00:00Kita beralih ke informasi perial kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.
00:05Saudara, kabut asap terpantau masih menyelimuti kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
00:14Di tengah kondisi tersebut, aktivitas masyarakat tetap berjalan seperti biasa.
00:19Meski kualitas udara memburuk, akibat kabut asap, masyarakat tetap harus menjalani rutinitasnya.
00:25Warga masih datang untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.
00:28Sementara, para pedagang tetap berjalan untuk mencari nafkah.
00:36Kita pantau situasi terkini dari kabut asap Karhutla.
00:40Ada jurnalis Kompas TV, Zawa Majid, dan juru kamera Bimo Wicaksana di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
00:46Zawa, bagaimana kondisi kualitas udara di Palangkaraya hingga kini?
00:54Ya, putut dan juga saudara, hingga siang hari ini di kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
01:02Udara di kota Palangkaraya ini masih dalam indeks berbahaya.
01:07Atau jika melihat data dari BMKG, indeks hari ini mencapai kurang lebih 660 mikrogram per meter kubik atau jauh dari
01:17batas berbahaya.
01:20Dan kendati indeks udara masih berbahaya sebenarnya.
01:24Tapi masyarakat di kota Palangkaraya ini masih menjalankan aktivitas seperti biasa.
01:31Dan bisa dilihat di belakang saya ini, saat ini saya berada di jalan Diponegoro, kecamatan Pahandut, kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
01:38Masyarakat masih berlalang dengan kendaraan roda 2 dan juga kendaraan roda 4, melakukan aktivitas seperti biasanya begitu.
01:48Dan memang jika melihat kualitas udara di kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah ini sangat terpengaruhi oleh jumlah titik-titik panas yang
02:00berada di kota Palangkaraya ini yang selalu berfluktuasi begitu.
02:04Jika kemarin sempat berada di ada lebih dari 20 titik, namun hari ini sedikit bertambah begitu hingga 50-60 titik.
02:15Dan itu terus berfluktuasi begitu, sangat dinamis datanya.
02:20Dan hingga saat ini, Putu dan juga Saudara, beberapa hari kami tim Kompas TV berada di kota Palangkaraya ini,
02:27kami selalu menghirup udara dengan kualitas yang berbahaya dan juga sangat tidak sehat.
02:34Dan kualitas udara ini juga tidak hanya mengganggu kesehatan bagi masyarakat di kota Palangkaraya,
02:41tapi juga dapat mengganggu kondisi perekonomian di sini.
02:45Jika kami berbincang dengan beberapa pelaku usaha di sini dan juga masyarakat,
02:50mereka semua mengeluhkan hal yang sama.
02:52Dengan adanya kebakaran hutan dan lahan ini yang menyebabkan asap berbulan-bulan di kota Palangkaraya,
02:59banyak sekali dari mereka yang merasa pendapatannya berkurang begitu, Putu dan juga Saudara.
03:05Dan maka dari itu kami sampai saat ini juga masih harus berhadapan dengan kualitas udara yang sangat buruk,
03:16bahkan berbahaya, mencapai lebih dari 500 mikrogram per meter kubik tiap harinya, Putu.
03:22Baik artinya aktivitas masyarakat mau tidak mau harus terus dilanjutkan,
03:26meskipun kualitas udara masih buruk.
03:30Terima kasih jurnalis Kompas TV, Zawamaji dan Juru Kamera Bimau Wicaksana melaporkan dari Palangkaraya,
03:35Kalimantan Tengah.
03:35Tetap hati-hati, selamat bertugas kembali.
03:37Terima kasih.