00:00Hari ini baru kami selesai pertemuan dengan Bapak Presiden,
00:03melakukan rapat terbatas terkait dengan perkembangan ekonomi.
00:10Saya yakin tadi Pak Menko Perekonomian sudah menjelaskan tentang beberapa poin penting,
00:17namun saya ingin menjelaskan terkait dengan perkembangan di sektor energi
00:21dan juga di sektor hilirisasi.
00:24Yang pertama kita tahu bahwa kondisi global sampai dengan sekarang kondisinya semakin tidak menentu
00:31dan hari ini ICP sudah tembus di angka 100 dolar per barel,
00:38di angka 106-105 dolar per barel,
00:41tapi rata-rata sampai dengan dari Januari sampai dengan bulan Oktober sekarang
00:46ICP kita di angka 91 sampai dengan 92 dolar per barel.
00:51Nah, terkait dengan itu, maka untuk di sektor BBM,
00:57saya dapat pastikan bahwa cadangan nasional kita rata-rata minus per talait yang RON 90,
01:07RON 90 sekarang di angka 16 sampai 20 hari,
01:11kemudian selebihnya untuk bentuk BBM yang lain itu rata-rata di atas 20 hari.
01:19Dan tadi saya baru pulang dari Bali juga untuk memastikan rapat dengan Gubernur Bali,
01:27diurut Pertamina, Pak Simon, diurut Patraniaga di lokasi Bali.
01:31Sekarang statusnya Bali cadangannya kita naikkan,
01:35sekarang per hari ini sudah mencari 11 sampai 12 hari,
01:38dan saya minta untuk satu minggu ke depan bisa mencapai dengan 15 hari,
01:42sehingga dia betul-betul sama dengan standar nasional.
01:46Problemnya adalah memang kemarin terjadi kapal yang terlambat masuk dari Jawa ke Bali untuk menyuplai.
01:55Tapi sekarang sudah bisa terurai yang dibantu oleh Gubernur Forkopimda,
02:01dalam hal ini Gubernur dan Kapola dan TNI,
02:05dan sudah bertutup Pertamina melakukan ini.
02:08Itu dari sisi BBM.
02:10Kemudian dari sisi mineral batubara,
02:14kita tahu bahwa alhamdulillah sekarang harga batubara kita mulai naik,
02:21dan sekarang hari ini mencapai 154 dolar per ton untuk kalori N633,
02:29dan harapan kita memang adalah harganya bagus,
02:33produksinya kita naikkan.
02:35Dan sekarang kita tetap akan melakukan relaksasi terbatas
02:39untuk menjaga supply and demand.
02:42Tapi kita juga ingin untuk dalam waktu dekat,
02:44kita ingin sekali untuk bagaimana devisa kita bisa masuk.
02:47Nah, untuk urusan hilirisasi di sektor nikel,
02:54berjalan dengan baik.
02:55Kemari Bapak Presiden meresmikan beberapa pabrik di Wedabai,
03:00di Maluku Utara,
03:01dan sebentar lagi kita akan melakukan peresmian
03:04pabrik ekosistem baterai mobil di Kerawang,
03:08yang satu tahun lalu Bapak Presiden melakukan groundbreaking.
03:12Itu adalah kerjasama antara CATL dan BUMN kita.
03:15Saya pikir, teman-teman, yang perlu saya sampaikan,
03:18silakan kalau ada yang menanya.
03:29Tadi saya sudah mendapat laporan dari Pertamina
03:33tentang di beberapa tempat di Jawa Timur,
03:36karena memang tanggung jawab untuk menyuplai di bawah itu adalah Pertamina.
03:39Sudah mendapat saya kelaporan bahwa sudah bisa terurai
03:42dengan pasokan yang sudah mereka lakukan di sana.
03:49distribusi.
03:49Cadangan nasional kita kan di 16 sampai 18 hari.
03:56Saya dapat pastikan bahwa cadangan nasional kita
03:59untuk Pertalait itu 16 sampai 18 hari,
04:02untuk yang RON 92, RON 95, RON 98 itu di atas 20 hari semua.
04:07Termasuk solar kita semua di atas 20 hari.
04:10Demikian, terima kasih.
04:14Nanti saya akan sampaikan nanti 2 tahun pemerintahan.
04:17Terima kasih.
04:18Terima kasih.
04:18Terima kasih.
04:21Terima kasih.
04:23Terima kasih.
04:24Terima kasih.
04:24Terima kasih.
04:25Terima kasih.
04:26Terima kasih.
04:26Terima kasih.
04:27Terima kasih.
04:27Terima kasih.