00:00Pada hari ini kami setanggal 22 Oktober 2026 sudah berlangsung ya sidang pokok perkara saya yang keempat
00:07dari 10 sidang yang sudah saya jalani dan lagi-lagi total 10 sidang yang sudah saya jalani di PN Jakarta
00:15Timur
00:15sejak 2 Juli 2026 sampai dengan hari ini 22 Oktober 2026 dan sampai dengan 10 kali sidang
00:24tidak satu kalipun pelapor pertama yaitu Saudara Joko Widodo hadir
00:30bahkan juga sesuatu yang diributkan oleh kita semua selama bertahun-tahun
00:36yaitu ijazah yang katanya sudah disita juga tidak dihadirkan
00:42padahal kalau kita melihat dari sidang ke sidang yang kemudian ditanyakan kepada saksi
00:49baik oleh pihak JPU maupun oleh pihak kami sebagai setedakwa maupun advokat
00:54adalah tentang ijazah
00:56jadi sungguh tidak ada artinya ketika kita mendebat, memperdebatkan atau mendiskusikan
01:01sesuatu yang kita masih menduga-duga
01:05benda apakah itu
01:06tapi ijazahnya sendiri sampai dengan hari ini tidak dihadirkan
01:10boleh dibilang bahwa kita ini disesatkan ya
01:14kita semua ini saya terdakwa para advokat masyarakat Indonesia
01:18sampai dengan hari ini dari Juli sampai Oktober kita dibuat berputar-putar tak ada ujungnya
01:25tak ada junturunya
01:27nah pada hari ini sesuai dengan JPU sampaikan bahwa dia mereka akan menghadirkan dua orang saksi
01:35insya Allah hari ini sampai dan kemudian juga alhamdulillah kami kemarin tim advokat TPDT sudah
01:44beraudiensi dengan pihak Komisi Yudisyal dan hari ini Komisi Yudisyal mengirimkan
01:50staff tim pemantau
01:53nah sehingga cukup lumayan kami diberikan kesempatan yang cukup luas
01:58untuk melakukan cross examination terhadap saksi yang pertama yaitu Dian Sandi Utama
02:03saya baru sampaikan bahwa berdasarkan dari keterangan yang diberikan oleh saksi tadi
02:08dan hasil cross examination kami terbukti bahwa yang menjadi biang keladi dari semua keributan
02:16selama 600 hari ini adalah ya orang ini ya
02:21orang ini yang mengaku-ngaku dia melihat yang asli sehingga publik dikecohkan
02:27atas apa yang dia katakan pada utasnya tanggal 1 April 2025
02:33dia mengatakan pada utasnya buat yang ributin fotokopi ijazah Pak Jokowi yang saya upload pada utas
02:40biar kalian tenang lebarannya ini saya upload yang asli
02:43ini adalah pengecohan pengelabuhan ya
02:47karena seluruh masyarakat Indonesia dibuat seakan-akan percaya bahwa dia melakukan pemotretan
02:53atau membuat foto asli dari ijazah Jokowi Dodo
03:00ternyata dari cross examination tadi terungkap bahwa dia bukan pemosting yang pertama
03:08bahkan dia mendapatkan postingan ini
03:12benda digital ini, ini bukan ijazah, ini benda digital
03:15itu dari satu akun yang sekarang sudah tidak ada lagi
03:19sudah hilang, sudah kabur akunnya
03:21yaitu akun Ad Hyper Poison
03:24bahkan pada komunikasi yang terjadi oleh yang bersangkutan ini Dian Sandi
03:31dengan akun Ad Hyper Poison tersebut
03:34yang dilakukan oleh Dian Sandi pada 27 April 2025
03:38sampai 1 Mei 2025
03:41yang ditayangkan dan menjadi alat bukti
03:44yang tadi ditayangkan oleh JPU
03:45terlihat bahwa akun Ad Hyper Poison pun
03:49mengaku bahwa benda ini asal comot
03:52terima kasih
03:52terima kasih