Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MERAUKE, KOMPAS.TV - Kabut asap menyelimuti sejumlah titik di jalur darat Merauke menuju Boven Digoel, Papua Selatan, hingga mengganggu aktivitas transportasi.

Seorang sopir angkutan penumpang menyebut wilayah Sunup menjadi salah satu titik dengan kabut asap paling tebal. Jarak pandang pengendara bahkan dilaporkan hanya sekitar lima meter di sejumlah lokasi.

Kondisi ini membuat perjalanan yang biasanya ditempuh dalam tujuh hingga delapan jam kini bisa memakan waktu hingga 10 jam.

Pengendara diimbau berhati-hati karena jarak pandang yang terbatas dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

#kabutasap #sopir #karhutla #transportasi #papuaselatan

Baca Juga [FULL] Kesaksian Warga Barito Kuala, Api Karhutla Hanya 10 Meter dari Rumah | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/697682/full-kesaksian-warga-barito-kuala-api-karhutla-hanya-10-meter-dari-rumah-kompas-petang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/697706/kabut-asap-karhutla-selimuti-papua-selatan-jarak-pandang-hanya-5-meter-kompas-siang
Transkrip
00:00Kabut asap yang menyelimuti sejumlah titik di jalur darat dari Merauke menuju Bovendigul, Papua Selatan,
00:06mengganggu aktivitas transportasi.
00:08Salah satu wilayah yang dilaporkan mengalami kabut asap paling tebal adalah wilayah Sunub.
00:13Kondisi ini menyebabkan jarak pandang pengendara sangat terbatas,
00:17bahkan di sejumlah titik hanya sekitar 5 meter.
00:20Imbasnya, waktu tempuh yang biasanya dilalui dalam 7 hingga 8 jam,
00:24kini bisa memakan waktu hingga 10 jam.
00:26Jelas, sangat bergabung. Jarak pandang jadi pendek, kecepatan kita kurangi.
00:34Jarak pandangnya cuma 5 meter. Di siang hari kita tetap pasang lampu.
00:39Kalau normalnya itu kita biasa 7 hingga 8 jam.
00:43Tapi kalau pas ada kabut asap kemarin berapa lama?
00:46Kita bisa sampai di sini.
00:476 jam, 7 jam.
00:48Tapi baik-baik saja, lalu menjelaskan foto ini.
00:51Jadi, apa?
00:53Penggorokannya itu.
00:55Dengan hidung, pedis.

Dianjurkan