00:00Saudara Anda menyaksikan Breaking News Kompas TV, kami menginformasikan perkembangan terkini dari kapal motor penumpang KMP Batu Mandi
00:11yang mengalami kebakaran di kawasan Pelabuhan Merak, kota Cilegon saat akan bersandar.
00:19Yang Anda saksikan di layar ini saudara adalah video amatir detik-detik kebakaran kapal motor penumpang Batu Mandi.
00:27Seperti yang kita lihat tadi bahwa asap hitam mengepul dari bagian kapal.
00:33Penumpang kapal pun langsung mengenakan pelampung lalu berusaha menyelamatkan diri.
00:42KMP Batu Mandi saudara mengalami kebakaran di kawasan Pelabuhan Merak, kota Cilegon, Banten.
00:49Kapal ini terbakar juga mengeluarkan asap hitam pekat saat posisinya akan bersandar di dekat Pelabuhan Merak.
01:00Hingga saat ini, hingga Breaking News Kompas TV ini disiarkan ke layar Anda,
01:05belum diketahui pasti terkait dengan penyebab kebakaran maupun data ada atau tidaknya korban akibat kejadian ini.
01:18Tapi yang jelas kapal motor penumpang Batu Mandi ini melayani penyebrangan Merak-Bakauheni.
01:26Kebakaran diinformasikan terjadi di Pelabuhan Merak, Taman Sari, kecepatan Pulau Merak, kota Cilegon, Banten.
01:36Dan asap hitam membumbung tinggi dari atas kapal.
01:42Kami coba menghubungi salah satu saksi yang merupakan penumpang dari KMP Batu Mandi, Amir Syarifuddin.
01:50Saya coba untuk menghubungi.
01:53Mas Arief, selamat petang. Bisa mendengar suara saya?
01:58Selamat petang, Mbak.
02:01Ini Mas Arief, betul ya? Mas Amir ya? Mas Amir, diceritakan Mas Amir ini salah satu penumpang KMP Batu Mandi,
02:09betul ya?
02:10Iya, betul Mbak.
02:11Mas Amir saat ini posisinya ada di mana, Mas?
02:15Di Pelabuhan Merak, Banten, Mbak.
02:17Oh, sudah di Pelabuhan Merak. Kondisinya Mas Amir gimana? Selamat, sehat-sehat semuanya?
02:23Alhamdulillah selamat. Betulnya saya sendiri juga sih, Mbak. Jadi nggak sama keluarga.
02:28Oh, oke. Mas Amir, saat ini posisinya sudah aman dan nyaman untuk saya tanya lebih banyak ya, Mas Amir ya?
02:37Iya, aman.
02:38Oke. Mas Amir, tolong diceritakan. Jadi tadi itu bagaimana sampai terjadinya kebakaran? Mas Amir, mohon tolong ceritakan bagaimana selengkapnya yang
02:49Mas Amir alami?
02:51Jadi tadi itu sebenarnya sudah musandar dan petugas sudah mengumumkan bahwa kami sudah disuruh bersiap-siap untuk kembali ke kendaraan
03:01masing-masing karena kapal akan segera sandar.
03:04Oke.
03:04Jadi, seling satu menit kemudian, alarm kebakaran bunyi.
03:10Hmm.
03:11Nah, jadi saya juga nggak sempat curiga tuh. Begitu keluar, api dari buritan kapal, sorry bukan api ya, asap putih
03:19dari buritan kapal itu besar banget.
03:22Oke.
03:22Oke. Nah, setelah itu, setelah asap putih, petugas sudah mulai panik dan dia bilang, ini hanya kompresor AC-nya Mas
03:34jebolnya.
03:35Ya sudah, kan, sebagian masih tenang kan.
03:39Iya, iya.
03:39Begitu asap hitam muncul, nah, disitulah mulai panik karena asap hitam itu tebal kan, sampai masuk ke dalam ruangan kapal.
03:49Semua yang di dalam keluar, besak nafas, kami lari ke dek paling atas, sekoci belum terbuka, dan untungnya kapal nelayan
04:01disitu banyak kan, lewat.
04:03Jadi kami evakuasi oleh kapal nelayan.
04:06Jadi kami dari dek 4, kami turun ke dek 1, paksakan turun, naik kapal nelayan.
04:165 menit kemudian, setelah kejadian itu, baru mobil-mobil suara meledak terbakar.
04:23Oke, jadi awalnya pada saat asap Mas Amir tadi sempat tanya, asap putih ya, asap putih itu muncul, dikasih tahu
04:33bahwa itu bukan ledakan atau apapun ya,
04:35tapi saat asap hitam muncul, itulah baru penumpang cukup panik begitu Mas Amir ya.
04:42Iya, betul, betul, betul. Jadi memang kecurikan kami memang, kalau dilihat dari asapnya biasanya konsleting, karena asap putih ya Mbak,
04:50bukan kalau dari mesin atau mobil kendaraan, kan biasanya asap hitam kan, ini asap putih, jadi kemungkinan konslet sih.
04:58Dan tidak ada ledakan atau suara apapun itu sebelumnya ya?
05:03Tidak ada, tidak ada.
05:05Mas Amir, bisa tolong gambarkan pada saat perintah evakuasi itu disampaikan kepada penumpang, bagaimana kondisinya?
05:16Apakah memang semuanya sudah diarahkan ke lokasi dari dek 4 tadi menuju kapal nelayan atau sempat ada kepanikan di sana
05:23Mas Amir?
05:25Kalau dari perintah dari kru kapal itu awalnya hanya pakai pelampung, aman-aman-aman gitu kan.
05:34Begitu asap hitam, asap hitam bumbung, baru petugas mengeluarkan tangga darurat yang langsung ke air laut ya.
05:47Cuma karena posisi tangga darurat itu baru satu dan penumpang sudah banyak, tapi kami itu karena kapal nelayan itu ada
05:55sekitar 10 kapal lah.
05:5710 kapal nelayan sudah bersandar di kami, ya kami sebagian loncat ke kapal nelayan tanpa tangga darurat.
06:07Tanpa tangga darurat?
06:08Ada, tapi pada saat lompat kan cukup tinggi ya Mas ya?
06:13Kalau dari dek 1 itu dari dek paling bawah ke kapal itu paling hanya 3 meter lah.
06:20Kalau untuk laki-laki masih dijangkau lah.
06:22Oke, tapi kalau untuk perempuan?
06:25Perempuan anak-anak nggak bisa, harus melewati.
06:28Makanya kami sih optimis ya Mbak, karena kejadiannya begitu cepat.
06:33Nah, jadi tangga darurat itu posisinya berada di tengah kapal, tengah badan kapal.
06:39Sementara api itu cepat banget yang di sisi bawah, sisi mobil, parkiran mobil itu cepat ngerambat ke depan.
06:47Ya, ujung-ujungnya ada yang lewat tali jangkar, mereka evakuasi merangkak di tali jangkar begantungan sampai bawah.
06:56Iya, iya. Jadi apapun itu secepat mungkin menuju kapal nelayan, karena sekoci tadi belum bisa dilepaskan juga begitu ya Mas
07:06Amir ya?
07:07Betul, karena sekoci itu berada di tengah badan kapal Mbak.
07:11Sementara di tengah badan kapal itu asapnya udah banyak, jadi kami tuh evakuasinya sebagian lewat moncong kapal, lewat depan.
07:20Karena di posisi moncong kapal itu masih aman, masih asap itu belum bumbung gelap, masih bisa kelihatan pandangannya.
07:28Iya, iya. Tapi saya tidak terbayang pada saat karena kejadiannya begitu cepat, seberapa cepat juga orang-orang bisa menuju lokasi
07:36yang aman.
07:37Karena kalau berada di tengah badan kapal, artinya tidak tahu harus kemana ya Mas ya?
07:41Antara kemana itu arah moncong kapal, kemana itu tangga evakuasi, dan sebagainya ya?
07:46Betul, betul. Jadi kami tuh menyelamatkan diri hanya bermodalkan lampung.
07:51Sisanya kami nekat. Ada yang loncat, ada yang cebur langsung ke laut, baru berenang ke kapal nelayan.
07:58Iya, iya, iya.
08:00Pada saat Mas Amir akhirnya berhasil menuju ke kapal nelayan, pada saat itu sudah cukup penuh kapalnya,
08:08artinya penumpang-penumpang lainnya berhasil juga dievakuasi kalau yang Mas Amir lihat di satu kapal yang sama?
08:14Kalau pada posisi ledakan dari mobil-mobil yang meledak itu, karena posisi dalam lambung kapal itu kan panas sih, Mbak
08:21ya?
08:21Iya, iya.
08:22Jadi pada posisi, pada waktu itu saya paling hanya berjarak 10 meter dari kapal itu,
08:30dan itu paling baru ada sekitar 30 orang lah yang berhasil dievakuasi kapal itu buru meledak,
08:37maksudnya mobil-mobil yang dalam kapal itu meledak.
08:41Hmm, iya, iya, iya.
08:43Dan itu diperparahnya asap hitam pekat itu apalagi ada kendaraan yang meledak juga ya Mas ya,
08:48kalau dari amatannya Mas Amir ya.
08:49Dan kita tidak tahu juga apakah masih ada penumpang atau tidak di area dekat kendaraan tersebut ya?
08:57Kalau saya pastikan di area dekat kendaraan mudah-mudahan nggak ada penumpang,
09:02cuman penumpang itu posisinya berada di deck 4, di deck 3, di tengah, di bagian depan.
09:08Sementara untuk dari posisi itu, dari deck 3 ke deck 4, untuk posisi menuju ke anjungan depan,
09:16mereka harus melalui tangga yang berada di tengah badan kapal.
09:20Jadi harus tahan dengan asap hitam.
09:23Oh, iya, iya.
09:25Sementara...
09:26Atau loncat langsung gitu loh.
09:28Iya, itulah.
09:29Yang dipilih sejumlah penumpang yang secara fisik mungkin menganggap dirinya kuat,
09:34itu langsung loncat ke kapal ya Mas Amir.
09:36Betul, betul, betul.
09:38Saya tidak bisa membayangkan bagaimana kondisi saat itu, bersyukur Mas Amir selamat.
09:43Tapi sejauh ini di pelabuhan, Mas Amir melihat ada kurang lebih berapa orang
09:47kalau dari amatan pandangan matanya Mas Amir,
09:49atau mungkin informasi dari kru kapal ataupun tim dari pelabuhan, otoritas pelabuhan?
09:56Kalau tadi dari penumpang, kalau jauh kami itu kan, kami ini terpencar ya Mbak.
10:02Maksudnya, karena nelayan ya, ada yang di pantai, ada yang di pelabuhan Sar.
10:09Kemungkinan tadi itu baru sekitar 30-an lah.
10:1430.
10:1530 orang?
10:18Sebagian, ini kan sedang dipadamkan pakai kapal rolo yang lewat.
10:24Jadi ada kapal sebelahnya lewat, dipadamkan pakai air, di epakuasi.
10:31Tapi ya, pada saat pemadaman itu di dalam kapal, masih ada penumpangnya.
10:37Jadi memang kapal, misalnya kapal yang membawa Mas Amir, itu membawa sebanyak mungkin sebisanya saja ya.
10:45Sisanya masih di sana ya, menunggu penumpang lain yang bisa diselamatkan.
10:49Begitu ya, dari dek atas menuju ke kapal ya.
10:52Karena kapal nelayan itu kan terbatas sih muatannya, karena berat ya.
10:56Jadi muatannya paling, di kapal saja ada sekitar tadi sekitar 8 orang.
11:01Terus kapal sebelah itu karena ada yang panik, hanya 3 orang, muatannya gitu.
11:05Iya, kalau saya lihat riset kurang lebih kapal ini kan kapasitasnya 620 lebih, sampai 1.000 orang, sekitar 130 kendaraan.
11:17Semoga penumpang lainnya sebanyak mungkin bisa diselamatkan.
11:20Atau doa kita semua, semua penumpang bisa selamat.
11:22Begitu ya Mas, meskipun sekarang posisinya masih terpejar.
11:24Terpejar.
11:26Baik, Mas Amir, sekali lagi terima kasih.
11:29Kami bersyukur Mas Amir dalam kondisi yang selamat.
11:32Kita juga berdoa, mudah-mudahan penumpang lain juga sama dalam kondisi yang selamat.
11:37Tidak kurang satu apapun.
11:38Mas Amir, terima kasih banyak ya sekali lagi sudah bergabung di Breaking News Kompas TV.
11:43Mas Amir, terima kasih banyak ya.