00:00Anggota polisi yang menembak rekannya sesama polisi di Mako Direktorat Polairut Baharkam, Tangerang Selatan menjalani pemeriksaan kejiwaan.
00:09Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap motif di balik aksi penembakan itu.
00:19Kasus tewasnya Baratu, Laurentius Valdo Fernandez Lawai,
00:23anggota Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara yang ditembak oleh rekannya sesama polisi di Mako Direktorat Polairut Baharkam, masuk babak baru.
00:32Satu tersangka telah ditangkap.
00:34Polisi kini memeriksa kondisi kejiwaan tersangka untuk mengetahui motif pembunuhan.
00:40Kami juga penyidik dalam hal ini juga masih belum bisa melakukan pendalaman yang komprehensif,
00:48melihat situasi dari kondisi dari si pelaku.
00:51Artinya ini juga harus kita melihat, makanya kami belum bisa menyampaikan motif,
00:56tetapi yang paling utama adalah penanganan.
00:58Kalau untuk terkait tentang kejiwaan, itu butuh proses.
01:02Ini masih berproses, makanya kami sampaikan.
01:05Kami butuh waktu, karena tidak bisa satu dua hari untuk mengenali psikologi seseorang.
01:10Nanti dokter, alih psikiatrikum yang akan menyampaikan.
01:16Komisioner Kompolnas Yusuf Warsi menyebut,
01:18meminta pemeriksaan tersangka berjalan objektif.
01:22Kompolnas meminta penyidikan dalam perkara ini tidak boleh hanya bergantung pada pengakuan saksi atau pelaku semata.
01:29Memastikan bahwa proses penyidikan ini benar-benar objektif.
01:35Tentu karena sudah ada rilis, terus diberikan transparansi publik,
01:43bagaimana profesionalisme dan akuntabilitas penyidikannya.
01:48Bagaimana pendekatan scientific crime investigation yang dilakukan,
01:54tentu tidak didasarkan pada pengakuan-pengakuan.
01:59Tapi bagaimana uji balistik,
02:03berapa senjata, berapa peluru,
02:07jarak tembak, siapa pemilik S&P.
02:15Kasus polisi tewas ditembak polisi
02:17terjadi di Mako Polairut, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Jumat 16 Oktober.
02:23Tersangka yang merupakan junior korban
02:25ditahan di subdit Jatan Ras di Treskrimum, Polda, Metro Jaya.
02:29Selain proses pidana,
02:31sidang etik terhadap tersangka juga tengah berjalan.
02:34Tim Liputan, Kompas TV
02:37Sampai jumpa di video selanjutnya.