00:00Saudara medali emas dipersembahkan Karisma Evi Tiarani di cabang olahraga para atletik.
00:06Tiga emas juga disumbangkan, tiga atlet musia Indonesia di Nagoya, Jepang.
00:17Atlet para atletik asal Kabupaten Boyolali, Karisma Evi Tiarani tampil gemilang di cabang olahraga para atletik.
00:24Turun di domar lari 100 meter putri klasifikasi T63, Evi meraih medali emas, usai mengungguli dua wakil tuan rumah Tomomito
00:33Zawa dan Kaede Maegawa.
00:36Bertanding di trek Stadion Paloma Mizuho Nagoya, Evi membukukan waktu 14,59 detik.
00:43Namun catatan ini di bawah waktu terbaiknya saat tampil di Paralimpiade 2024 Paris dengan 14,26 detik.
00:52Modal ini menjadi evaluasi Evi untuk berlaga di Paralimpiade 2028 Los Angeles.
01:05Sementara tiga medali emas dipersembahkan Handayani, Gis Kazayana dan Felix Ardiuda pada cabang olahraga bociah.
01:13Handayani berhak emas setelah menang 5-4 dari wakil Malaysia di nomor individu klasifikasi BC1 Putri.
01:20Medali emas selanjutnya diraih Gis Kazayana di nomor individu klasifikasi BC2 Putri.
01:25Giska berhasil revenge dari wakil Hong Kong di ajang World Bochia Championship 2026 dengan skor 6-5.
01:32Felix Ardiuda lengkapi emas ketiga di nomor individu BC2 Putra.
01:37Felix kalahkan wakil Thailand Pak Pum Lincum dengan skor 5-2.
01:43Debut manis dicatatkan atlet para renang Indonesia, Abdul Majid Rahman, di ASEAN Paragames 2026 Aicinagoya, Jepang.
01:51Di usia 17 tahun, atlet asal Riau ini berhasil meraih medali emas setelah menjadi yang tercepat pada nomor 100 meter
01:59gaya dada putra di klasifikasi SB7.
02:07Atlet para renang Indonesia, Abdul Majid Rahman, berhasil menuruhkan prestasi membanggakan dalam penampilan perdananya di ASEAN Paragames 2026.
02:17Bertanding di Nagoya City General Gymnasium Rainbow Hall, Kamis 22 Oktober, atlet berusia 17 tahun ini berhasil merebut medali emas
02:27pada nomor 100 meter gaya dada putra klasifikasi SB7.
02:32Majid menyelesaikan perlombaan dengan catatan waktu 1 menit 20,26 detik dan ia berhasil mengungguli atlet China, Zhang Yilong, yang
02:41mencatatkan waktu 1 menit 21,98 detik.
02:46Serta atlet Malaysia, Syahafiq bin Abdullah di posisi ketiga.
02:52Sangat mendegangkan karena lawannya cukup berat, karena baru pertandingan kali ini di Asia, ya, grogi.
03:03Medali ini saya bersembahkan untuk, terutama untuk orang tuaku.
03:09Terima kasih untuk pelatih juga, pelatih yang telah melatihku, Mas Agni, Mas Nanu, Mak Noni.
03:17Keberhasilan Majid sekaligus menambah catatan positif cabang para renang Indonesia yang telah mengumpulkan 3 medali emas, 2 perak, dan 2
03:27perunggu.
03:27Hasil ini melampaui target awal tim yang sebelumnya hanya memasang target 1 medali emas.
03:33Setelah berhasil melampaui target medali emas, peluang Indonesia untuk menambah perolehan medali masih terbuka.
03:40Chef The Mission Contingent Indonesia, Reda Mantovani, menjelaskan peluang tambahan emas dari sejumlah cabang olahraga yang masih akan dipertandingkan.
03:51Terus, besok masih ada tambahan lagi pertandingan para badminton.
03:58Kita ada 4 finalis yang muncul, yang tampil besok.
04:03Juga ada boccia, grup boccia, itu satu grup boccia, di mana selain grup boccia ada beberapa atletik dan paraswimming.
04:15Namun, harapan kami ini, prioritasnya adalah di para bulu tangkis dan boccia.
04:24Walaupun semuanya kalau memang berprestasi besar, ya kita juga mengharapkan semuanya dapat medali yang terbaik.
04:31Enam keberhasilan Abdul Majid Rahman turut menambah koleksi medali emas kontingen Indonesia di ASEAN Paragames 2026.
04:40Hingga Kamis 22 Oktober, Indonesia juga berhasil melampaui target awal 7 medali emas yang ditetapkan sebelum pertandingan.
04:48Pencapaian ini menjadi bukti perjuangan para atlet merah putih yang terus menunjukkan daya saing di tingkat Asia.