16pekerjaan-pekerjaan
15:18proyek-proyek
15:19pemerintah
15:19untuk kebaikan
15:20bangsa
15:20dan negara ini
15:21nah
15:21yang satu
15:23titipan saya
15:23mbak
15:23sebenarnya kan
15:24dalam konteks
15:25hari ini
15:25kita ingin
15:26mengingatkan
15:27bangsa ini
15:28bahwa
15:29kita punya pengalaman
15:30pahit dari beberapa
15:31presiden yang dulu
15:32apa itu bang
15:33di tengah jalan
15:34katakanlah
15:34misalnya
15:35Bung Karno
15:36selesai
15:36tidak normal
15:37Pak Hartol
15:38selesai
15:38tidak normal
15:39Gus Dur
15:41Habibie
15:42tidak selesai
15:42tidak utuh
15:43semua priorisasinya
15:44nah bangsa ini
15:45mau mengatakan
15:46bahwa
15:46melalui
15:47amandemen konstitusi
15:48yang sudah 4 kali
15:49itu
15:50diperkuat
15:51bahwa
15:51sedapat mungkin
15:52presiden-wakil presiden
15:54itu utuh
15:545 tahun
15:55menjalankan
15:55pemerintahnya
15:56makanya
15:56dalam pasal 7
15:57UD 45 itu
15:58dibuat
15:59sangat berat
16:00proses pemaksulan
16:01sangat berat
16:02tahapan-tahapannya
16:04maupun
16:04landasan-landasan
16:05hukum dan konstitusinya
16:06untuk bisa menjatuhkan
16:07presiden atau
16:08wakil presiden
16:08nah itu maksud
16:09baiknya dari
16:10konstitusi pasal 7 itu
16:11jadi
16:12dengan harapan
16:14bahwa setiap
16:14pemerintahan itu
16:155 tahun utuh
16:16untuk membangun
16:16bangsa ini
16:17jangan
16:17kita energi kita
16:19habis di tengah jalan
16:20untuk
16:21berkonflik politik
16:22mbak
16:22oke kalau gitu
16:23kalau gitu
16:24tapi kalau menurut anda
16:25bung Rai sebenarnya
16:26kritik ataupun juga
16:27sindarin dari PDIP
16:28ini ujungnya akan kemana
16:29apakah hanya
16:29dalam untuk
16:32mengumpulkan dukungan aja
16:33atau akan
16:33ditindak lanjutin juga
16:34di parlemen
16:35tapi nanti kita akan
16:36lanjut lagi
16:36usah jadat tetap bersama
16:37kami pas petang
16:49bung Rai tadi kan
16:50ada bilang
16:50kalau kasus ini
16:51dibiarkan berlarut-larut aja
16:52bisa jadi Pak Prabowo
16:53juga memang terdampak
16:54nah memang
16:55apa risikonya
16:56mungkin terjadi
16:56kalau misalnya
16:57istana masih
16:57atau Pak Prabowo
16:58masih
16:59milih
17:00gak
17:00ikut campur
17:01soal ini
17:04pertama mungkin
17:05kita perlu lagi
17:06tanyakan dulu
17:06soal apakah benar
17:08bahwa 2029 ini
17:10Prabowo
17:10akan tetap berpasangan
17:12dengan Gibran
17:12itu kan masih
17:14dalam kerangka pertanyaan
17:15belum bisa dipastikan
17:16apakah Pak Prabowo
17:18akan tetap
17:19mengganding Gibran
17:20atau sebeliknya
17:21Gibran tetap ingin
17:22berpasangan dengan Pak Prabowo
17:23nah itu
17:24masih perlu
17:25untuk kita uji lagi
17:26di masa yang akan datang
17:27sebab
17:28gejala-gejala terakhir ini
17:29kan memperlihatkan
17:30kepada kita
17:31bahwa
17:32pihak Pak Prabowo
17:33kelihatan makin menjauh nih
17:35dari
17:35dari keluarga
17:37Pak Jokowi
17:38terakhir kemarin
17:39misalnya
17:40ada diskusi
17:41yang dibuat oleh
17:42yang menyebut
17:43kelompok
17:44pecinta Prabowo
17:45atau
17:46relawan pecinta
17:47Prabowo
17:48yang hanya
17:49membuat diskusi
17:50soal Presiden Prabowo
17:52lalu saya tanyakan
17:53dimana
17:54Wakil Presidennya
17:55nah mereka
17:56menyatakan
17:56kami hanya fokus
17:57Pak Prabowo
17:59tidak sedang
18:00mendiskusikan
18:01Wakil Presiden
18:02karena Wakil Presidennya
18:03sedang sibuk
18:03kata mereka
18:04jadi dari sini
18:05juga saya jadi
18:06bertanya-tanya
18:07benar gak sih
18:08sebenarnya Pak Prabowo
18:09tetap ingin
18:10menggandeng
18:11apa istilahnya itu
18:12Gibran
18:13sementara
18:14ada satu
18:15ada satu
18:16kelompok
18:16relawannya
18:17sudah
18:17terbuka
18:18menyatakan
18:19yang melihat
18:19Pak Prabowo
18:20melihat Gibran
18:22nah ini
18:22jadi pertanyaan itu
18:24oleh karena itu
18:25jangan diandaikan
18:26bahwa seolah-olah
18:27Pak Prabowo
18:27sudah pasti
18:28akan menggandeng
18:29Gibran
18:29dan Gibran
18:30sudah berpasangan
18:31dengan Prabowo
18:32gitu ya
18:33nah yang kedua
18:34kalau
18:35kan ini mulai
18:36banyak tuntutan-tuntutan
18:38ya
18:38yang meminta
18:39memang saudara
18:40Gibran itu
18:40mundur
18:41tuntutan yang menurut saya
18:43secara hati nurani
18:44sangat bisa
18:44di
18:45apa namanya itu ya
18:46diikuti
18:47kenapa gitu
18:48karena ini bukan
18:49persoalan lagi
18:50mengenai masalah
18:51hukum
18:52tetapi
18:53persoalan
18:54sejauh apa
18:54Anda memiliki
18:55kejujuran
18:56nah kalau hubungannya
18:57dengan kejujuran itu
18:58kan artinya
18:59hubungannya dengan nurani
19:00dan itulah yang disuarakan
19:02oleh
19:02baik ya
19:03150
19:04para guru besar
19:06ya
19:06dan juga
19:07yang saya sebut tadi
19:08ada kelompok
19:09dari
19:09masyarakat
19:10katanya Melayu
19:11di Sumatera Utara
19:12gitu
19:13dan saya kira
19:14boleh jadi akan
19:15berkembang terus-menerus
19:16oke sebentar Bang Reh
19:17saya minta tanggapan
19:18dari Bang David dulu
19:18sebentar Bang Reh
19:20saya minta tanggapan
19:21Bang David dulu Bang Reh
19:22Bang David tadi katanya
19:23ada soal
19:24etika
19:24kejujuran
19:25nurani
19:25Anda sepakat juga gak
19:26kalau disinggung soal
19:27sejauh itu
19:28ya kan gini
19:30kalau
19:30kita kan ini
19:32berbangsa dan bernegara
19:33juga selain
19:35etika
19:35disitu ada konstitusi
19:36ada hukum
19:37ada legitimasi
19:38ya nah
19:39sampai detik ini
19:40itu yang saya katakan
19:41bahwa gak ada pintu masuk
19:42sama sekali
19:42berdasarkan keputusan hukum
19:44berdasarkan konstitusi
19:45pintu-pintu politik
19:46celahnya sangat kecil
19:48nah
19:48saya sedikit menyangga
19:49soal misalnya
19:50kalau ada komunitas-komunitas
19:52masyarakat termasuk
19:52misalnya beberapa
19:53orang guru besar ya
19:55yang membuat forum
19:56guru besar itu
19:57saya katakan
19:58berulang kali
19:59bahwa sistem pemilu kita
20:00hari ini adalah
20:00sistem pemilihan langsung
20:02dimana one man
20:03one foot
20:03nilai suara
20:05di dalam bilik suara
20:06di TPS itu
20:06seorang profesor
20:07dengan seorang yang gak sekolah
20:09ya
20:09seorang pemulung
20:10dengan seorang dokter
20:11itu sama nilainya
20:12satu suara
20:13satu jiwa
20:13karena konstitusi
20:14sangat menghargai
20:15nilai suara itu
20:16nah
20:16jadi kalau 100 orang
20:18guru besar berkumpul
20:19gak bisa
20:19meruntukkan
20:2096 juta
20:21pemilih rakyat
20:22Indonesia
20:23yang di dalamnya
20:23ada profesor
20:24dokter
20:25gak sekolah
20:25ada SMP
20:26semua komunitas
20:27masyarakat
20:28ada dalam nilai itu
20:29nah
20:29disinilah konstitusi
20:30itu harus kita
20:31diunjung tinggi
20:32karena ketika terjadi
20:33perdebatan soal etika
20:34yang parameternya
20:35memang
20:35apa
20:36abu-abu
20:37ya kalau kita bicara
20:38etika moral kan
20:38itu parameternya
20:39abu-abu
20:40maka konstitusi
20:41pasal 7
20:41mempertegas
20:42bahwa ketika
20:43ada keputusan hukum
20:45ada bukti
20:46dan keputusan kuat
20:49maka
20:49bisa dijadikan
20:51landasan moral
20:51bahwa anda
20:52cacat secara moral
20:53tapi bang David
20:54kalau dibilang
20:55ini kemudian juga
20:56berpengaruh sama
20:57hubungan
20:58dengan pak Prabowo
20:59bisa jadi gak akan lanjut
21:00ini gak sampai
21:012029
21:02anda melihat itu
21:02memang koalisi
21:03mulai terbelah
21:03sampai hari ini
21:04sampai hari ini mbak
21:05itu masih sangat harmonis
21:07ya
21:07bahwa kemudian
21:09penilaian-penilaian publik
21:10itu wajar aja
21:11kata saya
21:12dan kita menganggap itu
21:13itu konstitusional
21:14untuk orang menilai
21:15termasuk
21:16saya bilang
21:17suara-suara dari
21:17para
21:18para loyalis
21:19calon
21:20ripalitas
21:21Prabowo yang lalu
21:22misalnya
21:22para mantan pendukung
21:24Anis
21:24mantan pendukung
21:25Ganjar
21:26partai pendukung
21:27Anis
21:27partai pendukung
21:28Ganjar
21:28wajar aja
21:29kalau berbeda sampai hari ini
21:30oke
21:31sangat-sangat
21:32ya kita menghargai juga
21:33perbedaan itu
21:34tapi kan ujinya nanti
21:35di 2029
21:36di TPS
21:36oke bang rey
21:37oke kalau gitu
21:39gimana
21:41sepakat gak kalau dibilang
21:42masih harmonis
21:42kayak kata bang David
21:43tapi
21:45kenapa
21:45ada sepakat gak
21:47kalau dibilang
21:47masih harmonis loh
21:48sebenarnya koalisi
21:48termasuk Pak Prabowo
21:49dan Gibran
21:50ini mungkin
21:50tapi kan belum tentu besok
21:52kan gak ada jaminan
21:53bahwa besok itu
21:54masih harmonis
21:54tapi soal putusan MK ini
21:56masih bikin harmonis
22:00yang sudah jelas itu
22:02kan menyatakan
22:02misalnya
22:03relawan pendukung
22:04Gibran
22:04mengatakan
22:04memang sebaiknya
22:05diangket aja
22:08oke dan itu
22:09itu ada pernyataan tuh
22:10ketua relawan
22:12Prabowo
22:13menyatakan
22:14setuju dengan angket
22:15dan itu udah bisa
22:16mewakili suara Pak Prabowo
22:17sebenarnya
22:18ya saya tidak tahu
22:20apakah itu mewakili
22:21tetapi yang saya mau katakan tuh
22:22ada dari
22:24relawan Pak Prabowo
22:26itu besar loh
22:27kelompok relawan ini
22:29yang setuju
22:30dengan diangket
22:31sebaiknya memang
22:32itu diangket aja
22:33kata mereka
22:34nah gimana bang David
22:35saya kan sering tanya-tanya
22:38ini yang sering menyebut
22:39bahwa Pak Prabowo
22:40sama Gibran ini
22:41jawi fungsi
22:42siapa sebenarnya gitu
22:43yang menyebut
22:44Pak Prabowo itu
22:45adalah
22:46bestian sama
22:47Gibran itu siapa
22:48karena hampir
22:50tidak pernah saya dengar tuh
22:51para pendukung
22:52Pak Prabowo
22:52menyebut itu
22:53oke bang David
22:54yang saya menyebut itu
22:55ya bang David
22:55oke bang David
22:57silahkan ditanggapi
22:57tapi point of view
22:59anda doang itu
23:00dengan Gibran tuh
23:01keputusan MK
23:02ya bung Ray dan mbak
23:04keputusan MK itu
23:05semakin mempererat
23:07dan makin memperkuat
23:08soliditas antara
23:09Pak Prabowo dan Mas Gibran
23:11karena politik juga
23:11politik
23:13justru itu menjadi
23:14apa
23:15alat uji
23:16bagi
23:16kebersamaan
23:17dan kekuatan itu
23:18duet Prabowo
23:20Gibran ini
23:20karena gak ada reaksi
23:22sama sekali
23:22ya dari partai koalisi
23:23maupun dari Pak Prabowo sendiri
23:25terhadap
23:25apa isu-isu yang digulingkan
23:27oleh kelompok di luar koalisi
23:28bukan karena lagi
23:29wetensi aja bang David
23:30kita maklumin
23:32kita maklumin
23:33kalau mereka ingin
23:34mempercayai
23:35klaimnya
23:35klaimnya bung David aja
23:38masih bestian
23:39bung Ray
23:40masih kuat sekali
23:41ikatan
23:41ikatan soliditas
23:42iya
23:42kalau menurut
23:43menurut pendukung
23:45Pak Jokowi
23:46dan Gibran
23:47itu bestian
23:47tapi saya belum
23:48pernah dengar
23:49pendukung Prabowo
23:51mengatakan bahwa
23:51dua orang ini bestian
23:52ini yang saya sebut tadi
23:54ya itu
23:55itu kan
23:56bisa dinilai dari reaksi
23:57Pak Prabowo sendiri
23:58jadi reaksi Pak Prabowo
24:00reaksi
24:01partai politik koalisi
24:03itu sampai detik itu
24:04masih solid
24:05dan gak ada
24:06gerakan-gerakan
24:07atau misalnya
24:07secara terbuka
24:08mengatakan bahwa
24:09kami meminta
24:10Pak Prabowo
24:12pecah kongsi
24:13atau misalnya
24:13Mas Gibran
24:14untuk dimaksulkan
24:15kan gak ada
24:16secara
24:16tetapi penilaian
24:18dari luar koalisi
24:19ya itu saya bilang
24:20wajar-wajar aja
24:20dan itu
24:21itu konstitusional
24:23itu gak apa-apalah
24:23kalau penilaian
24:24di luar koalisi
24:25yang kami khawatirkan
24:26kalau di dalam
24:27partai koalisi sendiri
24:28yang secara terang-terangan
24:30menyatakan sikap politik
24:31atau Pak Prabowo sendiri
24:32yang secara terang-terangan
24:33menyatakan sikap politik
24:35itu yang mungkin
24:35sedikit mengkhawatirkan
24:36tetapi
24:37kalaupun ada sikap politik
24:38konstitusi harus menguji
24:40itu lagi
24:40karena di pintu
24:41konstitusi kita itu
24:42berat sekali
24:43untuk terjadi perpecahan
24:44tenang dan sabar
24:45menggapi
24:46itu
24:46selamat menikmati
24:47selamat menikmati
24:47selamat menikmati

Dianjurkan