Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Seorang ajudan Gubernur Kalimantan Timur menjadi sorotan saat bertindak arogan terhadap mahasiswa. Ajudan ini mendorong mahasiswa saat mereka menanyakan penanganan karhutla kepada gubernur.

Inilah video aksi seorang ajudan Gubernur Kalimantan Timur yang diduga bertindak arogan terhadap mahasiswa GMNI Samarinda. Peristiwa terjadi saat mahasiswa menemui Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud. Saat mereka menanyakan aksi demo terkait karhutla yang tidak ditemui gubernur, seorang ajudan mendorong telepon seluler mahasiswa yang merekam hingga terjatuh. Ajudan ini juga mengancam mahasiswa.

Menanggapi kejadian ini, Polda Kaltim akan melakukan koordinasi. Kabid Humas Polda Kaltim menegaskan, tindakan arogan tidak dibenarkan dan menyebut anggota Polri harus mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

Pascaviralnya video dugaan aksi arogan dan intimidatif yang dilakukan ajudan Gubernur Kalimantan Timur terhadap massa mahasiswa GMNI, Briptu Asky Rizal Toding meminta maaf.

Ia mengakui tindakannya merupakan kesalahan dan menegaskan bahwa aksi tersebut dilakukan secara spontan tanpa instruksi dari siapa pun.

Aksi dugaan intimidatif yang dilakukan ajudan Gubernur Kaltim viral di media sosial saat menghadapi massa mahasiswa yang sedang berunjuk rasa terkait penanganan karhutla.

#ajudangubernurkaltim #arogan #kaltim

Baca Juga Kata Presiden Prabowo ke MSCI: Bangsa Indonesia Tak Takut Siapa Pun, Tidak Gentar di https://www.kompas.tv/nasional/697221/kata-presiden-prabowo-ke-msci-bangsa-indonesia-tak-takut-siapa-pun-tidak-gentar



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/697225/ajudan-gubernur-kaltim-minta-maaf-usai-akui-bersikap-arogan-ke-mahasiswa-kompas-petang
Transkrip
00:00Keberita lain saudara seorang ajudan Gubernur Kalimantan Timur jadi sorotan saat bertindak arogan terhadap mahasiswa.
00:07Ajudan ini mendorong mahasiswa saat mereka menanyakan penanganan kad hukla ke Gubernur.
00:52Ajudan ini juga mengancam mahasiswa menanggapi kejadian ini.
00:58Polda Kaltim akan melakukan koordinasi.
01:01Kabin Humas Polda Kaltim menegaskan tindakan arogan tidak dibenarkan dan menyebut anggota Polri harus mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.
01:15Saya konfermasi ke kasat berimunya, kemudian nanti juga koordinasi dengan Pak Adip Propam, nanti kita tindak lanjuti.
01:24Karena ini tidak sesuai dengan arah anggota Polri, polisi bersama masyarakat.
01:33Pasca viralnya video dogan aksi arogan dan intimidatif yang dilakukan Ajudan Gubernur Kalimantan Timur terhadap masa mahasiswa GAMNI,
01:42Ripto Aski Rizal Toding minta maaf.
01:45Ia mengakui tindakannya merupakan kesalahan dan menegaskan bahwa aksi tersebut dilakukan secara spontan,
01:51tanpa instruksi dari siapapun.
01:54Aksi dugaan intimidatif yang dilakukan Ajudan Gubernur Kaltim,
01:58viral media sosial saat menghadapi masa mahasiswa yang sedang berdemo terkait penanganan kar hutlah.
02:07Jangan maaf kepada rekan-rekan mahasiswa dan warga masyarakat atas sikap arogansi saya yang terjadi pada hari Senin,
02:19tanggal 19 Oktober 2026, sekira pukul 18 wta, di halaman masjid Nurul Mumin Pemprov Kaltim.
02:31Saya menyadari bahwa tindakan saya tersebut adalah sebuah kesalahan dan telah menimbulkan ketidaknyamanan
02:40serta tidak ada pembenaran atas perbuatan saya dan saya melakukan tindakan tersebut secara spontan dan tanpa ada instruksi dari siapapun.
02:51Terima kasih.
02:52Terima kasih.
02:53Terima kasih.
02:53Terima kasih.

Dianjurkan