Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Prabowo Minta Bansos Diberikan Bantuan Tunai, Tak Lagi Berupa Produk

Pemerintah tengah menyiapkan transformasi besar dalam skema penyaluran bantuan sosial (bansos) yang akan dialihkan dari bentuk produk menjadi bantuan uang tunai (cash transfer). Hal ini disampaikan dalam keterangan pers Ketua Dewan Ekonomi Nasional usai melapor kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka pada Selasa (20/10/2026). Sejalan dengan perubahan skema tersebut, pemerintah merealisasikan digitalisasi perlindungan sosial (Perlinsos) yang kini telah menjangkau 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

Program ini telah mendata lebih dari 11,5 juta keluarga penerima manfaat dengan dukungan ratusan ribu agen Perlinsos di daerah. Uji coba program digitalisasi ini terbukti efektif menekan angka exclusion error hingga 24,1 persen serta memperkecil risiko penyaluran yang salah sasaran. Melalui penguatan sistem digital dan skema bantuan tunai ini, pemerintah optimistis penyaluran bansos dapat berjalan secara transparan dan akuntabel.

#perlinsos #bansos

Creative/Video Editor: Aqilah/Reiki
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Topik tertentu, yang pertama tadi sudah disampaikan oleh Bapak Ketua, kami menyampaikan update terkait dengan uji coba perlinsos digital
00:08yang saat ini sudah mencapai seluruh kabupaten kota di Indonesia.
00:14Jadi per hari ini, 514 kabupaten kota, dan per hari ini sudah ada 11,5 juta kakak yang terdaftar dalam
00:22digitalisasi perlinsos, program digitalisasi perlinsos ini.
00:26Dan ada 775 ribu agen perlinsos yang akhirnya membantu pendaftaran warga-warga kita yang membutuhkan bantuan sosial.
00:36Dan kalau kita lihat data hariannya, sudah lebih dari 600 ribu pendaftar yang mendaftar di portal perlinsos per hari.
00:46Kami sampaikan juga kepada Bapak Presiden hasil studi kami terkait dengan piloting di Provinsi Bali.
00:52Jadi dengan menggunakan perlinsos digital ini, exclusion error itu bisa turun sebesar 24,1 persen, dan inclusion error juga bisa
01:02turun dari 4,1 persen.
01:05Jadi artinya digitalisasi perlinsos ini mampu membuat proses bansos lebih transparan dan juga lebih tepat sasaran.
01:22Terima kasih telah menonton!

Dianjurkan