- 24 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menilai evaluasi terhadap kinerja menteri dan wakil menteri di Kabinet Merah Putih perlu diikuti dengan perbaikan pola kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Ray, persoalan kinerja kabinet tidak semata-mata bergantung pada kapasitas masing-masing menteri.
Presiden juga dinilai perlu mengoptimalkan peran para pembantunya melalui komunikasi dan koordinasi yang lebih efektif.
"Persoalan utamanya menurut saya bukan hanya pada soal kinerja menteri, tetapi sejauh Presiden juga mampu mengoptimalkan para menterinya untuk bekerja," ujar Ray di Sapa Pagi KompasTV, Rabu (21/10/2026).
Selain pola kepemimpinan, Ray menyoroti komposisi kabinet agar Presiden tidak merangkapkan jabatan ketua umum partai politik dengan posisi menteri.
"Kalau mau agak profesional sedikit, mintalah kepada partai itu kirim orang, jangan Anda," ujar Ray.
Ray menyebut Gerindra sebaiknya mengingatkan Prabowo agar memperbaiki pola komunikasi dengan para pembantunya, termasuk membuka ruang bagi para menteri untuk menyampaikan persoalan dan kendala yang dihadapi.
"Baiknya Gerindra juga menyampaikan evaluasi terhadap Pak Prabowo terkait dengan cara beliau menangani, memimpin, dan juga mengorganisir para pembantunya ini," ujar Ray.
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Novaltri
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/697151/kritik-ray-rangkuti-di-2-tahun-kepemimpinan-prabowo-gibran-saran-ini-ke-gerindra
Menurut Ray, persoalan kinerja kabinet tidak semata-mata bergantung pada kapasitas masing-masing menteri.
Presiden juga dinilai perlu mengoptimalkan peran para pembantunya melalui komunikasi dan koordinasi yang lebih efektif.
"Persoalan utamanya menurut saya bukan hanya pada soal kinerja menteri, tetapi sejauh Presiden juga mampu mengoptimalkan para menterinya untuk bekerja," ujar Ray di Sapa Pagi KompasTV, Rabu (21/10/2026).
Selain pola kepemimpinan, Ray menyoroti komposisi kabinet agar Presiden tidak merangkapkan jabatan ketua umum partai politik dengan posisi menteri.
"Kalau mau agak profesional sedikit, mintalah kepada partai itu kirim orang, jangan Anda," ujar Ray.
Ray menyebut Gerindra sebaiknya mengingatkan Prabowo agar memperbaiki pola komunikasi dengan para pembantunya, termasuk membuka ruang bagi para menteri untuk menyampaikan persoalan dan kendala yang dihadapi.
"Baiknya Gerindra juga menyampaikan evaluasi terhadap Pak Prabowo terkait dengan cara beliau menangani, memimpin, dan juga mengorganisir para pembantunya ini," ujar Ray.
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Novaltri
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/697151/kritik-ray-rangkuti-di-2-tahun-kepemimpinan-prabowo-gibran-saran-ini-ke-gerindra
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:05Terima kasih sudah masih bersama kami dalam Sapa Indonesia Pagi, Saudara.
00:10Kita akan lihat bagaimana informasi dari politik jurubicara Partai Gerindra, Kamar Usamat, mengaku fraksinya di DPR sedang mengevaluasi kinerja 42
00:20Menteri dan Wakil Menteri di Kabinet Merah Putih.
00:23Ia meminta Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi kerja mereka karena dianggap tak sesuai dengan arah pembangunan pemerintah saat ini.
00:34Kamar Usamat mengaku evaluasi kinerja Menteri melibatkan sejumlah ekonom.
00:38Beberapa tolok ukurnya terkait dengan kelangkaan BBM di Bali hingga pemadaman listrik masal di Kepulauan Riau.
00:45Kamar Usamat berharap Presiden bisa menindaklanjuti kajian fraksi Gerindra demi meningkatkan kepercayaan publik pada kinerja pemerintah.
00:53Di Kabinet Merah Putih, Saudara.
00:58Sedang membedah satu-satu kinerja kementerian berdasarkan sektornya mereka.
01:04Data sementara menunjukkan ada 42 menteri dan wamennya itu tidak kerja berdasarkan KPI yang ada.
01:13Kami sedang terus mengkaji dan melibatkan beberapa ekonom senior kita untuk mengkaji lebih mendalam.
01:19Dan kita akan menyampaikan hal ini kepada Presiden supaya 3 tahun terakhir ini bisa lebih produktif mendeliver melalui orang-orang
01:28yang memiliki kompetensi di dalam kabinet pemerintahan ini.
01:41Dalam 2 tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto, Gibran Raka Bumi, Presiden Prabowo sudah beberapa kali merombak kabinetnya.
01:49Baru-baru ini, kinerja sejumlah menteri menjadi sorotan seiring dengan peristiwa yang terjadi di tanah air.
01:57Juru bicara Partai Gerindra, Kamrus Samad, mengaku fraksinya di DPR sedang mengevaluasi kinerja menteri dan wakil menteri di Kabinet Merah
02:04Putih.
02:06Beberapa tolak ukurnya terkait kelangkaan BBM di Bali hingga pemadaman listrik massal di Kepulauan Riau, serta kebakaran hutan dan lahan.
02:18Dua menteri dan wamennya itu tidak kerja berdasarkan KPI yang ada.
02:24Kami sedang terus mengkaji dan melibatkan beberapa ekonom senior kita untuk mengkaji lebih mendalam.
02:31Dan kita akan menyampaikan hal ini kepada Presiden supaya 3 tahun terakhir ini bisa lebih produktif mendeliver melalui orang-orang
02:39yang memiliki kompetensi di dalam kabinet pemerintahan ini.
02:46Analis politik yang juga Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi bilang,
02:52evaluasi kinerja maupun perombakan kabinet harus objektif, sesuai kebutuhan, dan menjawab aspirasi publik.
03:00Menurut Burhanuddin, pernyataan Kamrus Samad soal evaluasi kinerja menteri menunjukkan adanya persaingan di internal koalisi.
03:09Ketika usulan gerindera ini menyebut nama dan dua nama itu berasal dari partai koalisi yang lain,
03:14meskipun mungkin Mas Samad punya semacam justifikasi teknokratik mengapa misalnya Pak Bahlil atau Pak Raja Juli perlu diresafel,
03:25tetapi kesan publik bahwa ada tarik menarik antar partai koalisi di belakang Pak Prabowo itu tak terbantahkan.
03:34Nah itu kalau saya pribadi yang jelas perlu resafel kalau menunjuk pada alasan integritas,
03:42karena ada satu menteri yang sampai sekarang belum memenuhi undangan KPK.
03:47Ada menteri yang sudah dua kali tidak memenuhi panggilan KPK,
03:53bahkan di tengah rayu justru melarikan diri ke luar negeri,
03:57itu memang tak terhindarkan.
04:02Tiga jabatan menteri menjadi sorotan seiring dengan peristiwa yang terjadi di tanah air
04:07dan dugaan kasus yang menjeratnya.
04:09Di antaranya, Menteri Kehutanan, Menteri ESDM,
04:13serta Menteri Agraria dan Tata Ruang.
04:16Evaluasi diharapkan dapat meningkatkan kinerja menteri
04:19dan bertujuan pada keberhasilan sebuah pemerintahan.
04:22Tim Liputan, Kompas TV
04:32Saudara Partai Gerindra menyatakan tengah mengevaluasi kinerja 42 Menteri dan Wakil Menteri
04:37di Kabinet Presiden Prabowo, termasuk Menteri Kehutanan dan Menteri ESDM.
04:41Apakah ini pertanda ada persaingan di internal Koalisi Pendukung Pemerintah?
04:45Kita akan bahas bersama dengan pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Lingkar Madani,
04:49Bung Rai Rangkuti, dan kami juga sudah berupaya untuk mengonfirmasi
04:54dan juga menghubungi sejumlah anggota DPR dari fraksi Golkar dan juga Gerindra
05:00untuk bisa membahas hal ini di pagi hari ini.
05:04Kita akan ke Bung Rai dulu sambil menunggu ada narsum lain.
05:08Bung Rai, ini kalau kita lihat ya, Partai Gerindra melalui jurubicaranya,
05:12yakni Kamaru Samad mengatakan ada 42 Menteri dan juga Wakil Menteri
05:16yang disinyalir begitu ya, tidak bekerja dalam tanda kutip.
05:20Nah, ini siap-siap di resafol atau ujungnya akan kemana ini sebenarnya?
05:28Tentu evaluasi yang tidak dilakukan oleh Gerindra itu
05:31bagian dari mungkin keinginan mereka untuk membantu Presiden Prabowo
05:35dalam hal mengoptimalkan kinerja para menteri.
05:38Tetapi saya mungkin sudah berkali-kali mengatakan
05:42persoalan utamanya menurut saya bukan hanya pada soal kinerja menteri.
05:46Tetapi sejauh apa Presiden juga mampu mengoptimalkan para menterinya
05:51untuk bekerja gitu.
05:52Nah, jadi maksud saya sebelum mereka mengevaluasi para menteri
05:59mestinya Gerindra menyampaikan kepada Pak Prabowo
06:03supaya juga ya mengubah pola kepemimpinannya
06:09bila selama ini santer misalnya kita dengar bahwa Pak Prabowo itu sulit ditemui
06:15jarang berkomunikasi dengan para menterinya gitu ya
06:18dan seterusnya-seterusnya itu
06:20itu baiknya itu mulai diingatkan oleh Gerindra
06:24bahwa pola yang seperti itu pada dasarnya sangat
06:26tidak membantu para menteri-menteri ini bekerja gitu
06:30dan yang kedua itu adalah juga mengubah
06:33mungkin ya semacam
06:35semacam apa ya namanya ya
06:37kebiasaan Pak Prabowo yang
06:39kelihatan senang mendengar hal-hal yang positif aja
06:42dan kurang apa namanya itu ya
06:45kurang berkenan kalau mendengar ada hal-hal yang negatif dari
06:49katakanlah para pembantunya itu
06:51entah itu menteri, wakil menteri
06:54atau lembaga-lembaga lain yang dibawah Presiden gitu
06:56nah kalau tiga hal ini nggak disampaikan oleh Gerindra
07:01saya kira sehebat apapun evaluasinya
07:04dan sehebat apapun menterinya ditempatkan pada posisinya gitu
07:07ya pada tingkat tertentu akan berjalan seperti yang sekarang ini
07:12kita kan tahu betul beberapa tempat misalnya
07:15menteri itu tidak optimal karena kebingungan
07:18ini mau melakukan apa, mau bertindak apa
07:20mau apa namanya menyampaikan apa
07:23sementara saat yang bersamaan kita semua tahu
07:26Pak Prabowo itu sangat bersifat sentralistik gitu ya
07:30segala sesuatu punya kelihatan harus digantungkan kepada beliau gitu
07:34tapi saat yang bersamaan komunikasi beliau dengan para pembantunya
07:38seringkali terdengar oleh kita itu tidak terlalu berjalan optimal
07:42nah oleh karena itulah saya ingatkan baiknya Bu Gerindra
07:46juga menyampaikan evaluasi terhadap Pak Prabowo
07:51terkait dengan cara beliau menangani
07:54memimpin dan juga mengorganisir para pembantunya ini gitu
07:59oke jadi ada perubahan atau evaluasi pola komunikasi
08:02antara presiden dan juga menteri untuk kemudian bisa
08:06dipahami oleh para pembantunya untuk bisa mewujudkan
08:10astacita dari pemerintahan Prabowo Subianto dan juga Gibran Rakabuming
08:13menurut Anda seperti itu?
08:15Bung Rai?
08:16Bukan hanya segera memahami tetapi juga mampu menggerakkan para pembantu ini
08:20dan lebih dari itu adalah pembantu ini merasa apa yang hendak dilakukannya itu
08:27tidak khawatir bakal itu akan dikoreksi oleh Pak Prabowo gitu
08:31ya ini kan kesulitan kalau saya lihat ya kesulitan para menteri ini adalah
08:36mau melakukan akselerasi
08:38tapi pada tingkat tertentu jangan-jangan nanti saya ditegor nih
08:43jangan-jangan sebenarnya bukan begini yang diingat oleh Pak Prabowo gitu
08:46nah komunikasi yang macet ini yang membuat pada tingkat tertentu
08:51ya apa para menteri ini menurut saya kurang berani membuat kata-kata akselerasi gitu
08:58oke
08:59yang saya sebutkan itu sebetulnya pada tingkat tertentu ya Pak Prabowo juga harus diubah dari Pak Prabowo-nya dulu
09:06sebagai pemimpin dari semua anggota kabinet ini
09:09jadi kalau beliau satu ya mampu mengorganisir, mampu memanage, mampu apa itulah untuk mengarahkan gitu ya
09:18mampu juga berkomunikasi dengan baik gitu
09:23sedikit banyak menteri-menteri yang tidak cakap di bidangnya saja pun boleh jadi ya lebih bisa dioptimalkan gitu
09:28tapi kalau polanya seperti yang sekarang yang kita dengar misalnya ya
09:33bahkan satu menteri sudah berbulan-bulan nggak bisa ketemu, nggak bisa menyampaikan sesuatu
09:39kalaupun menyampaikan sesuatu harus melalui lingkungan tertentu saja dulu
09:43yang boleh jadi poin-poinnya itu ini boleh, ini tidak boleh ya diedit lagi gitu loh kira-kira itu
09:49itu yang saya dengar siapapun mau ditempatkan di sini, orang paling hebat di Republik ini pun ya
09:54nggak akan bisa optimal bekerja
09:57kalau pola relasinya ya antara pembantu dengan Pak Prabowo seperti yang sekarang gitu
10:04oke ada perlu evaluasi perbaikan antara pola relasi begitu ya
10:09tapi kemudian kalau dari perspektif Anda begitu
10:12publik tentu juga menilai mana yang bekerja, mana yang kurang optimal
10:17termasuk soal BBM langka di Bali, kemudian blackout di Batam
10:21belum lagi ada menteri yang sudah dua kali mangkir
10:25panggilan KPK
10:27kemudian belum lagi peristiwa kapal terbakar yang beberapa bulan ini menjadi sorotan
10:37rapor merah ini tentu menjadi perhatian yang harus segera menjadi atensi dari Pak Prabowo
10:45atau seperti apa kalau menurut Anda untuk kinerja-kinerja beberapa menteri
10:48untuk di posisi strategis terutama?
10:51kalau saya kan saya kira saya sudah menyampaikan di kompas juga
10:55kalau memumpungkan 80% anggota DPR, anggota kabinet ini dia perlu hasilnya Pak Prabowo
11:0280% gitu, khususnya mereka yang berasal dari partai politik ya
11:06nah itulah salah satu kritikan saya itu
11:08karena Pak Prabowo itu menghadirkan begitu banyak ya
11:11orang partai masuk ke dalam kabinet
11:13yang kadang-kadang secara sembrono ditempatkan yang bukan pada tempatnya
11:17ya sebut saja misalnya kawan saya Raja Juli
11:20ditempatkan di Menteri Kehutanan
11:22menghadapi persoalan yang sedemikian
11:24kompleks gitu
11:26kompleks gitu
11:27dia punya pengalaman
11:30iya akhirnya ya
11:31dia tidak punya pengalaman saat yang bersamaan
11:33kelihatan komunikasi beliau juga dengan Presiden tidak terlalu lancar
11:37gelagapan apa yang mau dilakukan gitu
11:39nah oleh karena itu saran saya salah satunya itu
11:42kembalikan saja kementerian ini
11:45kepada mereka yang memang secara person
11:48tempat duduk pada tempatnya gitu
11:50dan di partai juga banyak
11:52orang-orang yang sebetulnya bisa didudukan di tempat itu gitu
11:56nah masalahnya kelihatan partai ini cukup mampu
11:59tanda kutip ya menekan Pak Prabowo
12:01untuk menerima apa yang menjadi keinginan mereka
12:04alias Pak Prabowo itu hanya make gitu loh
12:08gak menentukan
12:09saya maunya ini
12:10saya maunya ini
12:10enggak
12:11pokoknya partai serahkan nama
12:12di tempat ini gitu
12:14yaudah dipakai oleh Pak Prabowo gitu
12:16nah oleh karena itu
12:18mau 4 kali 5 kali
12:20sekarang kan 8 kali ya
12:21wahkan mungkin 20 kali reshapel pun
12:23kalau modelnya kayak begini ya akan sulit
12:25karena menurut saya reshapel demi reshapel
12:28yang dilakukan oleh Pak Prabowo ini
12:29tidak by strategic gitu loh
12:32tapi ini lebih banyak karena by accident gitu
12:35ada persoalan ya ganti
12:38ada ini masalah ganti gitu
12:40jadi pergantian itu tidak dalam kerangkat
12:42membangun strategi ke depannya kayak apa gitu
12:45saya kira masih jarang kita menemukan
12:48pola pergantian yang merujuk kepada strategi
12:52atau apa
12:52menjalankan strategi di masa mendatang gitu
12:55nah misalnya nih
12:56kalau menteri katakanlah ATR gitu
13:00itu kan juga by accident
13:01bukan by design gitu
13:03ya karena ada sesuatu yang dikaitkan dengan ATR sekarang
13:06kemungkinan dia akan di reshapel gitu
13:08nah yang dibutuhkan menurut saya sekarang tuh
13:12oleh Pak Prabowo
13:13sebuah reshapel yang by design
13:15saya maunya ini by strategic gitu loh
13:18maunya ini
13:19tentangan kita tahun ketiga ini
13:22saya butuh orang yang kayak begini
13:23silahkan partai-partai kirim nama orang itu
13:26jadi bukan partai kirim begitu aja
13:28Pak kami punya ini punya ini gitu
13:29akhirnya ya seperti yang sekarang
13:31Pak Prabowo juga mungkin bisa kurang optimal
13:34karena orang-orang yang didorong untuk maju ke
13:37satu katakanlah pekerjaan itu
13:40yang sebetulnya tidak cukup pengalaman
13:42di bidang itu gitu
13:43nah terkhusus kepada misalnya
13:45contoh lain lah misalnya
13:46kalau selain partai yang saya sebut tadi itu
13:49lebih khusus lagi menurut saya
13:51Pak Prabowo tidak perlu lagi
13:54apa istilahnya itu ya
13:55melantik ataupun menggunakan
13:58ataupun meminta ketua partai
14:01menjadi anggota kabinetnya
14:03kenapa gitu
14:04karena terlalu sibuk ketua partai itu
14:07ngurusin partai iya
14:08ngurusin ini iya gitu
14:09jadi kalau mau agak profesional sedikit
14:12minta lah kepada partai itu
14:14kirim orang lah
14:15jangan anda gitu
14:16ini kan semua anggota ketua partai
14:18ikut bersama dengan Pak Prabowo
14:19kesulitannya apa?
14:21kesulitannya begitu Pak Prabowo
14:22mau
14:23tak tahu
14:24karena kinerja yang dianggap
14:26tidak terlalu optimal
14:27jadi
14:28apa istilahnya?
14:29konflik politiknya
14:30bisa lebih kuat
14:31karena yang mau diresafil ini
14:33ketua partai
14:35beda kalau anggota partai diresafil
14:37kayak kemarin misalnya
14:39ya kan
14:39Agus Gumiwang diresafil
14:41dengan orang yang lain
14:43tapi dari partai yang sama
14:44ada ininya
14:46tidak ada konflik-konfliknya gitu
14:48tapi kalau ketua partai
14:50ada urusan marwah partai di dalam
14:52gitu
14:54jadi kalau ketua partai
14:55misalnya diganti gitu ya
14:57apalagi pergantiannya dianggap
14:58karena tidak
15:00optimal gitu ya
15:02di dalam pekerjaannya
15:03ini urusannya
15:04bukan hanya sekedar urusan
15:05tidak dapat jabatan
15:07urusannya tidak
15:08setengah berat kursi
15:09tapi ini urusan soal marwah partai gitu loh
15:12oke
15:12gimana nama partai kita ini
15:14kalau kita umumnya
15:16dimilai presiden
15:17tidak bisa bekerja kan
15:18oke
15:18ini menarik begitu ya
15:20ada dugaan konflik politik
15:22ketika kemudian
15:23yang disinyalir
15:26begitu ya
15:26kurang
15:29pekerjaannya
15:30kurang optimal
15:30begitu ternyata
15:31ketua umum partai politik
15:33begitu ya
15:33nah ini juga menjadi
15:35pertanyaan tentu
15:35usulan Gerindra ini
15:37lebih mencerminkan
15:39ketidakpuasan terhadap
15:40kinerja menteri
15:41yang disebut tadi
15:41jurubicara Kamaru Samad
15:44terhadap kinerja menteri
15:45atau kemudian
15:46pertanyaan selanjutnya
15:48ini jadi strategi partai
15:49jelang dinamika politik
15:50ke depan ya
15:52sorry
15:53yang diusulkan oleh
15:54Bung Kamad
15:55Kamaru Samad
15:56siapa ya
15:56belum ada secara rinci
15:58Kamaru Samad
15:59hanya mengatakan
16:0042 menteri
16:02dan juga wakil menteri
16:03kita akan dengarkan lagi
16:04bagaimana cuplikan
16:05wawancara
16:06jurubicara partai Gerindra
16:07Kamaru Samad
16:08berikut ini
16:09terlebih dahulu
16:14data sementara menunjukkan
16:16ada 42 menteri
16:19dan wamennya itu tidak kerja
16:21berdasarkan KPI yang ada
16:23kami sedang terus mengkaji
16:25dan melibatkan beberapa
16:26ekonom senior kita
16:27untuk mengkaji lebih mendalam
16:30dan kita akan menyampaikan hal ini
16:32kepada Presiden
16:33supaya 3 tahun terakhir ini
16:35bisa lebih produktif
16:37mendeliver
16:37melalui orang-orang
16:39yang memiliki kompetensi
16:40di dalam kabinet
16:42pemerintahan ini
16:47nah itu tadi kita sudah mendengarkan
16:49begitu ya
16:49Bung Kamaru Samad
16:50mengatakan
16:51tidak secara rinci
16:52tapi 42 menteri
16:53dan wakil menteri
16:55tidak bekerja
16:56tidak sesuai dengan KPI
16:58nah ini
16:58dasarnya memang ketidakpuasan
17:01berdasarkan KPI
17:03kinerja
17:04atau kemudian
17:05ada strategi lain
17:06soal dinamika politik
17:08ke depannya
17:09kalau sampai
17:1048
17:11berapa tadi
17:1242
17:1342
17:14ya itu kan
17:15artinya hampir mencapai
17:16sekitar
17:179-85%
17:20yang dianggap
17:21tidak optimal
17:22bekerja itu gitu
17:23dan itu
17:23saya kira
17:24tidak ada lagi
17:25usahnya dengan politik gitu
17:26karena itu bisa
17:27kedaak semua
17:28dan 85% itu
17:30ya menurut saya juga
17:31kemungkinan besar itu
17:32berasal dari partai-partai politik
17:34anggota-anggota kabinet
17:36yang berasal dari partai-partai politik
17:37sebabkan
17:38terus bisa itu
17:39tinggal sekitar 6 orang lagi kan
17:41nah 6 orang ini kan
17:44kemungkinan besar
17:44adalah menteri-menteri
17:45yang berhubung
17:46yang ketakal
17:47yang 6 partai gitu
17:48jadi
17:49maksudnya yang lain tuh
17:51persis seperti yang
17:52saya ungkapkan tadi tuh
17:54bungka maru sama
17:55juga kayaknya
17:55tidak terlalu puas
17:56kinerja dari
17:57menteri-menteri
17:58yang berasal dari partai-partai politik gitu
18:01nah itu yang mungkin
18:03mau di-applaus secara total
18:04apakah penyertaan
18:06partai politik
18:06di dalam kementerian ini
18:08masih
18:09tepat apa tidak gitu
18:10nah itu satu
18:12bisa saja kemudian
18:14orang partainya tetap ada
18:16tetapi
18:16mestinya
18:17Pak Prabowo
18:18buat kriteria
18:19ini
18:20ini
18:20ini yang saya inginkan
18:22model ini
18:22model ini
18:23yang saya butuhkan gitu
18:24jadi
18:24tidak partai yang menyerahkan
18:26begitu saja
18:26Pak Prabowo
18:27tinggal pakai
18:28akhirnya seperti yang sekarang
18:30tidak konek gitu
18:31antara
18:32antara orang dengan
18:33pekerjaan yang dimaksudkan
18:35saat yang bersamaan
18:36kalau ditegur
18:37kesulitan
18:37karena hubungannya
18:38dengan kata-kata
18:39misalnya ketua partai
18:40oleh karena itu
18:41menurut saya
18:42saya saran saya
18:44ke Gerindra
18:46tolong dibuatkan aja
18:47kriteria
18:48calon
18:49calon menteri
18:49yang tepat
18:50untuk mengisi
18:52jabatan
18:52apa namanya itu ya
18:54jabatan kementeri
18:56yang di
18:56kabinatnya Pak Prabowo
18:57ya salah satu
18:59yang saya
18:59mau katakan itu
19:00misalnya
19:01tidak boleh ketua umum partai
19:03tinggal milih
19:03Anda mau jadi ketua umum
19:05atau Anda mau jadi
19:06ketua partai
19:07jadi gak bisa
19:07dua-duanya
19:08oke tidak ada rangkap jabatan
19:09begitu ya
19:10ya semacam itu
19:12sebab
19:12Pak Prabowo
19:13butuh orang yang
19:14benar-benar konsen
19:15bagaimana ketua umum
19:16bisa konsen dengan
19:17pekerjaannya
19:18apalagi loh ya
19:19menjelang
19:192028-2029
19:21udah bisa dipastikan tuh
19:23mereka akan lebih sibuk
19:24ya bekerja untuk partai
19:25dibandingkan dengan
19:26anggota
19:26bekerja untuk
19:28kabinet
19:28nah oleh karena itulah
19:30harus dimulai
19:31dengan itu
19:32ketua umum
19:33tidak boleh
19:34kecuali yang mengundurkan diri
19:35dari jabatan ketua umum
19:37jadi tinggal milih
19:38jadi menteri
19:38atau ketua umum
19:39tinggal diserahkan kepada mereka
19:41misalnya begitu
19:41nah baru ditambah lagi
19:43syarat-syarat berikutnya
19:44di belakang
19:45yang tentu saja mungkin
19:46ya bisa ditambahkan oleh
19:48kawan-kawan gerindra
19:49gitu
19:49tapi kalau mereka
19:50cuma mengevaluasi
19:52ya
19:53tidak membuat syarat-syarat
19:54apalagi
19:55tidak
19:56apa istilahnya itu ya
19:58karena kali tidak ikut
19:59serta melakukan seleksi
20:01gitu
20:01ya saya kira
20:02saya kira
20:03itu yang saya sebut
20:04berapa kali pun
20:05kita ganti ya
20:06kalau Pak Prabowo
20:07modelnya begini
20:08ya akan optimal terus
20:11oke kita akan lihat
20:12apakah nanti
20:13setelah diserahkan
20:14nama-nama tersebut
20:15juga akan menjadi
20:17pertimbangan
20:18hak prioritas
20:19dari Presiden Prabowo Subianto
20:20untuk bisa kemudian
20:22mengatur ulang
20:23komposisi
20:24pembantu-pembantunya
20:25untuk bisa
20:26tiga tahun ke depan
20:28ada hal yang
20:29lebih baik ke depannya
20:30begitu ya
20:30untuk dalam hal
20:31kinerja
20:32pembantu Presiden
20:33terima kasih pengamat politik
20:34sekaligus
20:35Direktur Eksekutif
20:36Lingkar Madani
20:36Bung Rai Rangkutit
20:38telah bergabung bersama kami
20:39sehat selalu Bung Rai
20:39Assalamualaikum
20:40Assalamualaikum
20:41terima kasih
20:42Waalaikumsalam
20:44Saudara informasi
20:46penting lainnya
20:46masih akan kami hadirkan
20:47salah satunya dari
20:48KMP Batu Mandi
20:49yang terbakar dekat Pelabuhan Merak
20:51akan ditarik mendekat dermaga
20:53yang tidak mengganggu
20:54operasional pelabuhan
20:55selain korban dirawat
20:57seluruh penumpang kapal
20:58telah dipulangkan
20:59lalu bagaimana situasi terkini
21:01di Pelabuhan Merak
21:02jangan lewatkan
21:03laporan langsungnya
21:04akan kami hadirkan
21:05usai jadah
21:06selamat menikmati
21:08selamat menikmati
21:09selamat menikmati
21:11selamat menikmati
21:12selamat menikmatijem