Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 18 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin (20/10/2026).

Massa aksi juga membawa sejumlah banner dan atribut aksi berupa keranda bambu warna hijau bertulis "Keadilan".

Baca Juga Situasi Terkini Demo Tuntut Evaluasi MBG, Kopdes, & Penanganan Karhutla di Silang Monas di https://www.kompas.tv/nasional/697030/situasi-terkini-demo-tuntut-evaluasi-mbg-kopdes-penanganan-karhutla-di-silang-monas



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/697048/massa-demo-mahasiswa-tiba-di-kawasan-silang-monas-bawa-keranda-bertulis
Transkrip
00:00Di Maluku sana dan di Papua hari ini membutuhkan kesehatan yang gratis, membutuhkan pemilikin yang gratis, lantas kenapa para elit
00:10-elit hari ini merampingkan yang hanya, merampingkan MBG, MBG, dan MBG.
00:18Tetapi hari ini kita melihat warga di Papua, Maluku, Aksa dan Nangseteganya hari ini dilanda yang lebar sana, tetapi kemanganan
00:27dari pemerintah lambat dan terus melambat hari ini.
00:30Kami sebagai mahasiswa Jayabaya ingin menyampaikan dan menegaskan bahasanya, kami pinak-pipin dengan MBG itu, kami membutuhkan pendidikan gratis, kami
00:41mau pinta dan kami mau menyorokkan bangsa ini di dua negeri.
00:45Bukan hanya di bawah negara ini, diplomaten lain sebagainya, tetapi kami untuk, niat kami hari ini adalah mencerdaskan, mencerdaskan anak
00:54-anak bangsa.
00:56Cukup sekian.
00:57Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
01:00Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
01:03Hidup mahasiswa, hidup rakyat Indonesia, dua tahun pemerintahan bukan sekedar angka dalam kalender,
01:12bukan pula sekedar penanggung untuk memberikan janji.
01:17Dua tahun adalah waktu untuk membuktikan apakah kekuasaan benar-benar bekerja untuk rakyat,
01:22atau justru rakyat harus menanggung beban kekuasaan.
01:27Kami berdiri bukan untuk membentik, tapi untuk mengalasi, bukan untuk menjatuhkan,
01:34tetapi untuk memastikan bahwa setiap janji yang dipertanggungjawabkan.
01:37Jika rakyat masih kesulitan mendapatkan pekerjaan,
01:43jika pendidikan belum sepenuhnya terjangkau,
01:45dan jika kehadiran masih terasa tajam di bawah tetapi sungguh ke atas,
01:50maka evaluasi bukanlah ancaman bagi pemerintahan,
01:53melainkan kewajiban untuk demokrasi.
01:56Ingat, kekuasaan berasa dari rakyat,
02:00dicalankan untuk rakyat,
02:01dan harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat.
02:07Hidup mahasiswa, hidup rakyat Indonesia,
02:11hidup perempuan yang terus maauan.
02:33Kawan-kawan, kawan-kawan, kawan-kawan.
02:36Oke, kawan-kawan, jangan dulu, kawan-kawan.
02:39Tahan dulu, tahan dulu, tahan dulu.
02:44Oke, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02:53Oke, teman-teman, izinkan saya untuk menyampaikan sebuah tajak karya oleh Serendra.
03:04Sajak sebatang risau.
03:08Menghisap sebatang risau.
03:12Melihat Indonesia Raya,
03:15mendengar 130 juta rakyat,
03:18dan di langis 2-3 cukum,
03:23biarlah dikasih kembali mereka.
03:28Matahari terbit,
03:31sajar tiba,
03:33dan aku melihatlah mencinta kadang-kadang tanpa pendidikan.
03:40Aku bertanya,
03:42tetapi pertanyaan-pertanyaanku
03:44membetul meja-meja kekuasaan
03:47yang macet dan membangsa tulis
03:50para pendidik
03:52yang terlepas dari persoalan kehidupan.
04:028 juta anak-anak
04:05menghadapi satu jalan panjang
04:08tanpa pilihan,
04:11tanpa kekauhan,
04:13tanpa ada ngauh bersinggahan,
04:16tanpa ada bayangan ujungnya.
04:22menghisap
04:23udara
04:25yang disemprotkan di udara.
04:30Aku melihat
04:32sarjana-sarjana mengandir
04:33berpelu di jalan raya.
04:37Aku melihat
04:38wanita bunting
04:40antri uang pensiun.
04:44dan di langit
04:46para teknokrat
04:48berkata
04:50bahwa bangsa kita
04:52adalah bangsa
04:53bahwa bangsa
04:55mesti di bangun,
04:56mesti di upgrade,
04:58disesuaikan dengan teknologi
05:00yang diimpor.
05:04Gunung-gunung menjulang
05:07langit
05:09pesta warna
05:10di dalam sejak kala
05:11dan aku melihat
05:13protes-protes
05:15yang terpendam
05:16terhimpit
05:17di bawah kilau.
05:20Terima kasih.
05:21Sekian dari saya.
05:23Hidup malah di islah!
05:24Hidup becerakan di jalan islah!
05:27Hidup perempuan yang melawan!
05:34Baik kawan-kawan,
05:36masa aksi
05:37tahun ke depan,
05:39kita tunjukkan bahwa
05:40kehadiran kita di sini
05:42betul-betul untuk
05:43menyampaikan aspirasi
05:45dari rakyat
05:46untuk rakyat.
05:48Kedepuan,
05:49kawan-kawan!
05:59untuk teman-teman
06:01perjuangan,
06:04ayo-kawan-kawan,
06:07bikin satu ikan
06:08di bangun-bang.
06:10Kedepuan!
06:11kawan-kawan!
06:17Kedepuan!
06:19Kedepuan!
06:23Kedepuan!
06:40Kedepuan!
06:41menyampaikan argumen
06:44ataupun
06:45narasi-narasi yang telah disampaikan oleh rakyat
06:48sebelumnya.
06:49Kedepuan!
06:51Kedepuan!
06:51Kedepuan!
07:02Kedepuan!
07:04Bagaimana negara kita mau maju?
07:06Bagaimana negara kita mau masuk?
07:08Tuh!
07:09Indonesia lemas!
07:11Tapi sampai yang satiru!
07:14Banyaknya!
07:19Betul!
07:24Betul!
07:27Ibu!
07:29Mohon perhatian!
07:31Kami juga tahu
07:32kami akan memberikan pendapat dengan baik.
07:36Kami memberikan aspirasi
07:38bukan didengar oleh mahtar yang
07:41datang kebapak ibu kepolisian.
07:43Kami hanya ingin bertemu
07:45dengan pemangku-pemangku
07:47kami jangka di negeri ini.
07:50Kami akan keistaraan negara
07:53bergerak-gerak kendaraan.
07:55Bapak ibu menjamin tidak
07:57ketika kami menyerahkan suara kami di sini.
08:00Bapak ibu membawa
08:01presiden
08:03bahkan membawa-bawa lagi satiru yang lain
08:06untuk berdiskusi dan berdialang bersama kami.
08:09Sama saja
08:11Bapak ibu yang ada di sini
08:13menghawali hak konstitusi kita itu
08:16bersama-sama.
08:23Jika hari ini
08:25kami tidak sampai di sini
08:27setara
08:27maka
08:28tak bisa sampai ke perah
08:30teman-teman sekalian
08:31dan abang-abang kebunisan
08:33kami akan menyatakan sikit
08:35biasanya
08:59Bapak ibu yang terlalu
09:02terlalu
09:06terlalu
09:07terlalu
09:19Terima kasih.
09:38Terima kasih.
10:08Dan di mana penguasa hari ini yang kita tahu karena bencana saja, tapi korupsi, teman-teman.
10:17Belegar, belegar. Belegar, keluar-kelam. Belegar, keluar-kelam.
10:23Belegar, belegar, belegar. Belegar, bikin marikada.
10:25Belegar, belegar. Belegar, keluar-kelam. Belegar, keluar-kelam. Belegar, keluar-kelam.
11:02Terima kasih.
11:07Terima kasih.
11:19Terima kasih.
11:27Terima kasih.

Dianjurkan