Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 7 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Dokter Tifa menyoroti ketidakhadiran Joko Widodo dalam rangkaian sidang perkara ijazah yang dijalaninya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Dalam keterangannya seusai sidang Kamis (22/10/2026), Tifa menyebut Jokowi tidak pernah hadir sejak sidang dimulai pada 2 Juli 2026.

Ia juga mempersoalkan ijazah yang menurutnya menjadi pokok perdebatan, tetapi disebut belum dihadirkan di persidangan hingga hari itu.

Tifa turut menyoroti pemeriksaan saksi Dian Sandi Utama, khususnya terkait unggahan digital yang diklaim sebagai ijazah asli Jokowi pada April 2025.

Menurut Tifa, pemeriksaan silang mengungkap bahwa Dian bukan pengunggah pertama dan memperoleh materi digital tersebut dari akun lain.

Tifa mempertanyakan dasar perdebatan yang berlangsung apabila ijazah fisik yang dipersoalkan belum diperlihatkan di persidangan.

Pernyataan tersebut merupakan pandangan Dokter Tifa dalam perkara yang masih berjalan.

Produser: Prayogi Haro

Editor: Joshua

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/697530/kritik-tifa-soroti-soal-jokowi-bukti-ijazah-tak-dihadirkan-di-sidang-sebut-dian-sandi-biang-keladi
Transkrip
00:00Pada hari ini kami setanggal 22 Oktober 2026 sudah berlangsung ya sidang pokok perkara saya yang keempat
00:07dari 10 sidang yang sudah saya jalani dan lagi-lagi total 10 sidang yang sudah saya jalani di PN Jakarta
00:15Timur
00:15sejak 2 Juli 2026 sampai dengan hari ini 22 Oktober 2026 dan sampai dengan 10 kali sidang
00:24tidak satu kalipun pelapor pertama yaitu Saudara Joko Widodo hadir
00:30bahkan juga sesuatu yang diributkan oleh kita semua selama bertahun-tahun
00:36yaitu ijazah yang katanya sudah disita juga tidak dihadirkan
00:42padahal kalau kita melihat dari sidang ke sidang yang kemudian ditanyakan kepada saksi
00:49baik oleh pihak JPU maupun oleh pihak kami sebagai setedakwa maupun advokat
00:54adalah tentang ijazah
00:56jadi sungguh tidak ada artinya ketika kita mendebat, memperdebatkan atau mendiskusikan
01:01sesuatu yang kita masih menduga-duga
01:05benda apakah itu
01:06tapi ijazahnya sendiri sampai dengan hari ini tidak dihadirkan
01:10boleh dibilang bahwa kita ini disesatkan ya
01:14kita semua ini saya terdakwa para advokat masyarakat Indonesia
01:18sampai dengan hari ini dari Juli sampai Oktober kita dibuat berputar-putar tak ada ujungnya
01:25tak ada junturunya
01:27nah pada hari ini sesuai dengan JPU sampaikan bahwa dia mereka akan menghadirkan dua orang saksi
01:35insya Allah hari ini sampai dan kemudian juga alhamdulillah kami kemarin tim advokat TPDT sudah
01:44beraudiensi dengan pihak Komisi Yudisyal dan hari ini Komisi Yudisyal mengirimkan
01:50staff tim pemantau
01:53nah sehingga cukup lumayan kami diberikan kesempatan yang cukup luas
01:58untuk melakukan cross examination terhadap saksi yang pertama yaitu Dian Sandi Utama
02:03saya baru sampaikan bahwa berdasarkan dari keterangan yang diberikan oleh saksi tadi
02:08dan hasil cross examination kami terbukti bahwa yang menjadi biang keladi dari semua keributan
02:16selama 600 hari ini adalah ya orang ini ya
02:21orang ini yang mengaku-ngaku dia melihat yang asli sehingga publik dikecohkan
02:27atas apa yang dia katakan pada utasnya tanggal 1 April 2025
02:33dia mengatakan pada utasnya buat yang ributin fotokopi ijazah Pak Jokowi yang saya upload pada utas
02:40biar kalian tenang lebarannya ini saya upload yang asli
02:43ini adalah pengecohan pengelabuhan ya
02:47karena seluruh masyarakat Indonesia dibuat seakan-akan percaya bahwa dia melakukan pemotretan
02:53atau membuat foto asli dari ijazah Jokowi Dodo
03:00ternyata dari cross examination tadi terungkap bahwa dia bukan pemosting yang pertama
03:08bahkan dia mendapatkan postingan ini
03:12benda digital ini, ini bukan ijazah, ini benda digital
03:15itu dari satu akun yang sekarang sudah tidak ada lagi
03:19sudah hilang, sudah kabur akunnya
03:21yaitu akun Ad Hyper Poison
03:24bahkan pada komunikasi yang terjadi oleh yang bersangkutan ini Dian Sandi
03:31dengan akun Ad Hyper Poison tersebut
03:34yang dilakukan oleh Dian Sandi pada 27 April 2025
03:38sampai 1 Mei 2025
03:41yang ditayangkan dan menjadi alat bukti
03:44yang tadi ditayangkan oleh JPU
03:45terlihat bahwa akun Ad Hyper Poison pun
03:49mengaku bahwa benda ini asal comot
03:52terima kasih
03:52terima kasih

Dianjurkan