Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Pemenuhan gizi menjadi salah satu fondasi pembangunan manusia yang ditempuh pemerintah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.

Melalui Program Makan Bergizi Gratis atau MBG, pemerintah berupaya memastikan anak-anak mendapatkan asupan yang cukup untuk belajar dan tumbuh.

Program ini menjangkau pelajar, santri, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, dan kelompok yang membutuhkan perhatian dalam pemenuhan gizi.

Hingga Oktober 2026, MBG menjangkau 57,4 juta penerima manfaat dengan dukungan 27.022 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG di seluruh Indonesia.

Bertambahnya jumlah penerima manfaat membuat kualitas pengelolaan menjadi hal yang penting. Makanan yang disiapkan harus memenuhi kebutuhan gizi, sekaligus aman dikonsumsi.

Belajar dari berbagai insiden MBG yang terjadi di sejumlah daerah, pemerintah melalui Badan Gizi Nasional terus mengevaluasi dan membenahi tata kelola.

Salah satunya melalui penguatan standar higiene dan keamanan pangan, termasuk penerapan sertifikasi higienitas yang terstandar bagi SPPG.

Langkah ini merupakan upaya perbaikan berkelanjutan agar kualitas pengelolaan MBG semakin baik dan makanan yang disajikan kepada penerima manfaat tetap bergizi dan aman dikonsumsi.

SPPG Paal Dua melayani 3.004 penerima manfaat yang terdiri dari 13 sekolah, balita, ibu hamil dan menyusui.

Setiap SPPG, termasuk SPPG Paal Dua Manado, memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi.

Penerapan standar ini menjadi bagian dari upaya memastikan makanan diolah dan didistribusikan dengan baik, mulai dari pemilihan bahan, proses memasak, hingga makanan sampai ke penerima manfaat.

Baca Juga 2 Tahun Prabowo-Gibran, Program MBG Jangkau 57,4 Juta Penerima Manfaat | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/nasional/696933/2-tahun-prabowo-gibran-program-mbg-jangkau-57-4-juta-penerima-manfaat-sapa-pagi

#mbg #prabowo #gibran

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!




Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/696975/2-tahun-prabowo-gibran-mbg-jadi-upaya-bangun-generasi-sehat-dan-berkualitas-kompas-siang
Transkrip
00:08Pembangunan yang paling menentukan masa depan adalah pembangunan manusia.
00:13Kita memulai dari hal yang paling dasar yaitu gizi.
00:17Tidak boleh ada anak-anak kita belajar dalam keadaan lapar.
00:37Pemenuhan gizi menjadi salah satu fondasi pembangunan manusia yang ditempuh pemerintah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Raka Buming.
00:49Melalui program makan bergizi gratis atau MBG, pemerintah berupaya memastikan anak-anak mendapatkan asupan yang cukup untuk belajar dan tumbuh.
01:00Program ini menjangkau pelajar, santri, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, serta kelompok yang membutuhkan perhatian dalam pemenuhan gizi.
01:11Hingga Oktober 2026, MBG menjangkau 57,4 juta penerima manfaat dengan dukungan 27.022 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG
01:24di seluruh Indonesia.
01:25Bertambahnya jumlah penerima manfaat membuat kualitas pengelolaan menjadi hal yang penting.
01:33Makanan yang disiapkan harus memenuhi kebutuhan gizi sekaligus aman dikonsumsi.
01:38Belajar dari berbagai insiden MBG yang terjadi di sejumlah daerah, pemerintah melalui Badan Gizi Nasional terus mengevaluasi dan membenahi tata
01:49kelola.
01:50Salah satunya melalui penguatan standar higien dan keamanan pangan, termasuk penerapan sertifikasi higienitas yang terstandar bagi SPPG.
02:00Langkah ini merupakan upaya perbaikan berkelanjutan agar kualitas pengelolaan MBG semakin baik dan makanan yang disajikan kepada penerima manfaat tetap
02:11bergizi dan aman dikonsumsi.
02:20Waktu baru menunjukkan pukul 2 dini hari, namun dapur SPPG Paal 2 Manado, Sulawesi Utara sudah disibukan dengan aktivitas memasak.
02:31SPPG Paal 2 melayani 3.004 penerima manfaat yang terdiri dari 13 sekolah, balita, ibu hamil, dan menyusui.
02:42Setiap SPPG, termasuk SPPG Paal 2 Manado, memiliki sertifikat Laik Higien Sanitasi.
02:50Penerapan standar ini menjadi bagian dari upaya memastikan makanan diolah dan didistribusikan dengan baik,
02:56mulai dari pemilihan bahan, proses memasak, hingga makanan sampai ke penerima manfaat.
03:03Menu yang diberikan kepada setiap kelompok penerima manfaat,
03:06mengutamakan keseimbangan antara protein hewani, protein nabati, sayuran, dan sumber karbohidrat.
03:16SPPG selalu mengikuti petunjuk teknis yang diberikan oleh Badan Gizi Nasional
03:20dan selalu mengikuti SOP-SOP yang dikirimkan oleh atasan kami.
03:27Yang meliputi, memperhatikan juga kualitas dari bahan baku,
03:32kemudian memperhatikan juga personal hajin dari setiap perlawan yang akan masuk dalam mengolah MBG.
03:41Sebelum diantarkan juga, didistribusikan juga ke setiap satuan pendidikan,
03:47ke armada kita selalu dibersihkan dulu, diserilkan dulu sebelum diantarkan,
03:51disalurkan ke setiap satuan pendidikan.
03:54SPPG memiliki tenaga alih gizi,
03:56yang tugasnya untuk menghitung angka kecukupan gizi untuk setiap penerima manfaat.
04:05Bagi anak-anak di SD Gereja Masehi Injil Milahasa 22,
04:10kehadiran menu dengan standar gizi ketat ini membawa keceriaan baru.
04:14Mereka kini bisa belajar dengan konsentrasi penuh tanpa terganggu rasa lapar.
04:19Asupan yang cukup menjadi bagian dari upaya mendukung kesehatan dan kesiapan mereka mengikuti pembelajaran.
04:27Penyediaan makanan menjadi salah satu upaya membangun lingkungan belajar yang lebih mendukung.
04:36Tentunya membantu untuk pemenuhan gizi siswa,
04:40dan juga kalau dari pantauannya tolong bahwa anak-anak lebih semangat belajar,
04:47ada yang basaki-saki, semangat dapat lihat sehat semua.
04:52Kalau respon siswa tentunya senang,
04:56sangat senang karena sudah tersedia MBG di sekolah,
05:00ada yang datang sekolah mungkin tidak sarapan,
05:03dengan adanya MBG,
05:05ada makanan di sekolah.
05:08MBG ini puji Tuhan sangat membantu,
05:12mendorong anak semangat sekolah,
05:14apalagi menu-menu MBG itu bergisi.
05:16Kadang pulang sekolah,
05:18anak bilang,
05:18aduh MBG ini enak kata,
05:21enak ada sayur, buah,
05:23dengan dp buah ganti-ganti,
05:25jadi tidak bosan dan dia memakan.
05:30MBG juga menjangkau fase awal kehidupan.
05:34Manfaat MBG dari SPPG Pak Aldua,
05:37juga dirasakan langsung oleh ibu hamil dan menyusui.
05:41Menu yang beragam dengan porsi yang sesuai,
05:43membantu memenuhi kebutuhan gizi,
05:45sekaligus memudahkan keluarga mengakses asupan bergizi.
05:51Sesuaikan dengan tolong peporsi,
05:53sebagai ibu menyusui.
05:56Pokoknya lengkap,
05:56ada dp buah,
05:58ada dp sulang,
05:58ada susu,
05:59ada ikan,
06:00ada tempe,
06:01tahu,
06:02sayur.
06:02Mudah-mudahan MBG terus berlanjut,
06:05dan semakin baik lagi ke depannya.
06:08Isi menu lengkap,
06:09nasi,
06:12buah,
06:13ikan,
06:15sayur,
06:16ya mendukung kesehatan
06:19hamil saya.
06:23Prevalensi stunting nasional kini berada di angka 19,8 persen.
06:27Artinya,
06:29hampir 20 dari setiap 100 balita di Indonesia mengalami stunting.
06:34Di tahun 2029,
06:36Indonesia menargetkan prevalensi stunting turun menjadi 14,2 persen.
06:43Untuk itu,
06:45prioritas penerima manfaat MBG dioptimalkan di wilayah 3T,
06:49yaitu tertinggal, terdepan, dan terluar,
06:52di wilayah dengan prevalensi stunting tinggi,
06:54serta daerah miskin dan miskin ekstrim.
06:57Karena pemenuhan gizi menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia sejak dini.
07:07Dua tahun pemerintahan Prabowo Gibran,
07:10program makan bergizi gratis terus diperluas
07:13untuk menjangkau jutaan penerima manfaat di berbagai wilayah di Indonesia.
07:19Tantangannya adalah memastikan setiap porsi yang dibagikan
07:23memenuhi standar gizi,
07:25aman dikonsumsi,
07:26dan sampai kepada mereka yang membutuhkan.
07:30Di setiap porsi yang dibagikan,
07:33ada gerak nyata untuk mewujudkan harapan
07:36agar generasi penerus tumbuh sehat, kuat,
07:40dan punya kesempatan yang lebih baik
07:42menuju Indonesia Emas 2045.
07:49Sekarang sudah puluhan juta penerima MBG.
07:54Setiap hari sekolah,
07:55satu piring makanan adalah tenaga untuk belajar,
07:59protein untuk tumbuh badan yang sehat,
08:04sel otak yang sehat,
08:06sel tulang yang sehat,
08:08sel otot yang sehat.
08:12Mereka dapat belajar,
08:14dan mereka dapat berkembang sebagai anak Indonesia
08:17yang sehat dan cerdas.
08:21selamat menikmati.
08:21Selamat menikmati.
08:23Selamat menikmati.
08:23Selamat menikmati.

Dianjurkan